skip to main content

Analisis Spasial Urban Heat Island berdasarkan Metrik Indeks Stres Termal (IST) di Kelurahan Pulogebang

*Fadli Ramadhani  -  Department of Physics Education, Universitas Negeri Jakarta, Jl. R.Mangun Muka Raya No.11, Rawamangun, Jakarta Timur, Indonesia 13220 | Universitas Negeri Jakarta, Indonesia
Adila Rahma Fauziyah  -  Universitas Negeri Jakarta, Indonesia
Esmar Budi orcid scopus  -  Universitas Negeri Jakarta, Indonesia

Citation Format:
Abstract
Urbanisasi masif di Jakarta Timur memicu fenomena Urban Heat Island (UHI) yang mengancam kesehatan publik dan meningkatkan konsumsi energi. Metode konvensional berbasis Suhu Permukaan Darat (LST) rata-rata sering gagal mengidentifikasi zona kritis karena cenderung menyoroti anomali sesaat, bukan area dengan akumulasi panas yang signifikan secara statistik. Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, penelitian ini memiliki tiga tujuan utama: (1) memperkenalkan metrik Indeks Stres Termal (IST) sebagai pendekatan berbasis z-score pada data LST grid 300×300 m dari citra Landsat 8; (2) mengevaluasi efektivitas metrik tersebut dalam mendeteksi zona kritis; dan (3) membandingkan hasilnya dengan metode klasifikasi LST konvensional serta teknik analisis hotspot spasial Getis-Ord Gi*. Proses analisis meliputi ekstraksi LST dan Normalized Difference Vegetation Index (NDVI), analisis zonal statistik, serta klasifikasi zona termal. Metrik IST dihitung melalui transformasi z-score untuk mengidentifikasi sel yang secara statistik menyimpang signifikan dari rata-rata suhu lokal. Hasil menunjukkan perbedaan substansial: metode klasifikasi LST rata-rata (kuartil) mengidentifikasi 24 sel (24,7%) sebagai 'Kritis', sedangkan IST jauh lebih presisi dengan hanya mendeteksi 5 sel (5,2%) sebagai anomali panas ekstrem. Analisis Getis-Ord Gi* tidak menemukan hotspot signifikan pada skala mikro, yang mengonfirmasi keunggulan IST dalam mendeteksi zona stres termal yang terlewat oleh metode spasial konvensional. Temuan akhir menunjukkan adanya korelasi negatif kuat antara LST dan NDVI (r = -0,7572; p < 0,01), yang menegaskan bahwa metrik IST merupakan indikator yang paling adaptif dan akurat dalam merepresentasikan intensitas fenomena heat island di tingkat lokal.

Note: This article has supplementary file(s).

Fulltext |  Research Instrument
Supplementary Material – Analysys With Python NDVI and LST, IST
Subject NDVI; LST; Urban Heat Island; Pulogebang; Python; Geospatial Analysis
Type Research Instrument
  Download (8MB)    Indexing metadata
Email colleagues
Keywords: Urban Heat Island, Indeks Stres Termal, LST, NDVI, Zona Kritis

Article Metrics:

  1. Amelia, S., Rizal, Y., & Repi, R. (2025). Pemanfaatan green roof sebagai ruang terbuka hijau pada redesain Fakultas Teknik Universitas Lancang Kuning. Arsitekno, 12(1), 36–46. https://doi.org/10.29103/arj.v12i1.18524
  2. Anselin, L. (1995). Local indicators of spatial association—LISA. Geographical Analysis, 27(2), 93–115. https://doi.org/10.1111/j.1538-4632.1995.tb00338.x
  3. Asnawi, N. H., Lam, K. C., Rose, R. A. C., Widiawaty, M. A., Dede, M., & Muhammad, F. N. (2024). Impacts of urban land use and land cover changes on land surface temperature in Kuala Lumpur, Malaysia. Geografia-Malaysian Journal of Society and Space, 20(1), 99–120. https://doi.org/10.17576/geo-2024-2001-07
  4. Badan Pusat Statistik Kota Jakarta Timur. (2024). Kecamatan Cakung dalam angka 2024. Jakarta: BPS Kota Jakarta Timur
  5. Carolin, V., & Kurniati, E. (2025). Tantangan pembangunan perkotaan terhadap urbanisasi, kemacetan di Jakarta: Analisis permasalahan dan solusi. Jurnal Ilmu Ekonomi, 4(1), 252–273. https://doi.org/10.59827/jie.v4i1.222
  6. Darlina, S. P., Sasmito, B., & Yuwono, B. D. (2018). Analisis fenomena urban heat island serta mitigasinya (Studi kasus: Kota Semarang). Jurnal Geodesi Undip, 7(3), 77–87. https://doi.org/10.14710/jgundip.2018.21223
  7. Depari, A. S., Mustofa, U., Rumengan, S. F., & Santoso, M. P. (2024). Perancangan smart vertical garden sebagai strategi meningkatkan ruang hijau dan kenyamanan termal: Designing smart vertical gardens as a strategy to enhance green spaces and thermal comfort. Jurnal Seni dan Reka Rancang: Jurnal Ilmiah Magister Desain, 7(3), 361–378. https://doi.org/10.25105/jsrr.v7i3.21631
  8. Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta. (2023). Laporan luas ruang terbuka hijau per kecamatan. Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta
  9. Dzulfikliana, M. R., & Nugroho, H. (2023). Pengaruh indeks vegetasi dan suhu permukaan tanah terhadap NO₂ menggunakan Google Earth Engine (Studi kasus: Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat). Seminar Nasional dan Diseminasi Tugas Akhir FTSP Series 2023. Institut Teknologi Nasional Bandung
  10. Fang, Q., Liu, C., Ren, Z., Fu, Y., Fan, H., Wang, Y., et al. (2024). Spatiotemporal analysis of surface urban heat island dynamics in Central Yunnan city cluster. Sustainability, 16(11), 4819. https://doi.org/10.3390/su16114819
  11. Getis, A., & Ord, J. K. (1992). The analysis of spatial association by use of distance statistics. Geographical Analysis, 24(3), 189–206. https://doi.org/10.1111/j.1538-4632.1992.tb00261.x
  12. Irawati, D., Noviani, R., & Rindarjono, M. G. (2023, May). Effect of urban development on urban heat island in Depok Subdistrict, Sleman Regency, Yogyakarta. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1180(1), 012021. IOP Publishing. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1180/1/012021
  13. Jiménez-Muñoz, J. C., Sobrino, J. A., Skoković, D., Mattar, C., & Cristóbal, J. (2014). Land surface temperature retrieval methods from Landsat-8 thermal infrared sensor data. IEEE Geoscience and Remote Sensing Letters, 11(10), 1840–1843. https://doi.org/10.1109/LGRS.2014.2312032
  14. Khamchiangta, D., & Dhakal, S. (2020). Time series analysis of land use and land cover changes related to urban heat island intensity: Case of Bangkok Metropolitan Area in Thailand. Journal of Urban Management, 9(4), 383–395. https://doi.org/10.1016/j.jum.2020.09.001
  15. Larasati, A. P., Rahman, B., & Kautsary, J. (2022). Pengaruh perkembangan perkotaan terhadap fenomena pulau panas (urban heat island). Jurnal Kajian Ruang, 2(1), 35–58. https://jurnal.unissula.ac.id/index.php/kr/article/download/20469/6794
  16. Lillesand, T., Kiefer, R. W., & Chipman, J. (2015). Remote sensing and image interpretation (7th ed.). John Wiley & Sons
  17. Meng, F., Qi, L., Li, H., Yang, X., & Liu, J. (2024). Spatiotemporal evolution and influencing factors of heat island intensity in the Yangtze River Delta urban agglomeration based on GEE. Atmosphere, 15(9), 1080. https://doi.org/10.3390/atmos15091080
  18. Mitchell, A. (1999). The ESRI guide to GIS analysis. ESRI Press
  19. Mujahid, H. I., & Irawan, L. Y. (2025). Identifikasi urban heat island (UHI) melalui teknologi penginderaan jauh di Provinsi DKI Jakarta tahun 2023. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan, 12(1), 117–126. https://doi.org/10.21776/ub.jtsl.2025.012.1.12
  20. Mulyana, N. F., Usman, F., & Hasyim, A. W. (2023). Pengaruh perubahan tutupan lahan terhadap perubahan suhu permukaan di kawasan perkotaan Karawang. Planning for Urban Region and Environment Journal (PURE), 12(1), 77–84
  21. Oke, T. R. (1982). The energetic basis of the urban heat island. Quarterly Journal of the Royal Meteorological Society, 108(455), 1–24. https://doi.org/10.1002/qj.49710845502
  22. Ord, J. K., & Getis, A. (1995). Local spatial autocorrelation statistics: Distributional issues and an application
  23. Geographical Analysis, 27(4), 286–306. https://doi.org/10.1111/j.1538-4632.1995.tb00912.x
  24. Pal, S., & Ziaul, S. (2017). Detection of land use and land cover change and land surface temperature in English Bazar urban centre. Egyptian Journal of Remote Sensing and Space Sciences, 20(1), 125–145. https://doi.org/10.1016/j.ejrs.2016.11.003
  25. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. (2012). Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 1 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah 2030. Jakarta: Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta
  26. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. (2022). Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 31 Tahun 2022 tentang Rencana Detail Tata Ruang Wilayah Perencanaan Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Jakarta: Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta
  27. Rasyid, H. J. (2023). Evaluasi lanskap taman atap apartemen Vida View Makassar berdasarkan konsep green roof (Doctoral dissertation, Universitas Hasanuddin)
  28. Rizal, R. (2017). Analisis kualitas lingkungan. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pembangunan
  29. Nasional “Veteran” Jakarta
  30. Santamouris, M. (2020). Recent progress on urban overheating and heat island research: Integrated assessment of the energy, environmental, vulnerability and health impact. Synergies with the global climate change. Energy and Buildings, 207, 109482. https://doi.org/10.1016/j.enbuild.2019.109482
  31. Santamouris, M., Paolini, R., Haddad, S., Synnefa, A., Garshasbi, S., Hatvani-Kovacs, G., Gobakis, K., Yenneti, K., Vasilakopoulou, K., Feng, J., Gao, K., Papangelis, G., Dandou, A., Methymaki, G., Portalakis, P., & Tombrou, M. (2020). Heat mitigation technologies can improve sustainability in cities: An holistic experimental and numerical impact assessment of urban overheating and related heat mitigation strategies on energy consumption, indoor comfort, vulnerability and heat-related mortality and morbidity in cities. Energy and Buildings, 217, 110002. https://doi.org/10.1016/j.enbuild.2020.110002
  32. Sobremonte-Maglipon, P. A., Olfato-Parojinog, A., Almadrones-Reyes, K. J., Limbo-Dizon, J. E., & Dagamac, N. H. A. (2024). Tracking the temporal changes in land surface temperature, vegetation, and built-up patterns in Rizal Province, Philippines using Landsat imagery. Geoplanning, 11(1), 71–84. https://doi.org/10.14710/geoplanning.11.1.71-84
  33. Tukey, J. W. (1977). Exploratory data analysis (Vol. 2, pp. 131–160). Addison-Wesley
  34. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. (2012). Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 1 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah 2030. Jakarta: Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta
  35. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. (2022). Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 31 Tahun 2022 tentang Rencana Detail Tata Ruang Wilayah Perencanaan Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Jakarta: Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta
  36. Putra, C. D. W., Nucifera, F., & Astuti, S. T. (2022). Distribusi spasial dan temporal urban heat island dan penggunaan lahan di wilayah perkotaan Yogyakarta tahun 1999–2019. Jurnal Geografi, Edukasi dan Lingkungan, 6(1), 1–16. https://doi.org/10.22236/jgel.v6i1.7785
  37. Wati, T., & Fatkhuroyan. (2017). Analisis tingkat kenyamanan di DKI Jakarta berdasarkan indeks THI (temperature humidity index). Jurnal Ilmu Lingkungan, 15(1), 57–63. https://doi.org/10.14710/jil.15.1.57-63
  38. World Health Organization. (2021). Urban green space interventions and health: A review of impacts and effectiveness. WHO. https://www.who.int/publications/i/item/9789240029249
  39. Yin, C. L., Meng, F., & Yu, Q. R. (2020). Calculation of land surface emissivity and retrieval of land surface temperature based on a spectral mixing model. Infrared Physics & Technology, 108, 103333. https://doi.org/10.1016/j.infrared.2020.103333
  40. Zhao, L., Lee, X., Smith, R., et al. (2014). Strong contributions of local background climate to urban heat islands. Nature, 511, 216–219. https://doi.org/10.1038/nature13462

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2026-04-19 21:39:27

No citation recorded.