skip to main content

Isolasi dan Uji Antagonisme Bakteri Asosiasi dari Karang Lunak (Sarcophyton sp.) terhadap Bakteri Staphylococcus aureus

Julia Puteri Dwi Anggraeni  -  Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Jl. Dr. Ir. H. Soekarno No.682, Gn. Anyar, Surabaya, Indonesia 60294, Indonesia
*Dian Sari Maisaroh scopus  -  Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Jl. Dr. Ir. H. Soekarno No.682, Gn. Anyar, Surabaya, Indonesia 60294, Indonesia
Khoirotul Ummah  -  Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Jl. Dr. Ir. H. Soekarno No.682, Gn. Anyar, Surabaya, Indonesia 60294, Indonesia
Open Access Copyright (c) 2026 Jurnal Pasir Laut
Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Citation Format:
Abstract

Perairan pesisir Indonesia memiliki keanekaragaman hayati laut yang tinggi dan berpotensi sebagai sumber bioprospeksi mikroorganisme penghasil senyawa antibakteri. Penelitian ini bertujuan mengisolasi bakteri asosiasi karang lunak Sarcophyton sp. serta menguji aktivitas antagonismenya terhadap Staphylococcus aureus. Sampel karang lunak dikoleksi dari Pantai Obongan, Paciran, Lamongan, Jawa Timur, dan penelitian dilaksanakan pada Februari–Mei 2025. Isolasi bakteri dilakukan menggunakan teknik surface imprint pada media Zobell agar, diikuti pemurnian dan karakterisasi morfologi koloni serta pewarnaan Gram. Aktivitas antibakteri diuji menggunakan metode difusi cakram dengan kloramfenikol sebagai kontrol positif. Hasil penelitian memperoleh empat isolat bakteri dengan variasi karakter morfologi dan tipe Gram. Dari seluruh isolat yang diuji, hanya isolat CJ yang menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus dengan diameter zona hambat berkisar antara 4,38–4,89 mm dan dikategorikan sebagai aktivitas lemah. Isolat lainnya tidak menunjukkan pembentukan zona hambat, sedangkan kontrol positif menghasilkan zona hambat sebesar 12,25–14,45 mm. Hasil ini menunjukkan bahwa bakteri asosiasi karang lunak Sarcophyton sp. memiliki potensi awal sebagai sumber antibakteri alami, meskipun aktivitas yang terdeteksi masih rendah.

Fulltext View|Download
Keywords: Antagonisme, Bakteri asosiasi, Karang lunak, Sarcophyton sp., Staphylococcus aureus

Article Metrics:

