skip to main content

Sampah Plastik Sebagai Alternatif Pengisi Bantal

*Rini Anik  -  , Indonesia
Tohirotun Mahfudhoh  -  , Indonesia
Umi Fazilah  -  , Indonesia

Citation Format:
Abstract

Banyak bencana yang terjadi di Indonesia terutama di Kota Semarang yang diakibatkan oleh penumpukan sampah berlebih. Dari mulai penumpukan sampah yang mengakibatkan bau tidak sedap, penyumbatan selokan yang dapat mengakibatkan bau tidak sedap, penyumbatan selokan yang dapat mengakibatkan banjir apabila terjadi hujan terus-menerus. Tanah longsor yag diakibatkan oleh berkurangnya daya serap tanah akibat pencemaran tanah oleh sampah plastik. Oleh karena bantal adalah barang yang tidak dapat lepas dari kehidupan masyarakat maka kami membuat inovasi mengenai pembuatan bantal berisi sampah plastik. Bukan hanya dapat mengurangi penumpukan sampah, pembuatan bantal ini dapat meningkatkan nilai ekonomis sampah, yang bagi kebanyakan orang adalah barang yang sudah tidak berharga.  Pembuatan bantal sampah adalah solusi yang tepat. Alasan pemilihan  sampah plastik sebagai bahan pengisi bantal tersebut adalah karena plastik memiliki karakteristik yang kuat, tahan terhadap jamur, bisa dicuci dan dikeringkan, tidak mudah hancur serta mudah didapat dengan harga yang sangat murah, serta hampir semua jenis plastik dapat digunakan.  Bantal sampah tidak hanya dapat mengurangi penumpukan sampah, memberikan keuntungan bagi orang-orang yang ulet, tetapi juga dapat memperindah tampilan rumah. Dalam pengenalan bantal sampah ini dibutuhkan peranan berbagai pihak, dari mulai perangkat desa, ibu rumah tangga, masyarakat umum hingga mahasiswa. Apabila inovasi ini dapat dikembangkan maka bisa tercipta usaha yang padat karya, karena dalam pembuatannya sendiri tidak membutuhkan kemampuan khusus, jadi setiap orang yang berkemauan bisa mambuatnya.

Fulltext View|Download
Funding: public health of diponegoro university

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.