PEMBUATAN AYAKAN MOLEKULER BERBASIS KARBON UNTUK PEMISAHAN N2/O2 DARI PIROLISIS RESIN PHENOL FORMALDEHYDE

*Imam Prasetyo  -  Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, UGM, Indonesia
Rochmadi Rochmadi  -  Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, UGM, Indonesia
Endro Wahyono  -  Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, UGM, Indonesia
Published: 7 Jun 2010.
Open Access

Citation Format:
Article Info
Section: Research Article
Language: EN
Statistics: 914 1512
Abstract

Proses pemisahan campuran gas dengan menggunakan carbon molecular sieve (CMS) atau ayakan molekuler berbasis karbon merupakan teknologi proses pemisahan yang mulai banyak diterapkan di dalam industri kimia. Dalam penelitian ini, CMS untuk pemisahan N2 dari udara dibuat dari pirolisis bahan polimer sintetis yaitu resin phenol formaldehyde (PF). Prekursor yang berupa resin tersebut dipanaskan dalam retort pada suhu 400-950oC selama 0,5-3 jam yang disertai dengan pengaliran gas N2 ke dalam retort dengan laju 100 mL/jam. Dengan proses pirolisis, atom-atom non-karbon penyusun bahan polimer akan terurai dan menguap sehingga hanya menyisakan arang karbon dengan struktur kerangka atom karbon yang sesuai dengan struktur kerangka dasar rantai polimer. Kemudian karbon hasil prolisis tersebut dipanaskan lebih lanjut pada suhu 750-950oC sambil dialiri gas CO2 selama 1 jam. Pada kondisi ini karbon akan mengalami proses gasifikasi parsial sehingga terbentuk karbon dengan porositas tinggi. Melalui rekayasa proses polimerisasi dan karbonisasi dihasilkan material karbon berpori yang mayoritas porinya adalah mikropori dengan ukuran pori efektif < 2 nm yang dapat dikategorikan sebagai CMS yang dapat dipergunakan untuk memisahkan campuran gas N2-O2.  Pada penelitian ini dihasilkan CMS dengan selektifitas kinetis DN2/DO2 sekitar 3.

Keywords: Carbon Molecular Sieve, pirolisa, resin Phenol Formaldehyde

Article Metrics: