situs togel
situs pools
link togel
rtp slot
situs slot
slot gacor
bandar slot
olxtoto
bandar togel
https://kachathaibistro.com/about-us/
slot gacor
situs togel
situs toto
bandar slot
togel online
agen togel
alexistogel
toto macau
toto macau
togel online
situs toto
togel
alexistogel
slot gacor
agen togel
situs togel
bandar slot
link togel
live draw hk
bandar slot
bandar slot
alexistogel
slot online
alexistogel
agen togel
toto macau
slot thailand
platform game
platform gaming
solidtoto
susterslot
slot gacor 100
mahjong333
situs toto
SLOT777
link gacor
link slot
toto
olxtoto
bandar slot
hk lotto
akun slot demo
bandar slot
togel online
demo slot
bandar slot
tuanslot88
situs togel
tuanslot88
sgmwin
sgmwin
link togel
situs toto
betslot
situs togel
situs togel
slot gacor
situs toto
hadiah138
tuanslot88
tuanslot88
www.aspttvttchalons.com
ketorecipes.pakladies.com
SLOT88
SLOT88
skip to main content

Kajian Sifat Morfologi dan Mekanis Biofoam dari Tepung Tapioka dan Serat Limbah Batang Jagung

1Departemen Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia

2Program Studi Teknologi Rekayasa Kimia Industri, Sekolah Vokasi, Universitas Diponegoro, Indonesia


Citation Format:
Abstract

Styrofoam atau polystyrene (PS) foam yang diolah, umumnya digunakan sebagai kemasan makanan. Rendahnya tingkat daur ulang pada polystyrene menyebabkan adanya polusi lingkungan yang merupakan ancaman serius terhadap kehidupan dan kesehatan manusia. Penggunaan styrofoam harus dihentikan dan dilakukan upaya alternatif bahan pengemas lain yang ramah lingkungan. Salah satu alternatif pengganti styrofoam adalah biofoam yang menggunakan bahan baku utama limbah batang tanaman jagung sebagai sumber serat utama dan tepung tapioka sebagai sumber pati. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan inovasi produksi biofoam biodegradabel dari tepung tapioka dan limbah batang jagung sebagai pengganti styrofoam sintetis di pasaran. Pengaruh penambahan bahan baku limbah batang jagung, tepung tapioka, dan polivinil alcohol (PVA) terhadap sifat fisis produk biofoam telah dipelajari dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil pengujian biofoam terbaik diperoleh dari komposisi pati tapioka 56,25 g, serat jagung 18,75 g dan PVA 25 g. Hasil pengujian SEM, menunjukkan bahwa bahwa permukaan biofoam tidak lebih rata dibandingkan styrofoam. Pada hasil foto SEM masih terlihat adanya sedikit granula pati utuh karena pada proses gelatinisasi mengalami pembengkakan (swelling) tetapi belum terdisintegrasi (breakdown). Namun, sebagian besar granula lain mengalami retrogradasi akibat gelatinisasi. Biofoam hasil penelitian memiliki nilai kekerasan yang lebih besar dibandingkan dengan Styrofoam komersial dengan nilai kuat tekan sebesar 14.162 MPa.

Note: This article has supplementary file(s).

Fulltext View|Download |  Research Instrument
Turnitin
Subject
Type Research Instrument
  Download (1MB)    Indexing metadata
Email colleagues
Keywords: biofoam; tapioka; batang jagung; SEM; kuat tekan
Funding: LPPM Universitas Diponegoro

Article Metrics:

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2026-03-20 08:38:52

No citation recorded.