ANALISA KEBUTUHAN MATERIAL KAPAL 3 GT UNTUK GALANGAN KAPAL MULTIFUNGSI

*Muhammad Ikhsan -  Politeknik Negeri Bengkalis, Indonesia
Received: 5 Dec 2016; Published: 6 Feb 2017.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Research Articles
Language: EN
Full Text:
Supp. File(s):
Untitled
Subject
Type Other
  Download (52KB)    Indexing metadata
Statistics: 3526 1227
Abstract

Ketersediaan kapal nelayan kabupaten Bengkalis berjumlah 1119 buah kapal nelayan. Yang terdiri dari kapal nelayan 1 GT sebanyak 246 unit, Kapal nelayan 2 GT sebanyak 259 unit, Kapal nelayan 3 GT sebanyak 270 unit, Kapal nelayan 4 GT sebanyak 150 unit, Kapal nelayan 5 GT sebanyak 141 unit dan 6-10 GT sebanyak 53 unit. Dari data data tersebut, Bengkalis mempunyai potensi yang sangat besar untuk pembangunan sebuah galangan kapal dikarenakan masyarakat pulau bengkalis banyak yang bermata pencarian sebagai nelayan penangkap ikan. Galangan multifungsi adalah hal yang harus dibagun didaerah ini, mengingat semakin sulit didaerah ini untuk mendapatkan kayu, sehingga kapal fiber glass sebagai alternatif kedua untuk pembuatan kapal nelayan ini, galangan multifungsi hal yang layak untuk dibuat didaerah ini. Untuk itu hal yang harus dilakukan yaitu perhitungan materialnya, karena di daerah ini kapal 3GT yang lebih banyak, maka material yang dihitung adalah kapal yang berbobot 3 GT. Untuk mengetahui kebutuhan kayu dan fiberglass. Setelah dilakukan analisa perhitungan kebutuhan material kayu dan fiberglass maka didapatkan kebutuhan materialnya yaitu untuk material kayu yang dibutuhkan untuk pembuatan kapal 3 GT adalah sebanyak 2,5 Ton kayu.  Sedangkan material fiberglass untuk pembuatan kapal 3 GT adalah

Gelcoat 23,5  Kg, Mat 199,4 Kg, WR 149,2 Kg, Resin 749 Kg

Note: This article has supplementary file(s).

Keywords
Multifungsi,Material, Kayu, Fiberglass.

Article Metrics:

  1. Andjar Soeharto, Soejitno, 1996, “Galangan Kapal”, Diktat Perkuliahan Jurusan Teknik Perkapalan Ftk–Its, Surabaya.
  2. Ahyari, A, (1996), Manajemen Produksi Perencanaan Sistem Produksi. Apple, J.M. Tata Letak Pabrik Dan Pemindahan Bahan. Bandung: Itb Bandung, 1990.
  3. Biro Klasifikasi Indonesi (BKI) Peraturan Kapal Kayu 1996.
  4. Ahmad Fauzi Pengertian AutoCAD 2013, 2015.
  5. Susanto Rudi,Tugas Akhir. Proses Laminasi, Perhitungan Banyaknya Kebutuhan Material, 2012.