Pemanfaatan Air Asam Tambang Dalam Teknik Elektrokinetik Untuk Menurunkan Kadar Logam Berat Bahan Timbunan Bekas Tambang

*D. T. Suryaningratyas -  , Indonesia
F. Firosya -  , Indonesia
Darmawan darmawan -  , Indonesia
Published: 19 Jun 2017.
Open Access Copyright (c) 2017 REAKTOR
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Citation Format:
Article Info
Section: Research Article
Language: INDONESIA
Full Text:
Statistics: 538 879
Abstract

Teknik elektrokinetik merupakan salah satu teknik remediasi tanah atau bahan lain yang terkontaminasi logam berat. Teknik ini dikembangkan terutama untuk mengatasi lokasi-lokasi yang terkontaminasi logam berat dalam level yang cukup tinggi. Prinsip dasar teknik ini adalah dengan memberikan arus searah pada bahan yang terkontaminasi dengan menggunakan elektroda (katoda dan anoda) pada tegangan rendah. Penggunaan air asam tambang (AAT) sebagai larutan elektrolit pada percobaan laboratorium  untuk mengurangi kandungan logam berat pada bahan timbunan bekas tambang telah dilakukan. Penambahan asam cenderung meningkatkan efektivitas teknik ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik elektrokinetik dapat digunakan untuk menurunkan kandungan logam berat (Fe, Cu, Pb, dan Mn) lebih dari 6% sampai 90% dari kandungan semula. Penggunaan air asam tambang sebagai elektrolit tidak menunjukkan hasil yang berbeda nyata dengan penggunaan air sebagai elektrolit. Akan tetapi untuk aplikasi di lapang, pemanfaatan asam tambang yang telah tersedia  di daerah pertambangan akan lebih efisien digunakan dibandingkan dengan menggunakan air bersih.

Kata kunci : air asam tambang, kontaminasi, logam berat, remediasi, teknik elektrokinetik

Keywords
air asam tambang, kontaminasi, logam berat, remediasi, teknik elektrokinetik

Article Metrics: