Analisis Hubungan KarakteristiK Pasien Peserta BPJS dengan Tingkat Kepuasan Pasien Peserta BPJS terhadap Pelayanan Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Darul Istiqomah Kendal

Fanny Ardhitunggal Hakim -  Rumah Sakit Umum Darul Istiqomah, Indonesia
*Chriswardani Suryawati -  Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 17 May 2019; Published: 31 Dec 2019.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: INA
Full Text:
Statistics: 217 94
Abstract

 

RS Muhammadiyah Darul Istiqomah Kendal merupakan RS tipe D yang ingin meningkatkan mutu pelayanannya setelah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Peningkatan mutu pelayanan berhubungan erat dengan tingkat kepuasan pasien. Untuk mengukur tingkat kepuasan pasien ada sepuluh indikator  yang dikembangkan Linder-pelz(1982) dalam krowinski antara lain accessibility/convenience;availability of resources; continuity of care; efficacy/outcomes of care; finances; humaneness; information gathering; information giving; pleasantness of surroundings; quality/competence.

Desain penelitian ini cross sectional dengan pendekatan kuantitatif, jumlah sampel 120 dengan mengukur tingkat kepuasan antara karakteristik pasien yang meliputi umur; jenis kelamin; pendidikan; pekerjaan; penghasilan; status kepesertaan JKN dengan 10 indikator  yang dikembangkan Linder-pelz(1982).

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden merupakan pasien peserta BPJS PBI dengan berpenghasilan < 1500000. Rata-rata pasien puas terhadap pelayanan rawat inap. Indikator dengan skor kepuasan tertinggi adalah indikator quality/competence(87,5%) dan dimensi dengan skor kepuasan terendah adalah dimensi availability of Resources (61,66%). Penelitian ini menunjukkan tidak ada hubungan yang bermakna antara jenis kelamin dengan kepuasan (p=0,304), dan antara usia dengan kepuasan (p=0, 346), ada hubungan yang bermakna antara pekerjaan dengan kepuasan,  penghasilan dengan kepuasan, status kepesertaan BPJS dengan kepuasan, antara pendidikan dengan kepuasan (p=0,00).

Kesimpulan dari penelitian ini untuk manajemen RSDI yang harus segera diprioritaskan Kesiap siagaan perawat, kelengkapan alat pemeriksaan kesehatan, kemudahan cara pembiayaan pelayanan, tidak adanya biaya tambahan untuk obat tertentu, keseragaman dalam pelayanan keperawatan, penyampaian informasi tindakan, penyampaian informasi keadaan klinis, kebersihan dan kenyamanan lingkungan RS dan kompetensi karyawan..

 

 

 

Keywords
kepuasan pasien; BPJS; pelayanan rumah sakit

Article Metrics:

  1. Candra, Yoga. Manajemen Administrasi Rumah Sakit Edisi Ke-2, Jakarta : UI Press: 2010.
  2. Yaqub, Ishaq. Kualitas Pelayanan Pasien Jasa Rawat Inap Kelas III Pada Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Sjahranie Kota Samarinda. 2015; vol 3; no.4;1073-1084
  3. Republik Indonesia. 2011. Undang-Undang No. 24 Tahun 2011tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. Sekretariat Negara. Jakarta.
  4. Keperawatan RSDI. Laporan Kegiatan RSDI Kendal. Kendal :Rekam medis RSDI; 2017
  5. Depkes RI. Buku Pegangan Sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dalam Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN), Jakarta :2013
  6. Rambat, Lupiyoadi. Manajemen Pemasaran Jasa, Jakarta. Salemba Empat: 2003
  7. Kotler, Philip. Manajemen Pemasaran.edisi millennium. prenhallindo. jakarta: 2000
  8. Rangkuti, Freddy. Measuring Customer Satisfaction: Teknik Mengukur dan Strategi Meningkatkan Kepuasan Pelanggan, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta: 2003
  9. Prihantoro, Rudy. Konsep Pengendalian Mutu, Remaja Rosdakarya, Bandung: 2012
  10. BPJS Kesehatan (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. Panduan Layanan bagi Peserta BPJS Kesehatan [online], (diunduh 4 Desember 2016), tersediadari: http://sappk.itb.ac.id/wp-content/uploads/2014/01/Buku-Panduan-Layanan-bagi-Peserta-BPJS-Kesehatan.pdf 2013
  11. Azwar. Menjaga Mutu Pelayanan Kesehatan Aplikasi Prinsip Lingkaran Pemecahan Masalah.Jakarta: Pustaka Sinar Harapan 2007.
  12. Dahlan, Sopiyudin. M. Besar Sampel dan Cara Pengambilan Sampel Dalam Penelitian Kedokteran dan Kesehatan. Jakarta: Sagung Seto: 2010.
  13. Dahlan, Sopiyudin. M. Statistik Untuk Kedokteran dan Kesehatan. Jakarta: Salemba 2012.
  14. Gary Lee Cloud. Key Patients Characteristic Influencing Customer Statisfiction in Community Health Centers.Dissertation Philosophy of Arizona State University: 2003.
  15. Kementerian Kesehatan RI. Buku Saku FAQ (Frewuently Asked Question) BPJS Kesehatan Cetakan Pertama. Kementrian Kesehatan RI, Jakarta : 2013.
  16. Notoatmodjo. Metodologi Penelitian Kesehatan (edisi revisi). Jakarta: Rineka Cipta: 2010.
  17. Parasuraman A et all .A Conceptual Model of Service Quality and Its Implication for Future Research. Journal of Marketing, 1985.Vol.49, No.4 h: 41-50.
  18. Parasuraman, A., Zeithaml V.A. and A. Berry L.L. SERVEQUAL : A.Multiple-item Scale for Measuring Consumer Perseption of Service Quality, Journal of Retailing, Vol. 64 (January), 1998 p. 12-35
  19. Parasuraman,A.dkk,.Serqual : A Multiple- item Scale For Measuring Consumer Perception of Service Quality. Journal of retailing, 1988. Vol.64.pp 12-40
  20. Irawan, Handi. 10 Prinsip Kepuasan Pelanggan, Cetakan ke -8. Penerbit:Elex Media Komputindo, Jakarta: 2007.
  21. Supranto, J. Pengukuran Tingkat Kepuasan Pelanggan. Edisi 2. Penerbit: Rineka Cipta, Jakarta: 2001.
  22. Tjiptono, Fandy. Pemasaran Jasa. Bayu Media Publishing, Yogyakarta : 2005
  23. Tjiptono, Fandy. Manajemen Jasa.Penerbit Andi, Yogyakarta. 2006.
  24. Tjiptono, Fandy. Pemasaran Strategik. Penerbit Andi, Yogyakarta : 2008.
  25. Lele, M.M. &Sheth, J.N. Pelanggan Kunci Keberhasilan. Penerbit: Mitra Utaman, Jakarta : 1998
  26. Zeithaml, VA., Parasuraman, A., dan Berny L.L. Delivering Quality Service: Balancing Customer Perception and Expectations. The Free Press, New York:1990
  27. Suryana. Metodelogi Penelitian. Model Praktis Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif : 2010
  28. Bambang, Lina. Metode Penelitian Kuantitatif Teori dan Aplikasi, Raja Grafindo Persada, Jakarta: 2013
  29. Herlambang, S. Manajemen Pelayanan Kesehatan RumahSakit. Gosyen publishing: Jakarta :2009
  30. Suryani, Tatik. Perilaku Konsumen: Implikasi pada Strategi Pemasaran. Edisi 1. Yogyakarta: Graha Ilmu : 2008
  31. Krowinski, W.J., Marketing And Managing Patient Satisfaction. American Hospital Publishing. Inc, USA: 1996,
  32. Chriswardhani S. Pengembangan Indikator Kepuasan Pasien Rumah Sakit Dipropinsi Jawa Tengah, Riset Pembinaan Kesehatan Kerjasama FKM UNDIP dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Depkes RI. Artikel : 1999
  33. Hadiyati Ida, Pengembangan Instrumen Pengukur Kualitas Pelayanan Kesehatan berdasaratas Harapan Peserta Jaminan Kesehatan Nasional di Rumah Sakit. Global Medical and Health Communication, Vol. 5 No. 2 Tahun 2017
  34. Choi, Kui-San, et al. The Service Quality Dimensions and Patient
  35. Satisfaction Relationships in South Korea: Comparisons Across Gender, Age and Types of Service. Journal of Services Marketing,.www.proquest.com. 2005
  36. Bauhoff Sebastian. Responsiveness and satisfaction with providers and carriers in a safety net insurance program: Evidence from Georgia’s Medical Insurance for the Poor. www.elsevier.com /locate/healthpol 2011
  37. Ariadi, H. Persepsi Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Dokter Ditinjau Dari Karakteristik Dan Mutu Pelayanan Dokter Di Instalasi Rawat Jalan RSI Sunan Kudus Tahun 2005 (Tesis). Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat. Semarang: Universitas Diponegoro; 2005.
  38. Bogner Hillary R. Patient Satisfaction and Prognosis for Functional Improvement and Deterioration, Institutionalization, and Death among Medicare Beneficiaries Over Two Years. Archives of Physical Medicine and Rehabilitation : 2016
  39. Jacobalis. Kumpulan Tulisan Tentang Rumah Sakit di Indonesia dalam Dinamika Sejarah, Transformasi, Globalisasi dan Krisis Nasional,
  40. Yayasan Penerbit IDI.Jakarta: 2000
  41. Jacobalis,S. Menjaga Mutu Pelayanan RumahSakit, Citra Windu Satria. Jakarta : 1989
  42. Mpinga Emmanuel Kabengele. Satisfaction of patients: A right to health indicator. www.elsevier.com /locate/healthpol. 2011
  43. Silverstein Gail. Phsycian participation in Medicaid manage care. Sot'. Sci. Med. Vol. 41, No. 3. pp. 355-363. 1995
  44. Nursalam. Konsep dan penerapan metodelogi penelitian ilmu keperawatan, pedomanskripsi, tesis, dan instrument peneliti. SalembaMedika. Jakarta : 2003