skip to main content

Memahami Perkembangan Kota Melalui Urban Morphology

*Diana Ayudya orcid  -  Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan, Universitas Gadjah Mada, Sleman, Indonesia
Ikaputra Ikaputra orcid  -  Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan, Universitas Gadjah Mada, Sleman, Indonesia

Citation Format:
Abstract
Tujuan dari kajian ini adalah membangun suatu pemahaman mengenai peran urban morphology dalam mengamati dan mengkaji perkembangan kota. Banyak sekali isu dalam perencanaan dan perancangan kota, khususnya mengenai bentuk fisik kota dan perubahan yang terjadi. Morfologi sebuah kota sebagai formasi obyek bentuk kota akan selalu berubah, karena merefleksikan kehidupan masyarakat kota yang akhirnya akan merubah kehidupan sosial dan ekonomi masyarakatnya. Sebagai sebuah cabang ilmu perkotaan, Urban Morphology mengkaji seluruh aspek, baik fisik maupun non fisik, dari ekspresi bentuk keruangan kota. Dengan memahami Morfologi Kota, gambaran fisik arsitektural kota yang berkaitan dengan sejarah, pembentukan, perkembangan, dan kondisi masyarakatnya akan didapatkan. Studi literatur di dalam kajian ini dilakukan melalui sebuah proses, yaitu membahas pengertian masing-masing kata pembentuk Urban Morphology hingga menemukan parafrasenya untuk membangun pemahaman. Didapatkan bahwa Urban Morphology berperan dalam mengetahui apa yang ada di balik isu-isu perkembangan kota; perubahan bentuk kota secara historis-geografis, struktural, fungsional, maupun visual. Lebih lanjut, Urban Morpfology berperan untuk mengetahui tipe, pola, kondisi fisik, keruangan, dan elemen-elemen pembentuk kota yang berperan dalam perkembangan kota.
Fulltext
Keywords: Urban, Morphology, Urban Morphology, Perkembangan Kota, Morfologi Kota
Funding: Universitas Gajah Mada under contract MU123123

Article Metrics:

  1. Afwanwo, E. (2015). A Political Economy of Policing in Nigeria Volume 2. Aboki Publishers, 2, 31–43
  2. Birkhamshaw, A. J., & Whitehand, J. W. R. (2012). Conzenian urban morphology and the character areas of planners and residents. Urban Design International, 17(1), 4–17. https://doi.org/10.1057/udi.2011.22
  3. Branch, M. C. (1996). Perencanaan Kota Komprehensif. In Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. Yogyakarta
  4. Cambridge Dictionary. (2020). https://dictionary.cambridge.org/dictionary/english/urban
  5. Carmona, M., Tiesdell, S., Heath, T., & Oc, T. (2003). Public Places, Urban Spaces: The Dimensions of Urban Design. In London: Architectural Press is an imprint of Elsevier (Vol. 44, Issue 8). https://doi.org/10.1088/1751-8113/44/8/085201
  6. Catanese, A. J. S. J. C. (1979). Introduction to Urban Planning. In New York: Mc Graw-Hill (p. 334)
  7. Collins Online Dictionary. (n.d.). https://www.collinsdictionary.com/dictionary/english/urban
  8. Cowan, R. (2005). The Dictionary of Urbanism. In Tisbury: Streetwise Press
  9. Djokić, V. (2009). Morphology and Typology as a Unique Discourse of Research. SAJ : Serbian Architectural Journal, 2009, 1, 2, 107–130
  10. Doxiadis, C. A. (1968). Ekistics: An Introduction to The Science of Human Settlements. In Oxford University Press
  11. Gauthier, P., & Gilliland, J. (2006). Mapping urban morphology: A classification scheme for interpreting contributions to the study of urban form. In Urban Morphology (Vol. 10, Issue 1)
  12. Heryanto, B. (2011). Roh dan Citra Kota: Peran Perancangan Kota sebagai Kebijakan Publik. Brilian Internasional
  13. Jackson, J. B. (1984). Discovering the Vernacular Landscape. In New Haven: Yale University Press
  14. Lynch, K. (1988). The Image of the City. In Urban Affairs Quarterly (Vol. 24, Issue 1). The M.I.T. Press. https://doi.org/10.1177/004208168802400104
  15. Marshall, S., & Caliskan, O. (2011). A Joint Framework for Urban Morphology and Design. Built Environment, 37. https://doi.org/10.2148/benv.37.4.409
  16. Marshall, S., & Çalişkan, O. (2011). A joint framework for urban morphology and design. Built Environment, 37(4), 409–426. https://doi.org/10.2148/benv.37.4.409
  17. Moudon, A. V. (1997). Urban Morphology as an emerging interdisciplinary field. International Seminar on Urban Form, 1(1), 3–10. https://doi.org/10.1111/j.1469-8137.1956.tb05265.x
  18. Oliveira, V. (2016). Urban Morphology: An Introduction to the Study of the Physical Form of Cities. https://doi.org/10.1007/978-3-319-32083-0
  19. Pencarian - KBBI Daring. (2016)
  20. Rapoport, A. (1983). The Meaning of the Built Environment: A Nonverbal Communication Approach. In U.S.A: Sage Publications-Beverly Hill
  21. Rossi, A. (1982). The architecture of the City. In New York: MIT Press (Vol. 11, Issue 3). https://doi.org/10.1108/eb005618
  22. Steadman, J. P. (1983). Architectural Morphology: An Introduction to the Geometry of Building Plans. In London: Pion limited
  23. Wahl, D. C. (2017). Design and Planning for People in Place: Sir Patrick Geddes (1854–1932) and the Emergence of Ecological Planning, Ecological Design, and Bioregionalism | by Daniel Christian Wahl | Medium
  24. Whitehand, J. W. R. (2007). Conzenian urban morphology and urban landscapes. 6 Th International Space Syntax Symposium, ii-1-ii–9. http://www.spacesyntaxistanbul.itu.edu.tr/papers/invitedpapers/Jeremy_whitehand.pdf
  25. Zahnd, M. (1999). Perancangan kota secara terpadu: teori perancangan kota dan penerapannya. In Yogyakarta: Penerbit Kanisius

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.