Studi Pengaruh Suhu Dan Ketebalan Irisan Terhadap Kadar Air, Laju Pengeringan Dan Karakteristik Fisik Ubi Kayu Dan Ubi Jalar

Adhit Mardita Yando  -  Program Studi Teknik Kimia, Departemen Teknologi Industri, Sekolah Vokasi, Universitas Diponegoro, Indonesia
*Vita Paramita  -  Program Studi Teknik Kimia, Departemen Teknologi Industri, Sekolah Vokasi, Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 4 Feb 2018; Published: 14 Feb 2018.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: EN
Full Text:
Statistics: 303 2577
Abstract

Pengujian kadar air, laju pengeringan dan organoleptik dilakukan terhadap ubi kayu dan ubi jalar menggunakan oven Memmert type UN 110 dengan variabel suhu 70, 90 dan 120 ºC serta variabel ketebalan 1 mm,  2 mm, 3 mm, 4 mm dan  5 mm. Kadar air ubi kayu terbaik pada suhu 90ºC yaitu 54.367% dengan ketebalan 4 mm serta hasil laju pengeringan maksimalnya pada suhu 120 ºC yaitu 0.091 gram/menit dengan ketebalan 5 mm. Hasil uji organoleptik menunjukkan semua bahan pada suhu 120 ºC mengalami penghitaman namun bahan pada suhu 70 ºC dan  90 ºC dengan tebal 3, 4 dan 5 mm tidak mengalami penghitaman. Sedangkan pada ubi jalar, kadar air terbaik pada suhu 70 ºC yaitu 66.397% dengan ketebalan 1 mm serta hasil laju pengeringan maksimalnya pada suhu 120 ºC yaitu 0.077 gram/menit dengan ketebalan 5 mm. Hasil uji organoleptik memperlihatkan semua bahan mengalami penghitaman dengan bahan yang paling hitam dialami pada bahan dengan perlakuan suhu 90 ºC dengan ketebalan 1 mm.

 

Studies Effect Of Temperature And Thickness Of Slices To Water Content, Drying Rate And Physical Characteristic Cassava And Sweet Potatoes

 

Determine of moisture content, drying rate and organoleptic was done on cassava and sweet potatoes using Memmert type 110 UN oven with temperature variable 70, 90 and 120 ºC and variable thickness 1 mm, 2 mm, 3 mm, 4 mm and 5 mm. The best cassava moisture content at 90ºC have value 54.367% with a thickness of 4 mm and the maximum drying rate at 120ºC have value 0.091 gram/min with a thickness of 5 mm. The result of an organoleptic test shown all the materials at 120 ºC had blackening but the material at 70 ºC and 90 ºC with thickness 3, 4 and 5 mm did not experience blackening. While in sweet potato, the best moisture content at 70 ºC have value 66.397% with a thickness of 1 mm and the maximum drying rate at 120 ºC have value 0.077 gram/min with a thickness of 5 mm. The result of an organoleptic test showed all the ingredients were blackened with the blackest material experienced by the material with temperature treatment 90 ºC with thickness 1 mm.

Keywords
Kadar air; laju pengeringan; organoleptic; ubi kayu; ubi jalar; moisture content; drying rate; cassava; sweet potato

Article Metrics: