Uji kinerja Turbin arus laut-Twin Hull 10 Kilowatt di Jembatan Suramadu

*Afian Kasharjanto -  Balai Teknologi Hidrodinamika - BPPT Balai Teknologi Hidrodinamika, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi Jl. Hidrodinamika, Kompleks ITS - Surabaya, 60112, Indonesia
Daif Rahuna -  Balai Teknologi Hidrodinamika - BPPT Balai Teknologi Hidrodinamika, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi Jl. Hidrodinamika, Kompleks ITS - Surabaya, 60112, Indonesia
R. Bambang Aditya -  Balitbang Kelautan dan Perikanan – Kementerian Kelautan dan Perikanan Kompleks Bina Samudra Timur, Jalan Pasir Putih I, Ancol – Jakarta 14430, Indonesia
Received: 16 Aug 2017; Published: 17 Nov 2017.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Research Articles
Language: EN
Full Text:
Statistics: 763 791
Abstract

Abstrak

Melalui Program Pengembangan Teknologi Industri (PPTI) - Ristekdikti tahun 2016 telah di lakukan uji fungsi Turbin arus laut Twin Turbine -10 Kilowatt selama 1 (satu) bulan sejak 28 Nopember sampai dengan 30 Desember 2016. Turbin yang di gunakan adalah turbin yang pernah di uji pada tahun 2015 dilokasi yang sama  yaitu di bawah Jembatan Suramadu – Pile   56 tetapi rasio transmisi yang pada awalnya di buat 1 : 22,5 di turunkan menjadi 1: 12. Perubahan di lakukan karena putaran generator melebihi putaran maksimum yang di ijinkan generator sehingga terjadi beban arus besar (melebihi kapasitas Inverter sehingga Inverter dapat terbakar. Tujuan dari kegiatan adalah untuk mengetahui daya listrik yang dapat di hasilkan oleh turbin tipe dua rotor (Twin Turbine) untuk operasional di bawah Jembatan.  Melalui pengukuran langsung selama 30 hari siang dan malam, akan di dapat data daya listrik maksimal sebagai fungsi dari kecepatan arus laut dan ukuran rotor Tubin. Data kemudian di olah untuk mendapatkan nilai besaran daya listrik dan efisiensi. Cutt-in speed terjadi pada kecepatan arus 0,6 m/dt dan menghasilkan daya minimal pada masing – masing generator sebesar 480 Watt dan kecepatan arus maksimal terjadi pada 1,10 m/dt , menghasilkan daya maksimal 2,230 watt.Beban lampu di distribusikan bukan hanya di dalam turbin tetapi juga di tempelkan pada tiang Plie – 56 sebagai uji coba untuk penerangan di sepanjang jalan raya pada Pile-56 Jembatan Suramadu.

 

        Kata kunci : Uji Fungsi turbin, Jembatan Suramadu, Rasio transmisi mekanik, Cutt-in speed

 


Article Metrics:

  1. Erwandi, Kasharjanto, A., Mintarso, C.S.J., Marta,E., Ali, B., 2013, Some Researches on Marine Renewable Energy in Indonesian Hydrodynamic Laboratory BPPT, Indian Ocean and Pacific Conference, APEC 2013, Bali Indonesia, June 18-22, 2013
  2. Roadmap pembangunan di bidang energi laut, ESDM, Bogor, 16 Juni 2017
  3. (http : // pltal.wordpress.com/ ), 2010
  4. http://bukukita1.blogspot.co.id/2012/12/pengertian-pasng-surut-air-laut.html
  5. Stephen P.Radzevich,” Dudley’s handbook of practical gear design and manufacture”, 2012
  6. A.Syafiul “Hasil survey tim BPPT di Suramadu”, 2015
  7. Afian.K, Proposal PPTI “Pemasangan dan uji kinerja pembangkit listrik arus laut kapasitas 10 Kilowatt di Depo Pertamina-Tanjung wangi – Banyuwangi, 2016
  8. Software moonphase.exe, Free download, http://moonphase.en.softonic.com/, 2016
  9. https://miskardi.wordpress.com/2010/08/28/menghitung-energi-dari-kincir-angin/
  10. Laporan akhir PPTI,” Pemasangan dan uji coba fungsi pembangkit listrik tenaga arus laut (PLTAL) Twin Turbine – 10