PENGARUH WAKTU DEALUMINASI DAN JENIS SUMBER ZEOLIT ALAM TERHADAP KINERJA H-ZEOLIT UNTUK PROSES DEHIDRASI ETANOL

*Widayat Widayat -  Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Diponegoro Semarang Jl. Prof Sudarto, SH Tembalang 50239, Indonesia
Achmad Roesyadi -  Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Jl. Arief Rahman Hakim Kampus Sukolilo Surabaya, Indonesia
Muhammad Rachimoellah -  Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Jl. Arief Rahman Hakim Kampus Sukolilo Surabaya, Indonesia
Published: 3 Jun 2010.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Research Article
Language: EN
Full Text:
Statistics: 986 1869
Abstract

Katalis H-zeolit telah disintesa dari zeolit alam. Proses pembuatan katalis meliputi tahap proses pelakuan kimia, penyaringan dan pencucian, pengeringan dan proses kalsinasi. Penelitian ini bertujuan mempelajari waktu dan sumber bahan baku terhadap karakteristik katalis yang meliputi perbandingan Si/Al, X ray Diffraction (XRD) dan luas permukaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kimia menyebabkan penurunan kadar CaO, MgO dan Na2O karena melarut dalam asam klorida. Perbandingan Si/Al juga menurun dengan meningkatnya waktu operasi dan nilai Si/Al tertinggi pada waktu perlakuan kimia 7 jam. Hasil analisa XRD dari produk katalis tidak dipengaruhi oleh waktu. Luas permukaan spesifik dan volume total pori bernilai tertinggi pada waktu operasi 10 jam sebesar 184,52 m2/gram dan volume total pori 108,243 x 10-3 cc/gram. Hasil uji katalitik menunjukkan bahwa katalis KZ A dan KZ B dapat digunakan untuk proses dehidrasi etanol, yang ditunjukkan adanya produk DiEtil Eter pada proses dehidrasi. Yield DiEtil Eter terbaik diperoleh untuk katalis zeolit KZ A 10 yaitu sebesar 1,78% dan KZ B 15 sebesar 0,28%.

Keywords
konversi etanol, luas permukaan dan kristalitas, perbandingan Si/Al, waktu, yield DiEtil Eter

Article Metrics: