skip to main content

Analisis Ketersediaan Sarana Sanitasi dengan Tingkat Kenyamanan Pengunjung di Tempat Wisata

Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Universitas Dian Nuswantoro Semarang, Indonesia

Open Access Copyright 2022 Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia under http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0.

Citation Format:
Abstract

Latar belakang: Ketersediaan sarana dan prasarana pariwisata yang layak akan menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung lokal maupun mancanegara di tempat wisata. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara ketersediaan sarana sanitasi terhadap tingkat kenyamanan pengunjung di tempat wisata.

Metode: Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah pengunjung Kota Lama Semarang, yang diambil dengan teknik sampling kuota didapat sebanyak 100 Jumlah responden. Penelitian ini dilaksanakan di tempat wisata Kota Lama Semarang pada bulan Februari-April 2020. Analisis statistik bivariat menggunakan uji Rank Spearman.

Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara ketersediaan sarana sanitasi dengan tingkat kenyamanan pengunjung dengan kekuatan hubungan kuat (nilai p-Value<0,022 dan nilai koefisien korelasi sebesar 0,742).

Simpulan: Semakin baik ketersediaan sarana sanitasi maka semakin meningkat pula kenyamanan pengunjung. Fasilitas sanitasi seperti tempat sampah, lampu penerangan, rambu petunjuk, toilet dan tempat parkir sudah tersedia. Namun, ketersediaan tempat parkir di Kota Lama perlu ditata kembali dengan tidak menggunakan tempat pejalan kaki sebagai tempat parkir.

 

ABSTRACT

Background: Proper tourism facilities and infrastructure will be the main attraction for local and foreign visitors at tourist attractions. This study aimed to analyze the relationship between the availability of sanitation facilities and visitors' comfort level at tourist attractions.

Method: This type of research is analytic observational with a cross-sectional design. The population in this study were visitors to the Kota Lama Semarang, which were taken using a quota sampling technique of 100 respondents. This research was carried out at the Kota Lama Semarang tourist spot in February-April 2020. Bivariate statistical analysis used the Spearman Rank test.

Result: The results showed a relationship between the availability of sanitation facilities and comfort level, and the strength of the relationship was strong (p-Value <0.022 and correlation coefficient value of 0.742).

Conclusion: The better the availability of sanitation facilities, the more comfortable the visitors will be. Sanitation facilities such as trash cans, lighting, signposts, toilets, and parking lots are available. However, the availability of parking spaces in Kota Lama needs to be reorganized by not using pedestrian areas as parking spaces.

Note: This article has supplementary file(s).

Fulltext View|Download |  Turnitin
Turnitin
Subject
Type Turnitin
  Download (2MB)    Indexing metadata
 ES
Etichal Statement
Subject
Type ES
  Download (324KB)    Indexing metadata
 CTA
Copyrigh Transfer Agreement
Subject
Type CTA
  Download (1MB)    Indexing metadata
Keywords: Pengunjung; Sanitasi; Tingkat Kenyamanan; Kota Lama

Article Metrics:

  1. R B, Rozak HA. Kualitas Dayatarik Wisata, Kepuasan dan Niat Kunjungan Kembali Wisatawan Mancanegara Di Jawa Tengah. J Ilm Din Kepariwisataan. 2012;11(2):1-12
  2. Sabon VL, Perdana MTP, Koropit PCS, Pierre WCD. Strategi Peningkatan Kinerja Sektor Pariwisata Indonesia Pada ASEAN Economic Community. Esensi J Bisnis dan Manaj. 2018;8(2):163-76
  3. https://doi.org/10.15408/ess.v8i2.5928
  4. Saad MA. Strategi Pengembangan Prasarana Dan Sara Obyek Wisata Bahari Pulau Sembilan Di Kabupaten Sinjai. Jobman J Organ Bussines Manag. 2015;2(1):1-99
  5. Ju J, Wei SJ, Savira F, Suharsono Y, Aragão R, Linsi L, et al. Persepsi Masyarakat Terhadap Ketersediaan Sarana Dan Prasarana Di Pulau Komodo Kabupaten Manggarai Barat. J Chem Inf Model. 2020;43(1):7728
  6. Badan Pusat Statistik. Statistik Pariwisata Semarang Tahun 2017/2018. 2018
  7. Purnama Sg. Diktat Hygiene Dan Sanitasi Kawasan Wisata. 2018
  8. Utami RA, Jaya MTBS, Nugraheni IL. Dampak Sanitasi Lingkungan Terhadap Kesehatan Masyarakat di Wilayah Pesisir Kecamatan Kota Agung. J Penelit Geogr. 2018;6(7)
  9. Mareta EE, Sunarko B, Suprijandani. Fasilitas Sanitasi Pada Wisata Religi Sunan Ampel Surabaya Tahun 2016. Gema Lingkung Kesehat. 2016;14(3)
  10. https://doi.org/10.36568/kesling.v14i3.261
  11. Kurniawan R, Anggraini R, Caisarina I. Evaluasi Sarana Dan Prasarana Pariwisata Pantai Pasir Putih Desa Lamreh Kecamatan Mesjid Raya Kabupaten Aceh Besar. J Arsip Rekayasa Sipil dan Perenc. 2019;2(4):305-13
  12. https://doi.org/10.24815/jarsp.v2i4.14947
  13. Hermawan H. Pengaruh Daya Tarik Wisata, Keselamatan, dan Sarana Wisata terhadap Kepuasan Serta Dampaknya Terhadap Loyalitas Wisatawan. Media Wisata. 2021;15(1)
  14. https://doi.org/10.36276/mws.v15i1.57
  15. Prabowo BN, Harsritanto BI. Kota Lama Semarang Menuju Status Pusaka Dunia Unesco: Apa Itu Status World Heritage? Modul. 2018;18(1):51
  16. https://doi.org/10.14710/mdl.18.1.2018.51-53
  17. Allis Nurdini. "Cross-Sectional Vs Longitudinal": Pilihan Rancangan Waktu Dalam Penelitian Perumahan Permukiman. Dimens (Jurnal Tek Arsitektur). 2006;34(1):52-8
  18. Indonesia PMPR. Petunjuk Operasional Pengelolaan Dana Alokasi Khusus Fisik Bidang Pariwisata. Peraturan Menteri Pariwisata Nomor 3 Tahun 2018, 2018
  19. Yuliati D. Mengungkap Sejarah Kota Lama Semarang dan Pengembangannya Sebagai Asset Pariwisata Budaya. Anuva. 2019;3(2):157-71
  20. https://doi.org/10.14710/anuva.3.2.157-171
  21. Supriatna C, Sutono. Media Sosialisasi Rambu-Rambu Lalulintas Dengan Metode Augmented Reality Berbasis Android. Media J Inform. 2016;8(1):9-17
  22. Indrawati Y, Dewi LGLK. Studi Kepuasan dan Ketidakpuasan Wisatawan Yang Berkunjung ke Sangeh dan Alas Kedanton. J Anal Pariwisata [Internet]. 2014;14(2):78. Available from: https://repositori.unud.ac.id/protected/storage/upload/penelitianSimdos/eda4655610db9be45bac47f4994b1d60.pdf
  23. Ajisuksmo CRP, Iustitiani NS. The Implementation of Community Based on Total Sanitation among Fisherman Families in West Java. J Kesehat Masy. 2020;16(2):225-32
  24. https://doi.org/10.15294/kemas.v16i2.23019
  25. Dzulkifli M. The Measurements of Tourist Satisfaction Levels on Attractions, Accessibility, and Amenities in Pulesari Tourism Village, Sleman Regency. J Pariwisata Terap. 2020;4(1):48
  26. https://doi.org/10.22146/jpt.51330
  27. Sulistyawati S. Keberadaan Tps Legal Dan Tps Ilegal Di Kecamatan Godean Kabupaten Sleman. J Kesehat Masy. 2014 Jan;9:122-30
  28. Soemirat J. Kesehatan Lingkungan. 2011
  29. Munandar J, Mulasari SA. Environmental Sanitation and Hygiene on Waste Collector in TPA Piyungan Bantul Yogyakarta. J Kesehat Masy. 2019;15(2):171-8
  30. https://doi.org/10.15294/kemas.v15i2.13801
  31. Fajriansyah F. Perilaku Hygienitasi Pengelolaan dan Pembuatan Kue Home Industri Rumahan di Desa Lampanah Kecamatan Seulimeum. AcTion Aceh Nutr J. 2017 May;2:13
  32. https://doi.org/10.30867/action.v2i1.31
  33. Tooy GC, Wuaten GA, Umboh MJ. Higiene dan Sanitasi Lingkungan di Kawasan Obyek Wisata Pesisir Pantai Embuhanga Kabupaten Sangihe. J Ilm Tatengkorang. 2019;3:85-8
  34. Ugy Soebiyantoro. Pengaruh Ketersediaan Sarana Prasarana, Sarana Transportasi Terhadap Kepuasan Wisatawan. J Manaj Pemasar [Internet]. 2009;4(1):16-22. Available from: http://puslit2.petra.ac.id/ejournal/index.php/mar/article/view/18082
  35. Kristiana Y, Suryadi MT, Sunarya SR. Eksplorasi Potensi Wisata Kuliner Untuk Pengembangan Pariwisata Di Kota Tangerang. Khasanah Ilmu - J Pariwisata Dan Budaya. 2018;9(1):22-31
  36. https://doi.org/10.31294/khi.v9i1.3604
  37. Marinda D, Ardillah Y. Implementasi Penerapan Sanitasi Tempat-tempat Umum Pada Rekreasi Benteng Kuto Besak Kota Palembang. J Kesehat Lingkung Indones. 2019;18(2):89
  38. https://doi.org/10.14710/jkli.18.2.89-97

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2024-05-21 08:28:14

No citation recorded.