EKSTRAKSI KONTINYU DENGAN SIMULASI BATCH TIGA TAHAP ALIRAN LAWAN ARAH: PENGAMBILAN MINYAK BIJI ALPUKAT MENGGUNAKAN PELARUT N-HEXANE DAN ISO PROPIL ALKOHOL

*Bambang Pramudono  -  Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik UNDIP Semarang, Indonesia
Septian Ardi Widioko  -  Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik UNDIP Semarang
Wawan Rustyawan  -  Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik UNDIP Semarang, Indonesia
Published: 19 Apr 2008.
Open Access

Citation Format:
Article Info
Section: Research Article
Language: EN
Statistics: 1561 2107
Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengkaji rendemen dan selektivitas dari ekstraksi biji alpukat dengan pelarut n-hexane dan isopropyl alcohol (IPA). Ekstraksi dilakukan dengan sistem kontinyu simulasi batch bertahap tiga aliran lawan arah pada temperatur 82 oC (untuk pelarut n- hexane) dan 69 oC (untuk pelarut IPA), selama 2 jam dengan perbandingan bahan dan pelarut sebesar 20 gr/250 gr. Rendemen yang diperoleh pada penggunaan n-hexane dan IPA sebesar 18,69 % dan 17,87 %. Kedua minyak yang dihasilkan baik dari penggunaan n-hexane maupun IPA memenuhi spesifikasi minyak biji alpukat. Dari besarnya rendemen yang diperoleh menunjukkan bahwa secara kuantitatif  pelarut n-hexane lebih baik daripada IPA, tetapi dari segi kualitatif (kandungan impuritas) pelarut IPA lebih baik daripada n-hexane.

Keywords: biji alpukat, ekstraksi, rendemen, solven

Article Metrics: