skip to main content

Beberapa Faktor yang Mempengaruhi Dukungan Suami terhadap KB di Masa Pandemi

*Titania Sekar Imawan  -  Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro, Semarang|Universitas Diponegoro, Indonesia
Syamsulhuda Budi Musthofa  -  Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro, Semarang|Universitas Diponegoro, Indonesia
Aditya Kusumawati  -  Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro, Semarang|Universitas Diponegoro, Indonesia
Open Access Copyright 2021 MEDIA KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA under http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/.

Citation Format:
Abstract

Latar belakang: Kepesertaan KB di masa pandemi diprediksi akan semakin menurun seperti yang terjadi di Kabupaten Banyumas sepanjang tahum 2020, jumlah peserta KB mengalami penurunan sebesar 4,1%. Dukungan suami merupakan salah satu faktor yang berpengaruh terhadap KB, sehingga perlu ditingkatkan untuk mencegah kehamilan tidak terencana dan mempertahankan penggunaan KB di masa pandemi.

Metode: Menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi 121 orang dengan jumlah sampel 101 responden dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Menggunakan uji Univariat dan Bivariat chi square.

Hasil: Sebanyak 70,3% responden telah mendukung KB di masa pandemi dengan variabel yang berhubungan yaitu pengetahuan (p=0,000), aksesibilitas informasi KB (p=0,000), pendidikan (p=0,009), usia anak (p=0,018), dukungan keluarga (p=0,033), tingkat ekonomi (p=0,047). Dukungan suami yang baik mayoritas terdapat pada responden dengan pengetahuan dan akses informasi yang baik.

Simpulan: Agar dukungan suami yang diberikan lebih optimal maka diperlukan edukasi dan promosi KB kepada suami khususnya terkait manfaat penggunaan KB serta resiko kehamilan dan melahirkan di masa pandemi.

Kata kunci: Keluarga Berencana; Dukungan Suami; Pandemi COVID-19


ABSTRACT

Title: Factors Affecting Husband’s Support towards Family Planning during Pandemic Situation

Background: During the pandemic, family planning involvement was expected to decline, as it did in Banyumas Regency in 2020 when family planning participation fell by 58.77%. One of the elements that influenced family planning was husband support, which should be increasing to prevent unintended pregnancies and preserve family planning use during the pandemic.

Method: Used a quantitative method with a cross-sectional approach. The population of 121 people with a sample of 101 respondents was selected using a simple random sampling technique. Used univariate and bivariate chi-square tests.

Results: There was 70.3% of respondents have supported family planning during the pandemic with related variables, namely knowledge (p = 0.000), accessibility of family planning information (p = 0.000), education (p = 0.009), child age (p = 0.018), family support (p=0.033), economic level (p=0.047), family planning participation (p=0.05). The majority of good husband support was founding in respondents with good knowledge and access to information.

Conclusion: It is crucial to educate and promote family planning to men, particularly regarding the benefits of using family planning and the risks of pregnancy and childbirth during a pandemic, to have the best possible support from them.

Keywords: Family Planning; Husband’s Support; COVID-19 Pandemic

Fulltext View|Download
Keywords: Keluarga Berencana; Dukungan Suami; Pandemi COVID-19

Article Metrics:

  1. Ardiana I, Sekarpuri AD, Nurzainun. Waspadai Ledakan Penduduk. Kel Inf Kependudukan, KB dan Pembang Kel
  2. Lee A. Wuhan novel coronavirus (COVID-19): why global control is challenging? Public Health 2020; 179: A1–A2
  3. Rothan HA, Byrareddy SN. The epidemiology and pathogenesis of coronavirus disease (COVID-19) outbreak. J Autoimmun 2020; 109: 102433
  4. Worl Health Organization. Pertanyaan jawaban terkait COVID-19 untuk publik. WHO, https://www.who.int/indonesia/news/novel-coronavirus/qa-for-public (2020, accessed 20 September 2020)
  5. Gugus Tugas Percepatan Penangana COVID-19. Beranda | Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, https://covid19.go.id/ (2020, accessed 20 September 2020)
  6. Presiden Republik Indonesia. Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Rangka Percepatan Penanganan Coronavirus Disease 2019/COVID-19. 2020; 2019: 8
  7. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Panduan Pelayanan Pelayanan Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi. 2020
  8. Soewondo P, Sakti GMK, Rahmayanti NM, et al. Bagaimana Layanan Keluarga Berencana Respons terhadap Pandemi COVID-19 di Indonesia: Studi Kasus di 8 Kabupaten/ Kota. Pros Forum Ilm Tah IAKMI 2020; 1–9
  9. UNFPA. Impact of the COVID-19 Pandemic on Family Planning and Ending Gender-based Violence, Female Genital Mutilation and Child Marriage. Interim Tech Note 2020; 7
  10. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. Survei Pasangan Usia Subur (PUS) 15-49 Tahun Terhadap Pemaiakaian Kontrasepsi pada Masa Pandemi COVID-19. Pusat Penelitian dan Pengembangan KB dan KS Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional, www.bkkbn.go.id%0A (2020)
  11. BPS Provinsi Jawa Tengah. BPS Provinsi Jawa Tengah, https://jateng.bps.go.id/indicator/30/395/1/jumlah-pasangan-usia-subur-pus-dan-peserta-kb-aktif-menurut-kabupaten-kota-di-provinsi-jawa-tengah.html (2020, accessed 21 July 2021)
  12. PLKB Kecamatan Kembaran. Data KB Kecamatan Kembaran Bulan Desember 2020
  13. Purwanti S. Dampak Penurunan Jumlah Kunjungan Kb Terhadap Ancaman Baby Boom Di Era Covid-19. J Bina Cipta Husada 2020; XVI: 105–118
  14. Hidayah N, Lubis N. Hubungan Pengetahuan dan Dukungan Suami Terhadap Pemilihan Kontrasepsi Tubektomi. 2019; 4: 421–428
  15. Hernanto FF. Hubungan Dukungan Suami Dengan Keikutsertaan Kb Jangka Panjang Di BPM Retno Edi S,Amd.Keb Sidoarjo. J Keperawatan dan Kebidanan 2017; 9–16
  16. Yeni, Mutahar R, Etrawati F, et al. Paritas Dan Peran Serta Suami Dalam Pengambilan Keputusan Terhadap Penggunaan Metode Kontrasepsi. Media Kesehat Masy Indones 2017; 13: 362
  17. Mahmudah LTN, Indrawati F. Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (Mkjp) Pada Akseptor Kb Wanita Di Kecamatan Banyubiru Kabupaten Semarang. Unnes J Public Heal 2015; 4: 76–85
  18. Rizki L, Husodo BT, BM S. Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang pada Akseptor KB Aktif dalam Program Kampung KB (Studi Kasus di Kampung KB Kota Semarang). J Kesehat Masy 2018; 6: 760–67
  19. Suryanti Y. Fakto- Faktor yang Berhubungan dengan Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang Wanita Usia Subur. Jambura J Heal Sci Res 2019; 1: 20–29
  20. Pinontoan S, Solang SD, Tombokan SGJ. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Penggunaan Alat Kontrasepsi Dalam Rahim Di Puskesmas Tatelu Kabupaten Minahasa Utara. JIDAN (Jurnal Ilm Bidan) 2014; 2: 17–23
  21. Notoatmodjo S. ‪Ilmu Perilaku Kesehatan, https://scholar.google.co.id
  22. Wahyuni NPDS, Suryani N, K PM. Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Akseptor KB Pria Tentang Vasektomi Serta Dukungan Keluarga Dengan Partisipasi Pria Dalam Vasektomi (Di Kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng). J Magister Kedokt Kel 2013; 1: 80–91
  23. Karo HY karo. Hubungan Akses Media dan Akses Pelayanan KB dengan Keikutsertaan KB di Wilayah Kerja Puskesmas Langkat Kabupaten Langkat Tahun 2017. 1
  24. Abraham W, Adamu a, Deresse D. The Involvement of Men in Family Planning An Application of Transtheoretical Model in Wolaita Soddo Town South Ethiopia. Asian J Med Sci 2(2) 44-50, 2010 2010; 2: 44–50

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2024-03-04 15:15:40

No citation recorded.