PENDEKATAN KUALITATIF PADA SKRIPSI MAHASISWA PSIKOLOGI UNDIP TAHUN 2006

*Zaenal Abidin - 
Published: .
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Research Article
Language: EN
Full Text:
Statistics: 2168 5932
Abstract

Bagi sebagian mahasiswa, skripsi masih menjadi masalah yang berat. Hal ini ditunjukkan dengan mereka bisa menyelesaikan kuliah sebanyak sekitar 140 sks dalam 8 semester, tetapi untuk skripsi yang 6 sks ada yang ditempuh dalam 4 semester. Masalah lain adalah penggunaan pendekatan kualitatif yang masih sedikit digunakan karena berbagai macam ketakutan .

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap berapa mahasiswa yang menggunakan pendekatan kualitatif dibandingkan dengan yang menggunakan kuantitatif dan mencari penyebab mengapa mereka enggan menggunakan pendekatan kualitatif  dalam membuat skripsi. Pengumpulan data dilakukan dengan melihat dokumen yang ada pada Biro Skripsi Program Studi Psikologi Universitas Diponegoro khususnya yan gmaju ujian sepanjang tahun 2006, wawancara dengan para dosen pembimbing dan mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi serta FGD dengan para mahasiswa pengambil mata kuliah Penelitian Kualitatif dan Teknik Penulisan Skripsi. Data yang terkumpul dianalisis secara induktif kemudian dibuat deskripsinya secara naratif.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Diponegoro yang menggunakan pendekatan kualitatif dalam mengerjakan skripsinya berjumlah 10 orang dibanding 91 yang menggunakan pendekatan kuantitatif. Tentang lamanya mengerjakan penelitian atau skripsi, tidak semua yang menggunakan pendekatan kualitatif pasti lebih lama daripada pendekatan kuantitatif. Sedangkan jumlah halamannya memang rata-rata yang menggunakan pendekatan kualitatif, laporannya atau skripsinya lebih tebal daripada yang menggunakan pendekatan kuantitatif. Adapun alasan yang mengemuka khususnya pada mahasiswa yang enggan menggunakan pendekatan kualitatif adalah dikarenakan merasa kurang menguasai metode, ketakutan dalam mengumpulkan data (observasi partisipatif), dan khawatir waktunya lama. Mahasiswa lebih suka dengan pendekatan kuantitatif karena menggunakan statistik tidak ada masalah (SMA nya IPA), suadah ada mata kuliah Pembuatan Skala Psikologi dan ingin cepat selesai (lulus).

 Kesimpulan penelitian ini adalah masih sangat sedikit mahasiswa yang menggunakan pendekatan kualitatif dalam mengerjakan skripsi di Program Studi Psikologi Universitas Diponegoro, dibandingkan dengan yang menggunakan pendekatan kuantitatif dengan alasan merasa kurang menguasai khususnya dalam pengumpulan data dan takut lama selesainya.

Kata kunci: skripsi, pendekatan kualitatif

Article Metrics: