KARAKTERISTIK INTERAKSI MEMBRAN-FOULANT DAN FOULANT-FOULANT SEBAGAI DASAR PENGENDALIAN FOULING

*Heru Susanto -  Membrane Research Center, Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Diponegoro Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Telp. (024) 7460058, Fax. (024) 76480675, Indonesia
Asteria Apriliani Susanto -  Membrane Research Center, Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Diponegoro Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Telp. (024) 7460058, Fax. (024) 76480675, Indonesia
I Nyoman Widiasa -  Membrane Research Center, Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Diponegoro Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Telp. (024) 7460058, Fax. (024) 76480675, Indonesia
Published: 5 Mar 2012.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Research Article
Language: EN
Full Text:
Statistics: 947 1235
Abstract

THE CHARACTERISTICS OF MEMBRANE-FOULANT AND FOULANT-FOULANT INTERACTIONS AS THE BASIS FOR CONTROL OF FOULING. Industrial membrane applications for solid liquid and liquid-liquid filtration are limited by fouling and concentration polarization. Because fouling significantly reduces the membrane performance and often changes the membrane selectivity, efforts to overcome the fouling problem are very important from practical applications point of view. This paper presents the basic knowledge required to control fouling and recent development in fouling control including the method developed by the author. Control of fouling can be done by (i) commercial membrane modification (post modification) by photo-graft polymerization, (ii) modification by polymer blending during membrane manufacturing and (iii) integration of a pretreatment into membrane processes. The results showed that all the developed methods can significantly reduce the resulting fouling; however, none of the method could totally remove the occurring fouling. The understanding of the membrane-foulant and foulant-foulant interactions is the key to success in control of fouling.

Aplikasi teknologi membran untuk pemisahan padat cair di  berbagai industri dibatasi oleh peristiwa fouling yang menyebabkan penurunan laju produk dan perubahan selektifitas membran. Oleh karena itu, pengendalian fouling merupakan upaya yang mutlak harus dilakukan. Makalah ini mempresentasikan pengetahuan dasar yang diperlukan untuk pengendalian fouling dan perkembangan terkini dalam pengendalian fouling termasuk hasil-hasil yang telah dikembangkan oleh penulis. Pengendalian fouling dilakukan dengan (i) modifikasi membran komersial (post modification) menggunakan metode photo-grafting, (ii) modifikasi dengan pencampuran polimer selama proses pembuatan (polymer blend) dan (iii) integrasi unit perlakuan awal (pre-treatment) dengan proses membran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesemua metode yang dikembangkan dapat mengurangi terjadinya fouling secara signifikan. Namun, tidak ada satu pun metode yang dapat mengurangi fouling dengan sempurna. Pemahaman terhadap interaksi membran-foulant dan foulant-foulant merupakan kunci sukses dalam pengendalian fouling.

Keywords
pengendalian fouling; foulant; membran; modifikasi membran

Article Metrics: