skip to main content

Pengaruh Jumlah Pengemulsi pada Pembuatan Cat Emulsi Berbasis Bahan Alami Kasein dari Susu Sapi

1Program Studi Teknik Kimia, Politeknik Katolik Mangunwijaya, Indonesia

2Program Studi Analis Kesehatan, Politeknik Katolik Mangunwjaya, Indonesia


Citation Format:
Abstract

Produksi susu sapi yang melimpah tidak diikuti dengan permintaan yang tinggi dari  masyarakat sehingga banyak produk susu sapi yang tidak termanfaatkan. Susu sapi yang masih segar maupun yang sudah rusak memiliki kandungan kasein yang cukup tinggi. Kasein termasuk polimer alami sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan utama pada pembuatan cat emulsi. Pada pembuatan cat emulsi, faktor yang harus diperhatikan adalah kestabilan emulsi. Maka, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah pengemulsi (1 gram, 2 gram, 3 gram, dan 4 gram) yang digunakan terhadap karakteristik cat yang meliputi ukuran partikel, waktu kering, viskositas, daya rekat, dan kekerasan. Hasil uji statistik (Uji F) menunjukkan bahwa jumlah pengemulsi memiliki pengaruh terhadap karakteristik cat yang meliputi ukuran partikel, waktu kering, viskositas, daya rekat, dan kekerasan. Hasil penelitian dengan menggunakan uji statistik (Uji F) menunjukkan bahwa jumlah pengemulsi berpengaruh nyata terhadap karakteristik viskositas, ukuran partikel, waktu kering, dan tingkat kekerasan, serta jumlah pengemulsi berpengaruh sangat nyata terhadap karakteristik daya rekat cat. Cat emulsi berbasis kasein dan kapur tohor dengan penambahan bahan pengemulsi CMC sebanyak 4 gram memiliki kualitas yang terbaik, yaitu nilai kekerasan 4 H, daya rekat 97,5%, waktu kering 38,5 menit, ukuran partikel 8,75 mikron, dan viskositas 450 d.Pa.s.

 

 

 

The abundant cow's milk production is not followed by high demand from the public so that many cow's milk products are not utilized. Cow's milk that is still fresh or that has been spoiled has a fairly high casein content. Casein is a natural polymer so it can be used as the main ingredient in the manufacture of emulsion paints. The factor that must be considered in the manufacture of emulsion paint is the stability of the emulsion, thus this study aims to determine the effect of the amount of emulsifier (1 gram, 2 gram, 3 gram, and 4 gram) used on the paint characteristics which include particle size, dry time, viscosity, adhesion, and hardness. Statistical test results (Test F) showed that the amount of emulsifier has an influence on the characteristics of the paint which includes particle size, drying time, viscosity, adhesion, and hardness. The results of the study using statistical tests (Test F) showed that the amount of emulsifier had a significant effect on the characteristics of viscosity, particle size, dry time, and level of hardness, and the amount of emulsifier had a very significant effect on the characteristics of paint adhesion. Casein and quicklime based emulsion paint with the addition of 4 grams of CMC emulsifier has the best quality, namely 4 H hardness, 97.5% adhesion, 38.5 minutes dry time, 8.75 micron particle size, and 450 viscosity. d.Pa.s.

Fulltext View|Download
Keywords: kasein; jumlah pengemulsi; cat emulsi

Article Metrics:

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2024-06-16 11:10:16

No citation recorded.