skip to main content

Kepuasan Pasien Terhadap Layanan Puskesmas BLUD di Kota Semarang

*Chriswardani Suryawati  -  Universitas Diponegoro, Indonesia
Nurhasmadiar Nandini  -  Universitas Diponegoro, Indonesia
Novia Handayani  -  Universitas Diponegoro, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Primary Health Centre (PHC) is one of the public institution which have important role to provide health care services to the community. According to Regulation of Semarang Major no. 13 year 2016 about  Governance Pattern of  Local Public Service Institution  (BLUD) of Puskesmas, since 2017 PHC in Semarang transformed into BLUD PHC which enable PHC to be more flexible, productive, efficient, and effective on managing their resources and finance. This research objective was to identify patient satisfaction of BLUD PHC in Semarang. This was quantitative research with cross-sectional design and research variables are tangible, reliability, responsiveness, assurance, empaty, dan patient’s satisfaction. Respondents were 140 patients of BLUD PHC in Semarang City: Bulu Lor, Gayamsari, Pudakpayung, Bangetayu, Halmahera, Kedungmundu, dan Mangkang. Result showed that most of the patient satisfied with the health care services in PHC. From all of the indicators, more than 80% respondents stated that they were satisfied with the services in PHC. The highest score was on responsiveness aspect, which 95.0% patient scored high on the PHC responsiveness. It could be because PHC already maximize their resources to provide high quality health care services.

 

Fulltext View|Download
Keywords: Primary Health Centre; Patient Satisfaction; BLUD

Article Metrics:

  1. Triprasetya AS, Trisnantoro L, Eka NLP. Analisis Kesiapan Penerapan Kebijakan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Puskesmas di Kabupaten Kulon Progo (Studi Kasus di Puskesmas Wates dan Puskesmas Girimulyo II Kabupaten Kulon Progo). J Kebijak Kesehat Indones 2014; 3: 124–137
  2. Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 61 Tahun 2007 Tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). 2007
  3. Walikota Semarang. Peraturan Walikota Semarang Nomor 13 Tahun 2016 Tentang Pola Tata Kelola Badan Layanan Umum Daerah. 13/2016, Indonesia, 2016
  4. Adam ES, Suparwati A, Arso SP. Analisis Kesiapan Implementasi Badan Layanan Umum Daerah Puskesmas Kota Semarang (Studi Kasus pada Puskesmas Ngesrep dan Bandarharjo). J Kesehat Masy; 5, https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jkm/article/view/14873 (2017)
  5. Parasuraman A, Valarie A. Z, Leonard L. B. Servqual : A Multiple-Item Scale For Measuring Consumer Perc. J Retail 1988; 64: 12
  6. Indrayathi PA, Listyowati R, Nopiyani NMS, et al. Mutu Pelayanan Puskesmas Perawatan yang Berstatus Badan Layanan Umum Daerah. Kesmas Natl Public Heal J 2014; 9: 164
  7. Irawan B, Ainy A. Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan pada Peserta Jaminan Kesehatan Nasional di Wilayah Kerja Puskesmas Payakabung, Kabupaten Ogan Ilir. J Ilmu Kesehat Masy 2018; 9: 189–197
  8. Rumengan DSS, Umbohu JM., Kandou G. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Pada Peserta BPJS Kesehatan di Puskesmas Paniki Bawah Kecamatan Mapanget Kota Manado. JIKMU 2015; 5: 88–100
  9. Handayani S. TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS BATURETNO. Profesi (Profesional Islam Media Publ Penelit 2016; 14: 42
  10. Supriyanto S, Wulandari RD. Manajemen Mutu Pelayanan Kesehatan. Surabaya: Pohon Cahaya, 2010
  11. David, Hariyanti T, Widayanti Lestari E. Hubungan Keterlambatan Kedatangan Dokter terhadap Kepuasan Pasien di Instalasi Rawat Jalan. J Kedokt Brawijaya 2014; 28: 31–35
  12. Meesala A, Paul J. Service quality, consumer satisfaction and loyalty in hospitals: Thinking for the future. J Retail Consum Serv 2018; 40: 261–269
  13. Abdurahman, Junaidi, Aminuyati. Analisis Kualitas Pelayanan Jasa Kesehatan (pada Pasien Rawat Inap Rumah Sakit Pendidikan Universitas Tanjungpura Pontianak). J Pendidik dan Pembelajaran Univ Tanjungpura 2017; 6: 1–22
  14. Chabibah AN. Kualitas Fungsional dan Kepuasan Pasien Terhadap Perawat dan Dokter Gigi di Rumah Sakit. J Adm Kesehat Indones 2018; 6: 143–148
  15. Sembel M, Opod H, Hutagalung BSP. GAMBARAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PERAWATAN GIGI DAN MULUT DI PUSKESMAS BAHU. e-GIGI; 2, http://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/egigi/article/view/5855/5388 (2014)
  16. Tanudjaya PK. Pengaruh Kualitas Pelayanan Klinik Gigi Terhadap Kepuasan dan Kepercayaan Pasien Sehingga Meningkatkan Keinginan untuk Berobat Kembali. J Manaj dan Pemasar jasa 2014; 7: 39–60
  17. Hakim MR. Persepsi Nilai Pelanggan dan Kepuasan di Klinik Swasta ‘X’di Surabaya. J Adm Kesehat Indones 2017; 5: 91–98
  18. Kotler, P.; Keller K. Marketing management. 2012. Epub ahead of print 2012. DOI: 10.1108/ssmt.2001.21913cab.040
  19. da Costa GLG, Parwati CI, Susetyo J. Analisis Kualitas Pelayanan Rawat Inap Terhadap Kepuasan Pasien di Rumah Sakit Dr. Oen Surakarta dengan Menggunakan Metode Servqual dan QFD. J REKAVASI 2016; 4: 16–20

Last update:

  1. Faktor Lingkungan Fisik dan Dimensi Tangibles Pelayanan Terhadap Niat Kunjungan Ulang ke Puskesmas di Kabupaten Demak

    Ayun Sriatmi, Lina Dwi Yoga Pramana. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 21 (2), 2022. doi: 10.14710/jkli.21.2.235-244

Last update: 2024-06-20 09:59:39

No citation recorded.