Globalisation, Policy Transfer, and Global Governance: an Assessment in Developing Countries

*LAILA KHOLID LAILA KHOLID - 
Received: 13 May 2013; Published: 13 May 2013.
Open Access
Citation Format:
Abstract
Abstrak
Dari perspektif ekonomi politik, globalisasi identik dengan liberalisasi, sedangkan dari
perspektif kebijakan publik, globalisasi identik dengan policy transfer. Ekonomi politik menekankan
bahwa globalisasi merupakan sistem yang menyediakan ruang bagi pembukaan interelasi dan
interaksi ekonomi antar negara, baik dalam bentuk perdagangan bebas, mobilitas aktivitas produksi,
dan pertukaran teknologi. Sementara itu, perspektif kebijakan publik mengartikankan globalisasi
sebagai ruang yang lebih luas untuk pertukaran pengetahuan yang berguna bagi pembangunan dan
pengembangan kebijakan dalam konteks yang disebut policy transfer. Meskipun kedua perspektif
seolah-olah memberikan penekanan yang berbeda, pada dasarnya kedua penekanan itu sama-sama
mensyaratkan adanya entitas bernama global governance. Bahkan, terkadang entitas ini berperan
menentukan dalam keputusan di sebuah negara, mendorong perdebatan pro dan kontra.
Pengalaman Indonesia di akhir 1990an, misalnya, menunjukkan kepada kita betapa lembaga global
governance berperan dominatif dalam reformasi ekonomi dan politik, memunculkan pertanyaan
tentang kedaulatan negara. Paper ini menganalisis keterkaitan globalisasi dan policy transfer serta
mendiskusikan peran lembaga-lembaga global governance di dalamnya.
Keywords: globalisasi, public policy, policy transfer

Article Metrics: