TRANSFORMASI BENTUK DAN POLA RUANG KOMUNAL DI KOTA LAMA SEMARANG

*Bambang Setioko  -  Departemen Arsitektur Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Bangun IR Harsritanto  -  Departemen Arsitektur Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: .
Open Access
Citation Format:
Abstract

Pembentukan citra sebuah kawasan kota tua tidak hanya sekedar dilihat dari kualitas fisik bangunannya saja, akan tetapi juga dilihat dari kualitas fisik lingkungan yang diikuti dengan fungsi sosial lingkungan. Fungsi sosial lingkungan ini dapat terwujud dalam bentuk ruang komunal.Ruang komunal di kota lama Semarang adalah taman srigunting (yang sebelumnya merupakan permakaman, halaman gereja, tempat pedagang kaki lima) dan polder tawang (yang sebelumnya halaman stasiun, terminal, lapangan sepakbola. Fenomena tersebut menunjukkan bahwa telah terjadi perubahan/transformasi ruang komunal di kawasan Kota Lama Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk untuk memperkaya teori transformasi spasial yang berkaitan dengan bentuk dan pola ruang komunal. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Selain itu, metode pengolaan data dilakukan dengan metode studi kasus dan analisa deskriptif kualitatif.Berdasarkan hasil analisis penelitian, ditemukan bahwa terjadi transformasi bentuk dan pola ruang komunal di Kota Lama Semarang. Kemudian, transformasi tersebut terjadi pada beberapa hal, yaitu: fungsi, bentuk, sirkulasi,aktivitas, dan identitas ruang komunal.

Keywords: transformasi; ruang komunal; transformasi spasial; kota lama

Article Metrics: