Genetically Modified Mosquito (GMM) Langkah Jitu Berantas Aedes Aegypti

*Hervian Setyo -  , Indonesia
Briandany Indrasukma -  , Indonesia
Sigit Ari Saputra -  , Indonesia
Published: 30 Sep 2011.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: EN
Full Text:
Statistics: 279 915
Abstract
Penyakit demam berdarah dengue (DBD) merupakan masalah kesehatan global. Secara global, 2,5 miliar orang tinggal di daerah di mana virus dengue dapat ditularkan, diperkirakan 50 juta infeksi demam berdarah terjadi setiap tahun, dengan 500.000 kasus DBD dan setidaknya 22.000 kematian. Pada kawasan tropis dengan curah hujan yang tinggi, membuat nyamuk semakin mendapat tempat untuk berkembang biak. Peningkatan kasus DBD seiring dengan peningkatan jumlah populasi nyamuk vektor. Berdasarkan masalah tersebut, maka perlu dilakukan program penanggulangan untuk mengurangi kasus DBD yang terjadi, terutama di Indonesia. Salah satu strategi yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan metode Genetically Modified Mosquito (GMM). GMM adalah sebuah solusi dalam pemberantasan nyamuk yang dilakukan dengan merekayasa genetika pada nyamuk jantan dan dimasukkan gen letal dominan. Tujuan dari nyamuk jantan GMM ini adalah untuk membuahi nyamuk betina liar agar tidak dapat menghasilkan keturunan yang hidup. Pemberantasan nyamuk vektor dengan GMM ini dapat mengurangi populasi nyamuk. Sehingga dengan berkurangnya populasi nyamuk sebanding dengan berkurangnya kasus DBD di kawasan tropik.

Article Metrics: