skip to main content

IDENTIFIKASI KETIDAKTEPATAN KODE DIAGNOSIS PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE BERDASARKAN HASIL PEMERIKSAAN KLINIS DAN LABORATORIUM PADA REKAM MEDIS RAWAT INAP RS WAVA HUSADA

Endang Sri Dewi Hastati Suryandari  -  Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Indonesia
*Fitri Setyawati Nur Masliya  -  Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Indonesia

Citation Format:
Abstract

The completeness of medical information such as the results of clinical and laboratory examinations, greatly influences the accuracy of the disease diagnosis code. This study aims was to identify and classify inaccuracies of the Dengue Haemorrhagic Fever (DHF) disease’s diagnosis code based on the results of clinical and laboratory examinations in inpatient MRDs at Wava Husada Hospital. The research’s design was descriptive with a retrospective approach. The research population were 482 MRDs for inpatient DHF. The sample used was 83 MRDs with a simple random sampling technique. Data collection using document review in the coding section and using checklist sheet instruments. The results showed that the accuracy of the DHF diagnosis code based on clinical and laboratory examinations results was 62.7% and the incorrect code was 37.3%. The classification of inaccurate diagnosis codes were caused by incorrect assignment of diagnosis codes (54.9%), clinical examination results did not meet the requirements for establishing a DHF diagnosis (41.9%), and laboratory examination results did not meet the requirements for establishing a DHF diagnosis (3.2%). It is necessary to improve the accuracy of coding officers in analyzing patient medical information.

 

Fulltext View|Download
Keywords: Accuracy; Clinical Examination; Dengue Haemorrhagic Fever; Diagnosis Codes; Laboratory Examination

Article Metrics:

  1. Peraturan Presiden. Undang-Undang No. 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit. Peraturan Presiden
  2. Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2022 Tentang Rekam Medis. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
  3. Sri Dewi Hastuti Suryandari E, Novi Rahmadhani R, Zani Pitoyo A, et al. Hubungan Ketepatan Penulisan Diagnosis Penyakit dengan Keakuratan Kode Diagnosis pada Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit. Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia 2023; 11: 249–259
  4. Sabon VD. Analysis of the Accuracy of Diagnosis Codes in Inpatient Patients with National Health Guarantee at Fatima Hospital in 2023. Dohara Publisher Open Access Journal 2024; 03: 235–242
  5. WHO. International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problems. 2010
  6. Rezekieli Zebua, Vivian Eliyanto Gulo, Immanuel Purba MJKG. Perubahan Epidemiologi Demam Berdarah Dengue (DBD) di Indonesia Tahun 2017-2021. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat 2023; 2: 129–136
  7. Dawe M, Romeo P, Ndoen EM. Pengetahuan dan Sikap Masyarakat serta Peran Petugas Kesehatan Terkait Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD). Journal of Health and Behavioral Science 2020; 2: 138–147
  8. Sutriyawan A. Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) Melalui Pemberantasan Sarang Nyamuk. Journal of Nursing and Public Health 2021; 9: 1–10
  9. Damajanti H, Habbie A, Putri A, et al. Upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan Penyuluhan. Jurnal Abdimas Kedokteran dan Kesehatan 2025; 3: 43–47
  10. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Laporan Data Kasus DBD Indonesia Tahun 2021. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia 2021; 30
  11. Sukawan A, Suhenda A, Babakan J, et al. Ketepatan Pengkodean Diagnosis Demam Berdarah Dengue Berdasarkan Hasil Pemeriksaan Klinis di Rumah Sakit Singaparna Medika Citrautama. Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan 2024; 7: 1–8
  12. HJ H, Wariyanti AS. Ketepatan Kode Diagnosis di Era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). LINK 2020; 16: 98–104
  13. Heltiani N, Nababan L, Suryani TE. Identifikasi Ketepatan Kode Diagnosa Obstetri di Rumah Sakit X. Jurnal Kebidanan Manna 2024; 3: 25–32
  14. Maisa Putra D, Fitriani Y, Novita D, et al. Review of The Accuracy of The Diagnosis Code of Dengue Haemorrhagic Fever in Medical Records in RSUD dr. Rasidin Padang. Oceana Biomedicina Journal 2023; 6: 121–132
  15. Harmanto D, Budiarti A, Rahayu DS, et al. Gambaran Pelaksanaan Kodefikasi Diagnosa Sistem Sirkulasi Berdasarkan ICD-10 di Rumah Sakit Rafflesia Bengkulu. Jurnal Ilmu Kesehatan Mandira Cendekia 2024; 3: 90–98
  16. Tirtayanti NML, Laksmini PA, Farmani PI. Gambaran Ketepatan Penulisan Kode Diagnosis Rekam Medis Rawat Inap di RSU Darma Yadnya. Jurnal Genta Kebidanan 2021; 10: 37–42
  17. Ariani AP. Demam Berdarah Dengue. Yogyakarta, 2016
  18. Ariyanti M, Anggraini D. Aspek Klinis dan Pemeriksaan Laboratorium untuk Diagnosis Demam Berdarah Dengue. Scientific Journal 2022; 1: 70–78
  19. Menteri Kesehatan RI. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/Menkes/9845/2020 Tentang Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Infeksi Dengue Pada Dewasa. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
  20. Stithaprajna Pawestri NM, Dharma Santhi DGD, Wiradewi Lestari AA. Gambaran Pemeriksaan Serologi, Darah Lengkap, serta Manifestasi Klinis Demam Berdarah Dengue Pasien Dewasa di RSUP Sanglah Denpasar Periode Januari sampai Desember 2016. Intisari Sains Medis 2020; 11: 856–860
  21. Nugraheni E, Rizqoh D, Sundari M. Manifestasi Klinis Demam Berdarah Dengue (DBD). Jurnal Kedokteran dan Kesehatan 2023; 10: 267–274
  22. Sugiyanto Z, Insyira YC, Ernawati E, et al. Accuracy of Diagnostic Codes for Dengue Hemorrhagic Fever Patients based on Anamnesis and Supporting Examinations in 10 Central Java Hospitals. Procedia of Engineering and Life Science 2024; 6: 145–149
  23. Endah Sunarto E. Membangun Tata Kelola Klinis Melalui Clinical Pathway Demam Berdarah Dengue RSU Rizki Amalia Medika. Jurnal Medicoeticolegal dan Manajemen Rumah Sakit 2016; 5: 112–119
  24. Lilik Meilany, Ari Sukawan N. Hubungan Pengetahuan dan Kesesuaian Pemeriksaan Klinis dengan Ketepatan Kode Diagnosa Demam Berdarah Dengue di RSKD Ibu dan Anak Siti Fatimah. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia 2020; 8: 147
  25. Utami YT, Rosmalina N. Hubungan Kelengkapan Informasi Medis dengan Keakuratan Kode Tuberculosis Paru Berdasarkan ICD-10 pada Dokumen Rekam Medis Rawat Inap di BBKPM Surakarta. SMIKNAS 2019; 146–152
  26. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2021 Tentang Pedoman Indonesian Case Base Groups (INA-CBG) Dalam Pelaksanaan Jaminan Kesehatan. 2021; 1–56
  27. Sri E, Suryandari DH, Susanti NN. Hubungan Ketepatan Penulisan Diagnosis Terhadap Keakuratan Kode Diagnosis Penyakit Sistem Cardiovascular di RS Lavalette Malang. Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia 2025; 13: 14–26

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2026-01-15 09:56:42

No citation recorded.