Pro dan Kontra dalam Pemberitaan RUU Anti Pornografi dan Pornoaksi dalam Artikel Majalah Al-Wa’ei

*yuliarni yuliarni -  UNIVERSITAS PADJADJARAN, Indonesia
Received: 6 Feb 2013; Published: 30 Apr 2013.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Research Article
Language: EN
Full Text:
Statistics: 147 352
Abstract

Pros and cons of antipornography and pornaction bill (RUU Anti Pornografi dan Pornoaksi or APP for short) became a hot issue in 2006. News about APP bill highlighted it in both printed and electronic media. Al-wa'ie Magazine is one of Islamic magazines which so intensely reported this problem. To uncover the ideological picture conveyed in the articles published in the magazine and social dimensions influencing the society, the author used a model of critical discourse analysis of Norman Fairclough. This couldn’t be separated from Islamic ideology which is used by Al-wa'ie Magazine as daqwa’ media for one of Islamic organizations (Hisbut Tahrir Indonesia).

 

Pro dan kontra Ruu anti pornografi dan pornoaksi ini menjadi masalah yang hangat di tahun 2006. Pemberitaan tentang RUU APP jadi sorotan baik di media cetak maupun media elektronik saat itu. Majalah Al-wa’ie adalah salah satu dari majalah Islam yang intensif memberitakan permasalahan ini. Untuk mengungkap gambaran ideologi yang terdapat dalam artikel yang dimuat di majalah Al-wa’ie dan pengaruh dimensi sosialnya di masyarakat, penulis menggunakan analisis wacana kritis model Norman Fairclough. Hal ini tidak lepas dari ideologi Islam yang dianut Majalah Al-wa’ie sebagai media dakwah bagi salah satu organisasi Islam (HTI)

Keywords
Antipornography and Pornaction Bill, Al-wa’ie, news, model of critical discourse analysis of Norman Fairclough

Article Metrics: