PENGARUH TOTAL SUSPENDED SOLID (TSS) TERHADAP DENSITAS Zooxhanthellae PADA KARANG Acropora sp. DALAM SKALA LABORATORIUM

*Raema Farah Rizka  -  Departemen Sumberdaya Akuatik, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Pujiono Wahyu Purnomo  -  Departemen Sumberdaya Akuatik, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Aninditia Sabdaningsih  -  Departemen Sumberdaya Akuatik, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 4 Jun 2020; Published: 30 Sep 2020.
View
Open Access Copyright 2020 Jurnal Pasir Laut
License URL: http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Citation Format:
Abstract

Sedimentasi merupakan faktor utama yang mengakibatkan kematian karang. Konsentrasi TSS yang tinggi cenderung menyebabkan sedimentasi yang tinggi. Pengaruh TSS pada perairan menyebabkan cahaya yang masuk kedalam perairan terhambat, sehingga dapat menurunkan aktivitas fotosintesis pada zooxanthellae. Sedimen yang terdeposit juga akan menutupi permukaan polip karang sehingga akan meningkatkan kebutuhan energy metabolic untuk menghilangkannya kembali. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh TSS terhadap densitas zooxanthellae dan hubungannya dengan fotosintesis dan respirasi. Penelitian dilaksanakan pada bulan November-Desember 2019, di Laboratorium Pengembangan Wilayah Pantai Jepara Undip. Metode yang digunakan adalah metode experimental. Spesimen yang digunakan adalah karang Acropora sp. Sampel karang Acropora sp. diambil dari perairan Pulau Panjang Jepara. Perlakuan pada penelitian ini adalah dengan memberikan konsentrasi TSS 10 mg/L; 30 mg/L dan 50 mg/L yang dilarutkan pada media pemeliharaan. Pengamatan dilakukan pada interval waktu ke- 0, 4, 8 dan 12 hari. Parameter utama yang diamati adalah densitas zooxanthellae, fotosintesis dan respirasi serta pendukung yaitu kualitas air. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan dengan konsentrasi TSS 50 mg/L menyebabkan penurunan densitas zooxanthellae yang paling tinggi. Berdasarkan Analisis Regresi Linear Sederhana pada konsentrasi TSS 50 mg/L diperoleh persamaan regresi Y= -285.477 X + 6E+06. Kelimpahan zooxanthellae mempengaruhi nilai fotosintesis dan respirasi. Semakin sedikit kelimpahan zooxanthellae maka nilai fotosintesis yang dihasilkan menurun, sebaliknya nilai respirasi semakin tinggi.

Keywords: Acropora sp., Fotosintesis, Respirasi, Total Suspended Solid, Zooxanthellae

Article Metrics:

  1. Atkinson dan M.J. Falter. 2003. Coral Reef In: Black KP, Shimmield GB Biogeochemistry of Marine Systems. Oxford, Blackwell.CRC Press
  2. Erftemeijer, Paul L.A., Bernhard Riegl, Bert W. Hoeksema, dan Peter A. Todd. 2012. Environmental Impacts of Dredging and Other Sediment Disturbances on Corals: A Review. Marine Pollution Bulletin. 64 (9):1737–65
  3. Fachrurrozie, A., M. P. Patria, dan R. Widiarti. 2012. Pengaruh Perbedaan Intensitas Cahaya Terhadap Kelimpahan Zooxanthellae Pada Karang Bercabang (Marga: Acropora) Di Perairan Pulau Pari, Kepulauan Seribu. Jurnal Akuatika. 3(2): 115-124
  4. Hoogenboom, M., E. Beraud, and C. F. Pagès. 2010. Relationship between Symbiont Density and Photosynthetic Carbon Acquisition in the Temperate Coral Cladocora Caespitosa. Coral Reefs. 29(1):21– 29
  5. Hubbard, J.A., Pocock, Y.P., 1972. Sediment rejection by recent scleractinian corals: a key to palaeo- environmental reconstruction. Geol. Rundsch. 61, 598–626
  6. Junjie, Reef K., Nicola K. Browne, Paul L.A. Erftemeijer, and Peter A. Todd. 2014. Impacts of Sediments on Coral Energetics: Partitioning the Effects of Turbidity and Settling Particles. Plos One. 9 (9)
  7. Kerlinger, Fred. 1973. Foundations of Behavioral Research (2nd Edition) Holt, Rinehart and Winston
  8. Lakastri, L., P.W. Purnomo dan M.R. Muskananfola. 2018. Pengaruh Kedalaman Terhadap Produktivitas Primer dan Densitas Zooxanthellae pada Karang Dominan di Pulau Cemara Kecil, Karimunjawa. Journal Of Maquares. 7(4): 440-446
  9. Lesser, M. P., W.R. Stochaj., D. W. Tapley dan J. M. Shick. 1990. Bleaching in Coral Reef Anthozoans: Effectsbof Irradiance, Ultraviolet radiation and Temperature on The Activities of Protective Enzymes Against Active Oxygen. Coral Reefs. 8:225-232
  10. Menteri Negara Lingkungan Hidup. Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 51/2004 Tentang Baku Mutu Air Laut. Jakarta: Kementrian Lingkungan Hidup
  11. Mwaura, J., G. Grimsditch., J. Kilonzo., N. Amiyo, dan D. Obura. 2009. Zooxanthellae Densities are Highest in Summer Monthsin Equatorial Corals in Kenya. Western Indian Ocean. J. Mar. Sci. 8(2): 193-202
  12. Nontji, A. 2002. Laut Nusantara Cetakan Ketiga. Penerbit Djambatan. Jakarta
  13. Nordemar, I., M. Nystrom dan R. Dizon. 2003. Effects of Elevated Seawater Suhu and Nitrate Enrichment on The Branching Coral Porites cylindruca In The Absence of Particulate Food. Marine Biology. 142: 667-669
  14. Nybakken, J. W. 1992. Marine Biology An Ecological Approach. Terj. Eidman, M., Koesoebiono. Bengen, D. G., Hutomo, M. Biologi Laut, Suatu Pendekatan Ekologis. PT Gramedia, Jakarta
  15. Philipp, E dan Fabricius, K., 2003. Photophysiological stress in scleractinian corals in response to short-term sedimentation. J. Exp. Mar. Biol. Ecol. 287: 57–78
  16. Puspitasari, A.T., Amron dan S. Alisyahbana. 2016. Struktur Komunitas Karang Berdasarkan Karakteristik Perairan di Taman Wisata Perairan (TWP) Kepulauan Anabas. Omni Akuatika. 12 (1): 55-72
  17. Siswanto, H. B. 2009. Pengantar Manajemen, Bumi Aksara, Jakarta
  18. Ulqodry, T.Z., Yulisman. M Syahdan. Santoso. 2010. Karakteristik dan Sebaran Nitrat, Fosfat dan Oksigen Terlarut di Perairan Karimunjawa Jawa Tengah. Jurnal Penelitian Sains. 13(1)

Last update: 2021-03-01 09:16:37

No citation recorded.

Last update: 2021-03-01 09:16:37

No citation recorded.