Petugas Lapangan Sebagai Ujung Tombak Jumlah Pengunjung Klinik VCT

*Evicenna Naftuchah Riani  -  Alumni Magister Promosi Kesehatan Universitas Diponegoro, Indonesia
Zahroh Shaluhiyah  -  Magister Promosi Kesehatan Universitas Diponegoro, Indonesia
Laksmono Widagdo  -  Magister Promosi Kesehatan Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 4 Dec 2016; Published: 4 Dec 2016.
Open Access Copyright (c) 2016 JURNAL PROMOSI KESEHATAN INDONESIA

Citation Format:
Article Info
Section: Research Article
Language: EN
Statistics: 929 6253
Abstract

ABSTRAK
VCT merupakan pintu masuk menuju terapi dan perawatan ODHA. Jejaring pelaksanaan
penjangkauan merupakan salah satu upaya meningkatkan jumlah kunjungan klinik VCT. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami penyebab masalah proses kegiatan outreach di Kabupaten Pemalang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif explanatory dengan metode kualitatif. Pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam peneliti dengan petugas lapangan, konselor dan Dokter CST. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan penjangkauan dilakukan oleh petugas lapangan. Pola penjangkauan populasi kunci oleh petugas lapangan sampai kepada populasi kunci mau untuk melakukan pemeriksaan VCT. Strategi penjangkauan masih jemput bola dengan VCT mobile. Capaian target penjangkauan yang dicapai yaitu WPS (152%) dan waria (160%). sedangkan LSL, pelanggan/ HRM dan IDU tidak mencapai target karena populasi belum mau untuk membuka identitasnya. Pada pelayanan VCT mobile tidak dilakukan konseling pascates untuk membuka hasil, sehingga menyebabkan populasi kunci tidak mau untuk melakukan pemeriksaan VCT. Belum ada koodinasi perencanaan penjangkauan antara petugas lapangan, tim VCT, Dinas Kesehatan dan KPAD Kabupaten pemalang. Pelayanan konseling pretes pada pelayanan VCT mobile tidak hanya dilakukan oleh konselor tetapi juga dilakukan oleh dokter magang. Belum adanya SOP dan Protap penjangkauan, VCT dan PITC.
Kata kunci : penjangkauan, petugas lapangan, VCT

ABSTRACT
Field Officer Spearhead VCT Clinic Number of Visitors; VCT is the entrance to the treatment and care of people living with HIV. Network implementation of outreach is one way to increase the number of VCT clinic visits. The purpose of this study is to understand the causes of the problems in all district outreach activities. This research is descriptive explanatory with qualitative methods. Collecting data using in-depth interviews with field staff of researchers, counselors and doctors CST. The results showed that the implementation of the outreach done by field officers. Pattern lock outreach populations by field officers to the key population willing to do a VCT. Outreach strategy still pick up the ball with the mobile VCT. Achievement targets are achieved, namely outreach seks workers (152%) and transvestites (160 %). whereas MSM, customer / HRM and IDU did not reach the target because the population is not willing to open his identity. In the mobile VCT services not performed post-test counseling to open the results, thus causing the population does not want to do a key inspection VCT. There has been no outreach planning of coordination between field officers, VCT team, Department of Health and AIDS Prevention Commission all district. Pretest counseling services on mobile VCT services is not only done by the counselors but also done by an intern. The absence of SOP and SOP outreach, VCT and PITC.
Keywords : outreach , field workers , VCT

Article Metrics: