Peningkatan Pengetahuan dan Ketrampilan Kader Pemantauan Tumbuh Kembang Balita di Posyandu dengan Metode BBM dan Mind Mapping (MM)

*Mimin Triyanti  -  Alumni Magister Promosi Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro, Indonesia
Laksmono Widagdo  -  Magister Promosi Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro, Indonesia
Syamsulhuda BM  -  Magister Promosi Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 16 Aug 2017.
Open Access Copyright (c) 2018 JURNAL PROMOSI KESEHATAN INDONESIA

Citation Format:
Article Info
Section: Research Article
Statistics: 759 2775
Abstract

Background: Fostering cadres is an important in improving the knowledge and skills of cadres in Posyandu activities. Skills of cadre will greatly assist in implementation of Posyandu. One of the elements that determine the success of increased knowledge and skills of cadres is the use of learning methods. The aim of the research to determine differences in knowledge and skills of cadres after getting training by learning methods based on problems and methods of learning Mind Mapping.

Method: This research use quantitative research with quasi experimental methods, the design of non-randomized control group pre-test and post-test design. Samples are 109 health cadres working at Posyandu Madya which are further divided randomly into two treatment groups and one control group.

Results: These results indicate that the cadre training with methods of fuel increased 1.28 more knowledge of the MM group. While the improvement of skill in the fuel group of 1.43 more than the MM group.

Keywords:  Training of the Cadres, BBM methode, Mind Mapping methode 

Article Metrics:

  1. Buzan T. 2010. Mind Map untuk Meningkatkan Kreatifitas. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.
  2. Departemen Kesehatan R.I. 2001.Pelatihan Management of Training (MOT). Balai Pelatihan Kesehatan Gombong. Departemen Kesehatan R.I.Jakarta.
  3. Direktorat Bina Gizi Masyarakat; Depkes RI dan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia.1998. Program Perbaikan Gizi Keluarga di dalam Posyandu. Departemen Kesehatan RI. Jakarta.
  4. Departemen Kesehatan RI. 2012. Buku Kesehatan Ibu dan Anak; Gerakan Pemantauan Tumbuh Kembang Anak. Departemen Kesehatan RI. Jakarta.
  5. Departemen Kesehatan RI. 2006. Modul Pelatihan Peningkatan Peran Serta Masyarakat dalam Kegiatan Posyandu. Departemen Kesehatan RI. Jakarta.
  6. Diana FW. 2008. ABC of Learning and Teaching in Medicine. BMJ. 2008; 326: 18-20
  7. Djamarah SB dan Zain A.2006. Strategi Belajar Mengajar. Penerbit Rineka Cipta, Jakarta.
  8. Junaedi P. 1990. Kader dalam Program Upaya Perbaikan Gizi Keluarga; Keluaran, Kemampuan dan Popularitasnya. Prosiding KPIG dan Kongres VIII. Persagi. Jakarta.
  9. Kementerian Kesehatan RI. 2012. Instrumen Stimulasi Deteksi dan Intervensi Tumbuh Kembang. Kementerian Kesehatan RI. Jakarta.
  10. Kelompok Kerja Nasional Posyandu Pusat. 2012. Kurikulum dan Modul Pelatihan Kader Posyandu. Kementerian Kesehatan RI. Jakarta.
  11. Lockwood D.1994. Desain Pelatihan Efektif Bagi Supervisor dan Manajemen Madya. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.
  12. Mukti AM.1996. Menjaga Mutu Pelayanan Bidan Desa, Penerapan Metode Belajar Berdasarkan Masalah. Pusat Penelitian Kependudukan Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.
  13. Notoatmodjo S. 2003. Pengantar Pendidikan Kesehatan dan Ilmu Perilaku Kesehatan. Andi Offset. Yogyakarta.
  14. Nurhadi, Yasin, dan Senduk. 2004. Kontektual dan Penerapannya dalam KBK. Universitas Negeri Malang. Malang.
  15. Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kesehatan.2002. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Jabatan Fungsional Widyaiswara. Pusat Pendidikan dan Pelatihan Departemen Kesehatan RI. Jakarta.
  16. Pedersen, Susan and Williams.2004. Comparison of Assessment Practices and Their Effects on Learning and Motivation in a Student- Centered Learning Environment. Journal of Educational Multimedia and Hypermedia. 2004; 5 : 4-8.
  17. Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kesehatan.2002. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Jabatan Fungsional
  18. Widyaiswara. Pusat Departemen Kesehatan RI. Jakarta.
  19. Santosa PB dan Ashari. 2005.Analisis Statistik dengan Microsoft Excelt dan SPSS. Andi. Yogyakarta.
  20. Sugiyono. 2006. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif R dan D. Alfabeta Bandung.
  21. Silberman M. 2003. Active Learning 101 Strategi Pembelajaran Aktif.Insan Madani. Yogyakarta.