Analisa FEM pada Desain Botol Plastik Kemasan yang dapat Digunakan Ulang sebagai Bahan Konstruksi Bangunan

*Norman Iskandar -  Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Muhammad Ikhsan -  Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Muhammad Iqbal Mudzakky -  Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Daniel Dwi Putra Wibowo -  Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 7 Nov 2018; Published: 7 Nov 2018.
Open Access Copyright (c) 2018 ROTASI
Citation Format:
Abstract
Pada penelitian ini, kami membuat sebuah desain botol plastik baru yang dapat digunakan kembali (Reusable Bottle) yang bernama Rubicks v. 2.1 dengan beberapa peningkatan fungsional pada desain botol yang berfungsi untuk menambah kekuatan statik saat badan botol tersebut diberi gaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisa desain botol tersebut sampai titik luluh atau sampai plastis. Metode yang digunakan pada panelitian ini adalah Metode Elemen Hingga (MEH). Pada peneitian ini, digunakan sepuluh variasi gaya yang diberikan pada permukaan muka botol dari 200 N sampai 2000 N. Didapatkan hasil dan analisa bahwa deformasi total yang paling rendah sebesar 0.22 mm dan deformasi total terbesar yang dihasilkan adalah 2.25 mm. Tegangan geser maksimum, memiliki nilai paling kecil saat botol diberikan gaya sebesar 200 N yaitu 3.66 MPa. Sedangkan tegangan geser maksimum paling besar yaitu ketika botol diberikan gaya sebesar 2000 N, yaitu 36.65 MPa. Faktor keamanan paling efektif ditentukan ketika botol tersebut memiliki faktor keamanan lebih besar atau sama dengan 1. Gaya yang mampu diberikan pada desain botol plastik Rubicks v. 2.1 adalah sebesar 1700 N.
Keywords
Botol; Gaya; MEH; Deformasi; Faktor Keamanan; Tegangan Geser Maksimum

Article Metrics: