RANCANGAN PERBAIKAN PRODUK SAKLAR DENGAN INTEGRASI METODE QFD DAN DFMA DI PT XXX

*Rosnani Ginting -  Industrial Engineering Departement Diponegoro University Jl. Prof. Sudarto, SH Tembalang Semarang 50239 Telp. 0247460052, Indonesia
Ikhsan Siregar -  Industrial Engineering Departement Diponegoro University Jl. Prof. Sudarto, SH Tembalang Semarang 50239 Telp. 0247460052, Indonesia
Akhmad Bajora Nasution -  Industrial Engineering Departement Diponegoro University Jl. Prof. Sudarto, SH Tembalang Semarang 50239 Telp. 0247460052, Indonesia
Published: 3 Sep 2013.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Research Articles
Language: EN
Full Text:
Statistics: 1157 256
Abstract

Tahap desain memegang peranan penting dalam proses produksi produk saklar, hal ini dikarenakan desain berhubungan dengan proses manufaktur, waktu perakitan dan biaya produksi produk. Desain yang lebih mudah dirakit akan meningkatkan efisiensi penggunaan waktu yang berujung pada penurunan biaya produksi. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengevaluasi desain produk yang ada dengan menggunakan konsep integrasi QFD (Quality Function Deployment) dan DFMA (Design  for Manufacture and Assembly). DFMA adalah metode yang menekankan pada perkembangan desain kearah bentuk yang paling sederhana tanpa meninggalkan keinginan pasar dan fungsionalitas produkPenelitian diawali dengan identifikasi pada desain awal produk saklar dengan menggunakan metode QFD. Berdasarkan metode QFD didapatkan dua atribut proses perakitan yang berpengaruh signifikan terhadap waktu perakitan produk. Kemudian dilakukan perhitungan waktu dengan metode jam henti untuk mengetahui waktu perakitan. Selanjutnya dilakukan perbaikan rancangan produk dengan metode DFMA untuk mereduksi waktu perakitan serta biaya komponen pembentuk produk. Perbaikan rancangan dilakukan dengan mengurangi atau menghilangkan komponen yang tidak memberikan nilai tambah pada produk seperti fasteners. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa waktu perakitan berkurang hingga 17,83 %, jumlah komponen berkurang hingga 11,43 %, serta biaya total perakitan berkurang hingga 17,82 %.

Kata kunci : DFMA, QFD, produk saklar, rancangan perbaikan

Abstract

The design phase plays an important role in the production process of the switch products, because the design is related to the manufacturing process, Assembly time and cost of production of the product. More easily assembled design will improve the efficiency of the use of time that leads to a decrease production costs. This research aimed to evaluate the design of existing products by using the concept of integration of QFD (Quality Function Deployment) and DFMA (Design for Manufacture and Assembly). DFMA is a method that emphasizes on the development of the design to its simplest form without losing the market desire and produk reasearch functionality, starts with identification at initial switch product design by using QFD method. Based on QFD method obtained two influential Assembly process attributes significantly to product assembly time. The calculation time is done by using method of stop watch time study know the Assembly time. Next repairing the design of a product with DFMA method to reduce assembly time and cost component of  products. Improvement of the design is done by reducing or eliminating components that do not give the value added  to the product such as fasteners. The results of this research show that the Assembly time reduced by 17,83%, the number of components was reduced to 11,43%, as well as the total cost of the Assembly reduced to 17,82%.

Keyword : DFMA, QFD, switch, improvement design

Article Metrics: