Perancangan Kendali Manuver Untuk Menghindari Tabrakan Pada Kapal Patroli Cepat Berbasis Pengujian Model

DOI: https://doi.org/10.14710/kpl.v14i3.15534

Article Metrics: (Click on the Metric tab below to see the detail)

Article Info
Submitted: 08-08-2017
Published: 17-11-2017
Section: Research Articles
Fulltext PDF Tell your colleagues Email the author

Kendali manuver kapal untuk menghindari tabrakan menjadi masalah penting pada sebagian besar sistem transportasi kapal. Banyak kajian yang dilakukan agar kapal dapat terhindar dari tabrakan. Tetapi semuanya menggunakan pendekatan numerik. Pendekatan numerik memiliki kelemahan yaitu nilai yang diperoleh adalah nilai hampiran dan bukan nilai exact. Oleh karena itu perlu dilakukan kajian kendali manuver kapal menggunakan pendekatan pengujian skala model. Pada paper ini akan dibahas perancangan kendali manuver yang akan digunakan pada model kapal untuk menghindarkan kapal dari tabrakan. Dimana didalam sistem kendali tersebut terdapat beberapa sensor, antara lain sensor ultrasonic, sensor gyro dan kamera Qualysis. Pengujian dilakukan di kolam Manuvering Ocean Basin milik Balai Teknologi Hidrodinamika (d/h LHI), BPP. Teknologi. Model kapal yang digunakan adalah kapal patroli cepat (fast patrol boat). Halangan yang dipasang berjumlah 1 dan dalam posisi diam. Dari pengujian model kapal yang dilakukan, perancangan kendali manuver terbukti mampu menghindarkan kapal dari terjadinya tabrakan. Jarak minimum kapal dan halangan pada jarak tabrakan 250 m sebesar 88,25 m, pada jarak tabrakan 200 m sebesar 47,33 m sedangkan pada jarak tabrakan 150 m sebesar 12,75 m.

Keywords

kendali manuver; menghindari tabrakan; kapal patroli cepat; jarak tabrakan

  1. Kusnindar Priohutomo 
    Balai Teknologi Hidrodinamika, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi Jl. Hidrodinamika, Kompleks ITS, Surabaya, 60112, Indonesia
  2. A.A. Masroeri 
    Departemen Teknik Sistem Perkapalan, Fakultas Teknologi Kelautan, Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya, 60112, Indonesia
  3. Chandra Permana 
    Balai Teknologi Hidrodinamika, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi Jl. Hidrodinamika, Kompleks ITS, Surabaya, 60112, Indonesia
  1. L. P. Perera, J. P. Carvalho, and C. . Guedes Soares, “Autonomous guidance and navigation based on the COLREGs rules and regulations of collision avoidance .,” Adv. Sh. Des. Pollut. Prev., no. 1999, pp. 205–216, 2010.
  2. D. I. Maria, A. S. Aisjah, and A. A. Masroeri, “Perancangan Sistem Kendali Manuver Kapal Berbasis Logika Fuzzy untuk Mengatasi Faktor Gangguan Gelombang, Angin, dan Arus Laut”, Jurnal Teknik Fisika ITS, pp. 1–11, 2012.
  3. A. Faruchi, A. S. Aisjah, and A. A. Masroeri, “Perancangan sistem kontrol berbasis logika fuzzy pada kapal niaga untuk menghindari benda asing di perairan tanjung perak”, Jurnal Teknik Fisika ITS, pp. 1–10, 2013.
  4. D. Haris, A. S. Aisjah, and A. A. Masroeri, “Perancangan sistem kontrol logika fuzzy pada manuver nonlinier kapal perang kelas sigma ( extended ),”Jurnal Teknik POMITS, Vol. 2, No. 1, 2013.
  5. M. Iqbal, R. Nugraha, “Perancangan sistem kendali kapal untuk menghindari tabrakan menggunakan pengolahan citra”, Jurnal of Engineering, Universitas Telkom, vol. 4, no. 2, pp. 1426–1433, 2017.
  6. E. Freaks, “HC-SR04 User Guide,” Elec Freaks, pp. 1–6, 2011.
  7. Studuino, “Studuino Gyroscope.” Environment and Software, pp. 1-15, 2012.
  8. Ats, “Advanced Telemetry Systems - Manual Tracking,” pp. 1–5, 2009.
  9. A. . Fallis, “Qualisis pdf,” J. Chem. Inf. Model., vol. 53, no. 9, pp. 1689–1699, 2013.
  10. IMO, “COLREGS - International Regulations for Preventing Collisions at Sea,” Conv. Int. Regul. Prev. Collisions Sea, 1972, pp. 1–74, 1972.