skip to main content

Implementasi Algoritma Genetik pada Optimasi Bentuk dan Ukuran Bukaan Pada Balok Baja Profil I dengan Bukaan Cellular

*Suharjanto Suharjanto  -  Jurusan Teknik Sipil, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Cellular beam are generally fabricated from I- steel beam that are butt welded  and cut to the required web-opening by multiple flame cutting. Various shapes,sizes and locations of openings may be used in the web of cellular beam. The opening may be circular, elongated circular. Some opimisation may be possible in order to gain the maximum utilization of steel from one standard I- steel beam  dimension, allowing small losses due to cutting operation. In many ways, genetic algorithms, and the extension of genetic programming, offer an outstanding combination of flexibility, robustness, and simplicity. The following discussion highlights some of the key features of genetic algorithms (GAs), and illustrates an application of a particular GA in the search and estimation of global optima. Optimization may take the form of a minimization or maximization procedure. Throughout this article, optimization will refer to maximize web-opening wHile increasingthe strength and stiffness. The preference for maximization is simply intuitive: Genetic algorithms are based on evolutionary processes and Darwin's concept of natural selection. In a GA context, the objective function is usually referred to as a fitness function, and the phrase survival of the fittest implies a maximization procedure.

Keywords: cellular beam, Genetic Algoritm, optimization, web- opening

ABSTRAK

Balok selulair umumnya terfabrikasi dari balok baja profil I yang dipotong dan dilas dan system pemotongan membentuk bukaan pada badan profil dengan bentuk sel atau lingkaran yang diinginkan. Berbagai variasi  bentuk, ukuran dan lokasi bukaan bisa digunakan pada badan profil balok selulair ini. Bentuk bukaan bisa lingkaran maupun lingkaran yang diperlebar maupun diperpanjang. Beberapa optimasi mungkin bisa digunakan agar mendapatkan pemanfaatan secara maksimal dari dimensi standar balok baja berprofil I, sehingga menghasilkan kerugian (kehilangan bahan) yang sekecil mungkin akibat operasi pemotongan. Dalam banyak hal, Algoritma Genetik, dan pengembangannya, mengemukakan kombinasi antara fleksibilitas, ketahanan dan kesederhanaan. Pembahasan berikut mengutamakan beberapa fitur kunci dari Algorima Genetik, dan merngilustrasikan suatu aplikasi dari kekhususan Algoritma Genetik dalam mencari dan meng-estimasi nilai optima global. Optimasi bisa mengambil berupa prosedur maksimalisasi atau minimalisasi. Dalam artikel ini, optimisasi akan me-maksimalisasi bukaan badan sambil meningkatkan kekuatan dan kekakuan. Pilihan me-maksimalisasi adalah: Algortima Genetik didasarkan pada proses evolusi dan konsep seleksi alami dari Darwin. Dalam konteks Algoritma Genetik, fungsi tujuan biasanya disebut dengan fungsi fitness, dan istilah survival dari nilai paling fit menunjukkan prosedur maksimalisasi.

Kata kunci: balok selulair, Algoritma Genetik, optimisasi, bukaan-badan

Permalink: http://www.ejournal.undip.ac.id/index.php/mkts/article/view/3955

[How to cite: Suharjanto, 2006, Implementasi Algoritma Genetik pada Optimasi Bentuk dan Ukuran Bukaan Pada Balok Baja Profil I dengan Bukaan Cellular, Jurnal Media Komunikasi Teknik Sipil, Volume 14, Nomor 3, pp. 297-308]

Fulltext
Keywords: balok selulair, Algoritma Genetik, optimisasi, bukaan-badan

Article Metrics:

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.