ANALISIS SUMBER-SUMBER KEBERMAKNAAN HIDUP NARAPIDANA YANG MENJALANI HUKUMAN SEUMUR HIDUP

DOI: https://doi.org/10.14710/jpu.11.1.12

Article Metrics: (Click on the Metric tab below to see the detail)

Article Info
Submitted: 08-07-2013
Published: 02-04-2012
Section: Research Article
Fulltext PDF Tell your colleagues Email the author

Narapidana yang mendapat hukuman seumur hidup akan mengalami perubahan besar dalam kehidupannya, seperti keterbatasan dalam melakukan aktivitas, pekerjaan, kehidupan sosial bahkan dalam tujuan hidup. Kondisi tersebut akan  mengubah pandangannya mengenai makna dari hidupnya ataupun mengalami ketidakbermaknaan hidup. Fokus penelitian ini adalah analisis sumber-sumber kebermaknaan hidup pada narapidana yang divonis hukuman seumur hidup dengan mengacu pada konsep kebermaknaan hidup Viktor Frankl. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada seorang narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Klas 1 Sukamiskin Bandung yang sudah menjalani dua tahun masa hukuman dari vonis hukuman seumur hidup atas kasus pembunuhan. Teknik pengambilan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan analisis dokumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sumber-sumber kebermaknaan hidup bagi subjek adalah : 1.)  Adanya nilai-nilai kreatif (creative values) untuk dapat berkarya, bekerja, mencipta serta melaksanakan tugas dan kewajiban sebaik-baiknya. 2.) Adanya nilai-nilai penghayatan (experiential values), yakni dengan cara memperoleh pengalaman tentang sesuatu atau seseorang yang bernilai bagi subjek. 3.) Nilai-nilai bersikap (attitudinal values) atas hukuman seumur hidup yaitu subjek memilih sikap menerima kondisi tersebut sebagai tanggung jawab yang harus dijalani akibat perbuatannya dan berusaha menikmati kehidupan di penjara dengan menjadikan penjara sebagai tempat untuk belajar menjadi manusia yang lebih baik.

Kata Kunci: hukuman seumur hidup, sumber-sumber kebermaknaan hidup, creative values, experiential values, attitudinal values

  1. Siska Marliana 
    Jurusan Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung Jl. Dr. Setiabudi 229 Bandung, Indonesia
  2. Sri Maslihah 
    Jurusan Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung Jl. Dr. Setiabudi 229 Bandung, Indonesia