skip to main content

PENGEMBANGAN MODEL PERSEDIAAN ECONOMIC ORDER QUANTITY MULTI ITEM DENGAN MEMPERTIMBANGKAN FAKTOR KADALUARSA, ALL UNIT DISCOUNT, DAN KENDALA KAPASITAS

*Roland Y. H. Silitonga orcid scopus  -  Institut Teknologi Harapan Bangsa, Indonesia
Celia Esterina Julieta  -  Institut Teknologi Harapan Bangsa, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Jenis usaha produk konsumsi seperti minimarket biasanya menjual beberapa jenis produk dengan volume yang rendah dan memiliki fluktuasi permintaan yang cenderung kecil. Terdapat tiga hal yang perlu diperhatikan dalam mengendalikan persediaan pada minimarket, yaitu kemungkinan untuk mendapatkan potongan harga jika membeli bahan makanan dalam jumlah besar, barang konsumsi yang dapat kadaluarsa,, serta adanya keterbatasan kapasitas yang dimiliki. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan model persediaan economic order quantity multi item dengan mempertimbangkan faktor kadaluarsa, all unit discount, dan kendala kapasitas. Pengembangan model dilakukan dengan cara mengembangkan model persediaan economic order quantity multi item dengan mempertimbangkan kadaluarsa dan all unit discount dari model terdahulu, lalu dilanjutkan dengan mengembangkan faktor kendala kapasitas menggunakan persamaan proporsi permintaan produk. Model yang telah dikembangkan akan diuji coba dengan melakukan perubahan pada nilai parameter model untuk melihat sensitivitasnya. Dari hasil analisis sensitivitas yang telah dilakukan, ditemukan bahwa total biaya persediaan sensitif terhadap harga beli satuan barang. Sedangkan, waktu pemesanan sensitif terhadap perubahan kapasitas gudang.

 

Abstract

[Development of Economic Order Quantity Multi Item Inventory Model by Considering Perishable Factor, All Unit Discount, and Capacity Constraint] Types of consumer product businesses such as minimarkets usually sell several types of products with low volumes and tend to have small fluctuations in demand. There are three things that need to be considered in controlling inventory at minimarkets, namely the possibility of getting a discount if you buy food in bulk, consumer goods that can expire, and the limited capacity they have. The purpose of this study is to develop a multi-item economic order quantity inventory model by considering expiration factors, all unit discounts, and capacity constraints. Model development is carried out by developing a multi-item economic order quantity inventory model by considering expiration and all unit discounts from the previous model, then proceeding to develop a capacity constraint factor using the product demand proportion equation. The developed model will be tested by making changes to the model parameter values to see its sensitivity. From the results of the sensitivity analysis that has been carried out, it was found that the total cost of inventory is sensitive to the unit purchase price of goods. Meanwhile, the time of ordering is sensitive to changes in warehouse capacity.

Keywords: economic order quantity; multi item; perishable; all unit discount; capacity constraint.

Fulltext View|Download
Keywords: economic order quantity; multi item; kadaluarsa; all unit discount; kendala kapasitas

Article Metrics:

  1. Alhori, Machfud, & Hasbullah, R. (2020). Analisis Tingkat Utilisasi Gudang (Studi Kasus di Gudang Perum Bulog). Jurnal REKOMEN (Riset Ekonomi Manajemen), 3(2), 78-88
  2. Bahagia, S. N. (2006). Sistem Inventori (p. 257). Bandung: Institut Teknologi Bandung Press
  3. Djunaidi, M., Nandiroh, S., & Marzuki, I. O. (2005). Pengaruh Perencanaan Pembelian Bahan Baku dengan Model EOQ untuk Multi Item dengan All Unit Discount. Jurnal Ilmiah Teknik Industri, 4(2), 86-94
  4. Juventia, J., & Hartanti, L. P. S. (2016). Analisis Persediaan Bahan Baku PT. BS dengan Metode Economic Order Quantity (EOQ). Jurnal GEMA AKTUALITA, 5(1), 55–64
  5. Limansyah, T., & Lesmono, D. (2011). Model Persediaan Multi Item dengan Mempertimbangkan Faktor Kadaluarsa dan Faktor All Unit Discount. Jurnal Teknik Industri, 13(2), 87–94
  6. Koswara, H., dan Lesmono, D. (2018), Penentuan Waktu Antar Pemesanan Optimal untuk Model Persediaan Probabilistik Multi Item dengan All-Units Discount dan Kendala Kapasitas Gudang. Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, 17(1), 1-6
  7. Kusrini, E. (2005), Sistem Persediaan Multi Item dengan Kendala Investasi dan Luas Gudang, Jurnal Teknologi Industri, 10(2), 95-103
  8. Marbun, E. J. (2021). Model Persediaan Deterministik Multi Item dengan Mempertimbangkan All Unit Discount dan Faktor Kadaluwarsa. Skripsi. Institut Teknologi Harapan Bangsa
  9. Nafisah, L., Sally, W., & Puryani. (2016). Model Persediaan pada Produk yang Mendekati Masa Kadaluwarsa: Mempertimbangkan Diskon Penjualan dan Retur. Jurnal Teknik Industri, 18(1), 63–72
  10. Prassetiyo, H., Herni, F. M., & Dewi, C. (2012). Model Sistem Persediaan Probabilistik Multi Item pada Pendistribusian Multi Eselon dengan Potongan Harga (pp. 125–132). In Prosiding Seminar Nasional Teknoin. Yogyakarta, Indonesia: Department of Industrial Engineering, Universitas Islam Indonesia
  11. Prasetyo, H., Nugroho, M. T., & Pujiarti, A. (2006). Pengembangan Model Persediaan Bahan Baku dengan Mempertimbangkan Waktu Kadaluwarsa dan Faktor Unit Diskon. Jurnal Ilmiah Teknik Industri, 115-122
  12. Priniotakis, G., & Argyropoulos, P. (2018). Inventory Management Concepts and Techniques. In IOP Conference Series: Materials Science and Engineering (459(1)), Lesvos, Greece: Aegean International Textile and Advanced Engineering Conference
  13. Silitonga, R. Y. H., & Moses, J. (2021). Pengembangan Model Economic Order Quantity Multi Item dengan Mempertimbangkan All Unit Discount dan Kendala Kapasitas. Journal of Integrated System, 4(1), 92–100
  14. Wirawan, C., & Silitonga, R. Y. H. (2021). Pengembangan Model Persediaan Economic Order Quantity dengan Mempertimbangkan Faktor Kadaluarsa, Kelonggaran Waktu Pembayaran, dan Potongan Harga. Seminar Nasional Teknik dan Manajemen Industri, 1(1), 82–89
  15. Ziukov, S. (2015). A literature review on models of inventory management under uncertainty. Business Systems & Economics, 5(1), 26-35

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.