Proses Sistem Rujukan dalam Pelayanan Kegawatdaruratan Obstetri dan Neonatal di Puskesmas Sayung 2 Kabupaten Demak

*Dinda Nestelita  -  Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro, Indonesia
Antono Suryoputro  -  Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro, Indonesia
Wulan Kusumastuti  -  Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 5 Sep 2019; Revised: 15 Oct 2019; Accepted: 25 Sep 2019; Published: 27 Dec 2019.
Open Access Copyright 2019 MEDIA KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA
License URL: http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0

Citation Format:
Article Info
Section: Research article
Language: ID
Statistics: 204 1304
Abstract

Latar Belakang: Upaya penurunan AKI dan AKB yang dilakukan pemerintah adalah pembentukan PONED di Puskesmas dan PONEK di Rumah Sakit. Puskesmas Sayung 2 merupakan puskesmas mampu PONED di wilayah Kabupaten Demak yang memiliki jumlah kematian ibu dan bayi baru lahir yang meningkat pada tahun 2018. Kelancaran rujukan dapat menjadi faktor yang menentukan untuk menurunkan AKI terutama dalam mengatasi keterlambatan. Salah satu pusat rujukan Puskesmas Sayung 2 yaitu RSJD Dr. Amino Gondohutomo. Tujuan penelitian untuk menganalisis pelaksanaan sistem rujukan kegawatdaruratan obstetri dan neonatal di Puskesmas Sayung 2 Kabupaten Demak.

Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitik. Pengumpulan data dilakukan dengan metode indepth interview berdasarkan teknik purposive sampling. Subjek penelitian merupakan 6 orang tim PONED sebagai informan utama. Sedangkan informan triangulasi yaitu Kepala Puskesmas, 5 orang tim PONEK RS, serta 2 orang Pasien.

Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada terdapat beberapa kendala yang dihadapi antara lain keterbatasan petugas yang terlatih dan double job, kurangnya pemahaman petugas terhadap SOP, kesalahan komunikasi antar petugas kesehatan dan sistem informasi rujukan antara puskesmas dan rumah sakit yang kurang maksimal sehingga masih susah dalam mencari rumah sakit rujukan.

Simpulan: Komponen proses dalam pelaksanaan sistem rujukan masih terdapat beberapa kendala dan perlu dibenahi yaitu sosialisasi SOP, kerjasama antara puskesmas dan rumah sakit lebih ditingkatkan, pengaktifan sistem informasi rujukan secara online agar lebih efektif.
Keywords: Rujukan; Obstetri dan Neonatal; Puskesmas; Rumah Sakit

Article Metrics:

  1. United Children’s Fund. World Health Organization. The World Bank. Unicef-WHO-World Bank Joint Child Malnutrition Estimates Level and Trends in Child Malnutrition. Unicef, New York; WHO; The World Bank, Washington DC; 2012.
  2. Wahyudi YP, Siti N, Ida I. Pengelolaan Rujukan Kedaruratan Maternal di Rumah Sakit dengan Pelayanan PONEK. Jurnal Kedokteran Brawijaya, Vol. 28,No 1.; 2014.
  3. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 2007. Vol.I No.2.
  4. Amrillah, V.A.F.M. Analisis0Pelaksanaan Sistem Pelayanan0Obstetri0dan0Neonatal Emergensi Dasar0(PONED) di Puskesmas Sitanggal Kabupaten Brebes Tahun 2016 (Skripsi). Semarang : FKM Universitas Diponegoro; 2016.
  5. Murray, Susan F., Pearson, S.C. Maternity Referral Systems in Developing Countries : Current Knowledge and Future Research Needs. Social Science & Medicine, 62(2205-2215), 1 of 11. Doi.1016/j.socscimed.2005.10.025; 2006.
  6. Kementrian Kesehatan RI. Keputusan Direktorat Jenderal Bina Upaya Kesehatan Nomor HK.02.03/11/1911/2013 Tentang Pedoman Penyelenggaraan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar. Jakarta : Kemenkes RI; 2013.
  7. Afari, H., Hirschhorn, L.R., Michaelis, A. Quality improvement in emergency obstetric referrals: qualitative study of provider perspectives in Assin North district, Ghana. BMJ Open; 2014.
  8. Rukmini dan Ristrini. Pelaksanaan Sistem Rujukan Maternal di Puskesmas Tambakrejo dan Tanah Kali Kedinding Kota Surabaya. Surabaya : Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, 18(4)pp. 365-375; 2015.
  9. Kementrian Kesehatan RI. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1 Tahun 2012 tentang Sistem Rujukan Pelayanan Kesehatan Perorangan. Jakarta : Kemenkes RI; 2012.
  10. USAID. Panduan Operasional Pelayanan Jejaring Sistim Rujukan Kegawatdaruratan Ibu dan Bayi Baru Lahir (Neonatus) Puskesmas-Rumah Sakit. USAID; 2012.