ASPEK BIOLOGI Emerita emeritus (Linnaeus 1767) DI PANTAI GLAGAH, PARANGTRITIS, DAN PARANGKUSUMO

*Irzani Hamzah Setya Rahmatuloh  -  Departemen Sumberdaya Akuatik, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro
Agus Hartoko  -  Departemen Sumberdaya Akuatik, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro
Bambang Sulardiono  -  Departemen Sumberdaya Akuatik, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro
Received: 18 Sep 2019; Published: 28 Feb 2020.
View
Open Access Copyright 2020 Jurnal Pasir Laut
License URL: http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Citation Format:
Abstract

Undur-undur laut adalah salah satu jenis hewan Crustacea dari Superfamili Hippoidae yang hidup di swash zone di wilayah intertidal. Undur-undur laut Emerita emeritus dapat ditemukan di Pantai Glagah, Pantai Parangtritis dan Pantai Parangkusumo. Perbedaan kondisi di ketiga lingkungan pantai tersebut dapat menyebabkan respon yang berbeda-beda pada undur-undur laut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor biologis E. emeritus dan mengetahui hubungan panjang berat dengan bahan organik dan tekstur sedimen di ketiga pantai tersebut. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 23-24 April 2019. Metode yang digunakan adalah metode survei. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Analisis data yang digunakan meliputi analisis morfometrik untuk pengukuran panjang dan berat E.emeritus, analisis uji regresi linear untuk pola pertumbuhan, metode gravimetri untuk bahan organik, analisis tekstur sedimen menggunakan sieve sheker dan analisis uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pertumbuhan undur-undur E. emeritus jantan dan betina di ketiga pantai bersifat allometrik negatif dengan nilai b<3. Nisbah kelamin jantan dan betina di Pantai Glagah 4:1, Pantai Parangtritis 0:1, dan Pantai Parangkusumo 1:17. Faktor kondisi berkisar 0-1 yang berarti E. emeritus dalam kondisi pipih. Hubungan panjang berat E. emeritus dengan tekstur sedimen untuk ketiga pantai berada di kategori lemah berbanding terbalik dengan hubungan panjang berat dengan kandungan bahan organik yang masuk ke dalam kategori tinggi.

Keywords: Emerita emeritus, Pesisir Selatan Jawa, Panjang Berat, Tekstur Sedimen, Bahan Organik

Article Metrics:

Last update: 2021-03-06 17:15:15

No citation recorded.

Last update: 2021-03-06 17:15:16

No citation recorded.