  1. Asih, E. N. N., & Kartika, A. G. D. (2021). Potensi dan Karakteristik Bakteri Simbion Karang Lunak Sinularia sp. sebagai Anti Bakteri Escherichia coli dari Perairan Pulau Gili Labak Madura Indonesia. Journal of Marine Research, 10(3), 355–362. https://doi.org/10.14710/jmr.v10i3.30689
  2. Beris, A. N. E. (2019). Penapisan Aktivitas Antibakteri dari Bakteri yang berasosiasi dengan Karang Lunak Sarcophyton sp. עלון הנוטע, 66, 37–39
  3. Etikasari, R., Murharyanti, R., & Wiguna, A. S. (2023). Evaluasi Pigmen Karotenoid Karang xLunak Sarcophyton Sp. Sebagai Agen Antibakteri Potensial Masa Depan. Indonesia Jurnal Farmasi, 2(1), 60
  4. https://doi.org/10.26751/ijf.v2i1.414
  5. Hengkengbala, S. I., Lintang, R. A., Sumilat, D. A., Mangindaan, R. E., Ginting, E. L., & Tumembouw, S. (2021). Karakteristik Morfologi Dan Aktivitas Enzim Protease Bakteri Simbion Nudibranch. Jurnal Pesisir Dan Laut Tropis, 9(3), 83. https://doi.org/10.35800/jplt.9.3.2021.36672
  6. Husain, R., Kandou, F. E. F., & Pelealu, J. J. (2022). Uji aktivitas antibakteri dari bakteri endofit daun gedi (Abelmoschus manihot L.) terhadap pertumbuhan Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Pharmacon, 11(1), 1245–1254
  7. Kurniawan, E., Badruzzaman, D. Z., & Marlina, E. T. (2023). Dinamika Populasi dan Identifikasi Bakteri pada Proses Dekomposisi Awal Campuran Lumpur Susu dan Jerami Padi dengan Perbedaan Nisbah C/N. Jurnal Teknologi Hasil Peternakan, 4(2), 141–156. https://doi.org/10.24198/jthp.v4i2.47920
  8. Kusuma, A. H., Kurniawan, K., & Gipari, N. (2024). AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKTRAK KARANG LUNAK TERHADAP BAKTERI PATOGEN Echericia coli. Jurnal Perikanan Unram, 13(3), 925–934. https://doi.org/10.29303/jp.v13i3.614
  9. Lumbu, Y., Losung, F., Angkouw, E. D., Wagey, B. T., Warouw, V., & Ngangi, E. L. A. (2022). AKTIVITAS ANTIBAKTERI KARANG LUNAK Lobophytum sp. dan Sinularia sp. ASAL PERAIRAN TATELI TERHADAP Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Jurnal Pesisir Dan Laut Tropis, 10(1), 72–80. https://doi.org/10.35800/jplt.10.1.2022.55002
  10. Magvirah, T., Marwati, M., & Ardhani, F. (2020). Uji Daya Hambat BakteriStaphylococcus Aureus Menggunakan Ekstrak Daun Tahongai (Kleinhovia hospitaL.). Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis, 2(2), 41. https://doi.org/10.30872/jpltrop.v2i2.3687
  11. Oktavia, N., & Pujiyanto, S. (2018). Isolasi dan Uji Antagonisme Bakteri Endofit Tapak Dara ( Catharanthus Roseus , L .) Terhadap Bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. J. Berkala Bioteknologi, 1(1), 6–12
  12. Rau, C. Y., Namotemo, G. C., Nur, K., Hamim, A., & Nur, L. (2025). Eksplorasi Metabolit Sekunder Mikroba Laut dari Kawasan Pasifik. Bioreact, 67–72
  13. Rizaldi, H., Putri, E. A., Ilmu, D., Masyarakat, K., Kedokteran, P. S., Untan, F. K., Medik, D. M., Kedokteran, P. S., & Untan, F. K. (2019). Karakterisasi Bakteri Gram Positif Endofit Tanaman Kunyit ( Curcuma longa ) yang Memiliki Kemampuan Quorum Quenching Penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri merupakan masalah kesehatan di Indonesia. Tatalaksana untuk mengatasi masalah tersebut satu. 5(4), 810–821
  14. Rori, C. A., Kandou, F. E. F., & Tangapo, A. M. (2020). Isolation and Antibacterial Test of Endophytic Bacteria of Avicennia marina Mangroves. Koli Journal : English Language Education, 1(1), 1–7. https://doi.org/10.30598/koli.1.1.1-7
  15. Tumundo, C. S., Wewengkang, D. S., & Jumriadi. (2024). Uji Potensi Antibakteri Ekstrak Spons Stylissa Carteri Dari Perairan Poopoh Minahasa Terhadap Bakteri Staphylococcus Aureus Dan Pseudomonas Aeruginosa. Pharmacon, 13(1), 529–539. https://doi.org/10.35799/pha.13.2024.49697
  16. Tururaja, T. S., Motto, D. F., Ayaan, D. P., Bawole, R., Mogea, R. A., Murtihapsari, Kusuma, A. B., & Manan, J. (2025). Antibacterial activity of The Soft Coral Symbiont Bacteria Sarcophyton sp. Against Escherichia coli and Staphylococcus aureus Bacteria in The Waters of Lemon Island and Kaki Island, Manokwari. BIO Web of Conferences, 176, 1–13. https://doi.org/10.1051/bioconf/202517602004
  17. Widyasari, Y. E., & Azizah, N. (2024). Uji Efektivitas Penggunaan Udara Panas Buatan Pada Pembuatan Preparat Bakteri dengan Pewarnaan Gram. Jurnal Pengelolaan Laboratorium Pendidikan, 7(1), 49–56. https://doi.org/10.14710/jplp.7.1.49-56
  18. Wulandhani, S., Wahyuni, A., Hasyim, A., & Misnarliah. (2024). Pewarnaan Gram Isolat Bakteri Dari Limbah Biomedis Cair Rumah Sakit Unhas Dengan Metode Ziehl Neelsen. Jurnal Biogenerasi, 10(1), 70–75. https://doi.org/10.30605/biogenerasi.v10i1.4386
  19. Yulisman, H. (2016). Mengenal Morfologi Koloni Bakteri. BjakBelajar

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2026-02-23 14:18:31

No citation recorded.