BibTex Citation Data :
@article{MDL87427, author = {pascaghana Putra and Aldhi Anantama and Muhammad Raissilki and Noor Fajriyah and Ni Ketut Ayu intan putri mentari Indriani}, title = {TRANSFORMASI BENTUK ATAP LUMBUNG PADA BANGUNAN PUBLIK DI KOTA MATARAM (STUDI KASUS KORIDOR JALAN LANGKO-PEJANGGIK)}, journal = {MODUL}, volume = {26}, number = {2}, year = {2026}, keywords = {Trasformasi bentuk; Atap lumbung; Bangunan publik, Koridor langko-pejanggik;}, abstract = { Sejak tahun 1980-an, bentukan atap lumbung sudah diadopsi sebagai elemen arsitektural pada berbagai bangunan pemerintahan di Kota Mataram, menguatkan bentuk lumbung sebagai icon arsitektur lokal NTB. Seiring perkembangan gaya arsitektur, teknologi bangunan, material, adopsi bentuk lumbung mengalami transformasi dan meluas pada bangunan publik. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi transformasi bentuk, perletakan, pola, dan sebaran adopsi atap lumbung pada bangunan publik di Kota Mataram. Studi dilakukan pada koridor utama Jalan Langko–Pejanggik, sebagai salah satu jalan strategis kota. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif-kuantitatif melalui survei lapangan, identifikasi objek dan analisis berdasarkan teori transformasi. Sintesis menunjukkan bahwa adopsi bentuk atap lumbung paling banyak dijumpai pada area teras masuk bangunan dan pagar depan kawasan dengan dominasi bangunan fungsi pemerintahan dan perkantoran. Perletakan bentuk lumbung berada di area depan sumbu tengah bangunan dengan komposisi simetris dan tampilan terlihat dari jalan utama. Adopsi di dominasi transformasi topologikal (geometris) sebesar 59%. Tipologi bangunan lama mengadopsi transformasi bentuk lumbung 3D dengan perubahan geometri dan dimensi bentuk atap, sedangkan bangunan baru mengadopsi transformasi yang lebih bervariasi seperti transformasi gramatika, substraktif, aditif dan penyederhanaan visual secara 2D. Sebaran adopsi atap lumbung di sepanjang koridor penelitian menunjukkan pola acak bergantung lokasi fungsi bangunan. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan konsep interpretasi identitas budaya lokal pada arsitektur bangunan publik di Kota Mataram serta menjadi referensi bagi pelestarian nilai-nilai lokal dalam konteks perkembangan arsitektur. }, issn = {2598-327X}, doi = {10.14710/mdl.26.2.2026.%p}, url = {https://ejournal.undip.ac.id/index.php/modul/article/view/87427} }
Refworks Citation Data :
Sejak tahun 1980-an, bentukan atap lumbung sudah diadopsi sebagai elemen arsitektural pada berbagai bangunan pemerintahan di Kota Mataram, menguatkan bentuk lumbung sebagai icon arsitektur lokal NTB. Seiring perkembangan gaya arsitektur, teknologi bangunan, material, adopsi bentuk lumbung mengalami transformasi dan meluas pada bangunan publik. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi transformasi bentuk, perletakan, pola, dan sebaran adopsi atap lumbung pada bangunan publik di Kota Mataram. Studi dilakukan pada koridor utama Jalan Langko–Pejanggik, sebagai salah satu jalan strategis kota. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif-kuantitatif melalui survei lapangan, identifikasi objek dan analisis berdasarkan teori transformasi. Sintesis menunjukkan bahwa adopsi bentuk atap lumbung paling banyak dijumpai pada area teras masuk bangunan dan pagar depan kawasan dengan dominasi bangunan fungsi pemerintahan dan perkantoran. Perletakan bentuk lumbung berada di area depan sumbu tengah bangunan dengan komposisi simetris dan tampilan terlihat dari jalan utama. Adopsi di dominasi transformasi topologikal (geometris) sebesar 59%. Tipologi bangunan lama mengadopsi transformasi bentuk lumbung 3D dengan perubahan geometri dan dimensi bentuk atap, sedangkan bangunan baru mengadopsi transformasi yang lebih bervariasi seperti transformasi gramatika, substraktif, aditif dan penyederhanaan visual secara 2D. Sebaran adopsi atap lumbung di sepanjang koridor penelitian menunjukkan pola acak bergantung lokasi fungsi bangunan. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan konsep interpretasi identitas budaya lokal pada arsitektur bangunan publik di Kota Mataram serta menjadi referensi bagi pelestarian nilai-nilai lokal dalam konteks perkembangan arsitektur.
Article Metrics:
Last update:
Last update: 2026-10-31 10:48:17
The copyright of received articles is assigned to the author (s). The author (s) have the right to the articles that have been published. The Editorial Team of MODUL and the Author(s) strive to ensure that no errors occur in the articles that have been published, both data errors and statements in the articles.Authors who publish in this journal agree to the following terms:
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) before and during submission, as it can lead to productive exchanges and earlier and greater citation of published work.
Alamat Redaksi (Mailing Address):
Departemen Arsitektur FT. UNDIP
Jl. Prof. Soedarto, SH Kampus Tembalang Semarang Indonesia 50275
Telp. (024) 7470690 Fax. (024) 7470690
email : modulundip@arsitektur.undip.ac.id; modulundip@gmail.com
ISSN (p) : 0853-2877 / ISSN (e) : 2598-327X
Indexed by DOAJ, Scientific_Literature , portal garuda, googlescholar, microsoft academic, sinta, dimension
View My Stats
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
unique visitoe