URBAN COMPACTNESS DI WILAYAH PERKOTAAN KENDAL

*Indra Altarans -  Magister Pembangunan Wilayah dan Kota, Universitas Diponegoro, Indonesia
Wisnu Pradoto -  Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 27 May 2018; Published: 9 Jan 2019.
Open Access Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Full Text:
Statistics: 380 211
Abstract
Urbanisasi merupakan proses terjadinya pengkotaan suatu desa sehingga menyebabkan rencana pembangunan kota menjadi tidak terkendali sehingga menimbulkan Urban Sprawl. Urbanisasi akan di proyeksikan beberapa tahun mendatang akan terjadi di Kabupaten Kendal, dikarenakan Pengembangan Kawasan Industri Jababeka di Kendal dalam skala yakni pada area seluas 2200 hektar. Tentu akan membawa dampak yang cukup signifikan, keberadaan lahan pertanian akan terancam akibat meningkatnya permintaan lahan. Upaya untuk membatasi Urban Sprawl di perkotaan kendal dapat dilakukan dengan konsep Compact City sebagai model pengembangan kota yang efisien. Dari itu, di perlukannya Urban Compactness untuk menimalisir Urban Sprawl di Perkotaan Kendal. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kekompakan kota di Wilayah Perkotaan Kendal, sehingga di perlukannya derajat pengukuran kota kompak yang disebut dengan Urban Compactness. Pengukuran Urban Compactness berdasarkan keseluruhan indikator Compact City antara lain, indikator Urban Compactness yang digunakan meliputi kepadatan, percampuran fungsi, aksesbilitas kota, dan kerterkaitan jaringan jalan dan transportasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang dipakai dalam mengidentifikasi Urban Compactness di Wilayah Perkotaan Kendal, dengan teknik analisis yang digunakan untuk menjawab tujuan dan sasaran. Dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif, analisis spasial, dan analisis scoring. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Urban Compactness di Wilayah Perkotaan Kendal, mengenai setiap indikator Compact City dalam penentuan Urban Compactness menunjukkan bahwa, pada tingkat Urban Compactness tertinggi berada di Kecamatan Kendal, sedangkan tingkat Urban Compactness sedang berada di Kecamatan Pegandon, dan tingkat Urban Compactness terendah terdapat di Kecamatan Brangsong, Kecamatan kaliwungu, Kecamatan Ngampel, dan Kecamatan Patebon.
Keywords
Urban Sprawl; Pembangunan Berkelanjutan; Compact City; Urban Compactness, Perkotaan Kendal

Article Metrics:

  1. Apriani, vina. Indah dan manaf. Asnawi. (2015).”tipologi tingkat urban sprawl di Kota Semarang bagian selatan.” jurnal teknik pwk volume 4 nomor 3 2015 hal. 405-416
  2. Burton, E. (2000). “The Compact City: Just or Just Compact? A Preliminary Analysis.” Urban Studies, Vol. 37, No. 11, p.1969 – 2001.
  3. Burton, Elizabeth. 2001. The Compact City and Social Justice, Housing Studies Association Spring Conference, University of New York, New York
  4. Harahap, F. R. (2013). Dampak Urbanisasi bagi Perkembangan Kota di Indonesia.
  5. Istanabi . Tendra . (2015). “Hubungan Urban Compactness dengan pola pergerakan penduduk kawasan Kota Surakarta.” Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota Fakultas Teknik UNS, Surakarta
  6. Kusumantoro, I. P. (2007). Menggagas Bentuk Ruang Kota Alternatif: Upaya Mereduksi Intensitas Pergerakan Lalu Lintas Kota. Online. Vol. 18, No. 3
  7. Khaerunnisa. syifa. hapsari. (2016). “hubungan Urban Compactness dengan happiness index pada segmen ruang di kawasan perkotaan yogyakarta.” program studi departemen arsitektur dan perencanaan fakultas teknik universitas gadjah. Yogyakarta.
  8. Roychansyah, M. S. (2012). Pembangunan Infrastruktur Hijau Berorientasi Kampung (KOGID): Karakteristik, Model Aplikasi, dan Strategi Implementasi Atribut Kota Kompak di Permukiman Kampung Kota. Tahun ke-2. Yogyakarta. LPPM UGM.
  9. Wicaksono, Agus Dwi. (2013). “Perumusan Konsep Peningktan Efektifitas Urban Compactness di Kota Surabaya”. Desertasi Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya.
  10. Xie, Yongqing. (2010). "Urban Compaction and Its Impact on Urban Development in China A Chase Study of Beijing”. University Of Hongkong.