Desain Dan Analisa Turbin Tipe H-Rotor Guna Meningkatkan Output Daya Listrik Pada Perencanaan Pembangunan PLTAL Di Selat Pantar

*Karno R Malau  -  Universitas Diponegoro, Indonesia
Untung Budiarto  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Eko Sasmito Hadi  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 10 Apr 2018; Published: 28 May 2018.
DOI: https://doi.org/10.14710/kpl.v15i1.18467 View
Data Olahan
Subject Pembangkit Listrik Tenaga Arus
Type Research Instrument
  Download (30KB)    Indexing metadata
Open Access

Citation Format:
Abstract

Permintaan (demand) energi di Indonesia cenderung meningkat pesat sejalan dengan pertumbuhan ekonomi dan pertambahan penduduk. Sebagian besar kebutuhan tenaga listrik di Indonesia masih dipasok dari pembangkit listrik berbahan bakar fosil (tidak dapat diperbaharui), perlu pemanfaatan energi terbarukan sebagai solusi memenuhi kebutuhan listrik nasional, salah satunya PLTAL (Pembangkit Listrik Tenaga Arus Laut). Pada penelitian ini dilakukan studi desain dan analisa pemilihan turbin untuk PLTAL dengan membandingkan kelebihan dan kekurangan turbin jenis H-Rotor dengan beberapa variasi. Penelitian ini memvariasikan jumlah blade dan sudut serang blade dengan kecepatan arus laut masing-masing 2,5 m/detik, 2,75 m/detik dan 3,1 m/detik. Turbin yang digunakan adalah turbin dengan profil foil NACA 0015, panjang span 1600 mm, diameter turbin 1600 mm dan panjang chord turbin 300 mm. Penelitian ini menggunakan metode CFD dan perhitungan menngunakan empiris. Dari hasil penelitian ini  diperoleh turbin yang paling optimum untuk digunakan pada pembangkit listrik tenaga arus ialah turbin H-Rotor dengan jumlah blade 4 yang memiliki sudut serang 50. Nilai Output yang dimiliki sebesar 8,024 kW (pada 2,5 m/s), 10,632 kW (pada 2,75 m/s), dan 15,142 kW  (pada 3,1 m/s). Nilai Cp  (Power Coeffcient) terbesar tiap kecepatan arus laut dimiliki oleh turbin dengan variasi jumlah blade 3 buah dengan sudut serang 5° sebesar 0,273 (pada 2,5 m/s), 0,271 (pada 2,75 m/s), dan 0,270 (pada 3,1 m/s). Sedangkan nilai Efisiensi (%) terkecil tiap kecepatan inlet dimiliki oleh turbin dengan variasi jumlah blade 2 buah dengan sudut serang 0° sebesar 12,4 % (pada 2,5 m/s), 12,237 %  (pada 2,75 m/s), dan 12,04 %  (pada 3,1 m/s).

Note: This article has supplementary file(s).

Keywords: Turbin, Arus Laut, Blade, H-Rotor, CFD

Article Metrics:

  1. A. Assagaf, “Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Permintaan Tenaga Listrik Konsumen Sektor Konsumtif Perusahaan Listrik Negara,” Ekuitas Jurnal Ekonomi dan Keuangan, vol. 4, no. 3, pp. 330-349, 2010
  2. B. Prasetyo, D. Chrismianto dan M. Iqbal, “Analisa Pengaruh Geometri dan Jumlah Sudu Terhadap Performa Wells Turbine,” Jurnal Teknik Perkapalan, vol. 3, no. 4, 2015
  3. M. B. N. Royyana, U. Budiarto dan G. Rindo, “ANALISA BENTUK OSCILLATING WATER COLUMN UNTUK PEMANFAATAN GELOMBANG LAUT SEBAGAI SUMBER ENERGI TERBARUKAN DENGAN METODE COMPUTATIONAL FLUID DYNAMIC ( CFD ),” Jurnal Teknik Perkapalan, vol. 3, no. 1, 2015
  4. E. S. Rizki, E. S. Hadi dan Kiryanto, “DESAIN KONVERTER GELOMBANG BENTUK SEGI EMPAT SEBAGAI SUMBER PEMBANGKIT LISTRIK DI PERAIRAN LAUT JAWA,” Jurnal Teknik Perkapalan, vol. 4, no. 2, 2016
  5. W. N. Mustikojati, E. S. Hadi dan Kiryanto, “DESAIN KONVERTER GELOMBANG BENTUK SEGIENAM SEBAGAI SUMBER PEMBANGKIT LISTRIK DI PERAIRAN LAUT JAWA,” Jurnal Teknik Perkapalan, vol. 4, no. 2, 2016
  6. M. Sidiq, E. S. Hadi dan Kiryanto, “DESAIN KONVERTER GELOMBANG BENTUK SEGI DELAPAN SEBAGAI SUMBER PEMBANGKIT LISTRIK DI PERAIRAN LAUT JAWA,” Jurnal teknik Perkapalan, vol. 4, no. 2, 2016
  7. D. Oktavianto, U. Budiarto dan Kiryanto, “Analisa Pengaruh Variasi Bentuk Sudu, Sudut Serang dan Kecepatan Arus Pada Turbin Arus Tipe Sumbu Vertikal Terhadap Daya yang Dihasilkan Oleh Turbin,” Jurnal Teknik Perkapalan, vol. 5, no. 2, 2017
  8. R. Andriawan dan A. Trimulyono, “ANALISA PENGARUH PERUBAHAN PANJANG CHORD DAN KETEBALAN BLADE PADA TURBIN PEMBANGKIT TENAGA ARUS DENGAN METODE CFD,” Jurnal Teknik Perkapalan, vol. 1, no. 1, 2013
  9. A. Yuningsih, “Potensi Arus Laut untuk Pembangkit Energi Baru Terbarukan di Selat Pantar, Nusa Tenggara Timur.,” Majalah Mineral dan Energi , vol. 9, no. 1, pp. 61-72, 2011
  10. P. L. Fraenkel , “Power from marine currents,” Proceedings of the Institution of Mechanical Engineers, Part A: Journal of Power and Energy, vol. 216, pp. 1-14, 2002
  11. F. Rivantoro dan I. S. Arief, “Studi Pemilihan Desain Pembangkit Listrik Tenaga Arus Laut (PLTAL) Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP),” Jurnal Teknik ITS, vol. 4, no. 2, pp. B114-B118, 2016

Last update: 2021-05-10 13:14:02

No citation recorded.

Last update: 2021-05-10 13:14:02

No citation recorded.