Analisis CFD dan Eksperimen Hambatan Lambung Katamaran Asimetris Flat Side Outside dengan Variasi Jarak Demihull

*Aji Sera Sakti -  Jurusan Teknik Perkapalan Fakultas Teknologi Kelautan Institut Sepuluh Nopember Surabaya, Indonesia
I.K.A.P. Utama -  Jurusan Teknik Perkapalan Fakultas Teknologi Kelautan Institut Sepuluh Nopember Surabaya, Indonesia
Published: .
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Research Articles
Language: EN
Full Text:
Statistics: 230 621
Abstract

Kapal katamaran adalah bentuk konfigurasi 2 lambung kapal atau memiliki 2 badan kapal. Bila dibandingkan dengan kapal berbadan tunggal, banyak sekali kelebihan dari kapal katamaran ini yaitu stabilitas melintang yang lebih baik, hambatan yang nilainya kecil, dan area geladak yang lebih luas. Berbagai bentuk kapal kemudian dikembangkan untuk memenuhi kriteria desain kapal katamaran yang paling optimum salah satunya kapal katamaran flat side outside. Yaitu sebuah konfigurasi baru dengan lambung yang memiliki bidang datar atau asimetris diluar.

Penelitian ini menjelaskan tentang pengaruh konfigurasi baru bentuk lambung katamaran asimetris flat side outside dengan variasi jarak pemisah lambung (S/L) yaitu S/L= 0.2; 0.3; dan 0.4 terhadap hambatan kapal katamaran asimetris. Analisa perhitungan hambatan dan pengaruh interferensi antara kedua lambung menggunakan CFD pada berbagai kecepatan dengan variasi angka Froude yaitu Fr = 0.19; 0.28; 0.37; 0.46; 0.55; dan 0.65.

Hasil analisa menggunakan CFD kemudian dilakukan perbandingan dengan hasil pengujian katamaran asimetris pada Towing Tank - Laboratorium Hidrodinamika ITS. Hasil analisa menunjukkan pengaruh jarak pemisah lambung demihull terhadap komponen hambatan lambung katamaran asimetris flat side outside adalah signifikan walaupun tidak pada setiap variasi kecepatan.
Keywords
katamaran asimetris; jarak pemisah lambung; CFD.

Article Metrics: