EFEK PENGGUNAAN FLY ASH SEBAGAI BAHAN CETAKAN PADA PROSES PENGECORAN BESI DITINJAU DARI KEKERASAN DAN STRUKTUR MIKRO

*Tony Prahasto -  Staf pemgajar jurusan teknik mesin FT-UNDIP, Indonesia
Sugiyanto Sugiyanto -  Staf pengajar jurusan teknik mesin FT-UNDIP, Indonesia
Published: .
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles research
Language: EN
Full Text:
Statistics: 95 247
Abstract
Kandungan silika yang dominan pada fly ash memungkinkan untuk menggunakan fly ash sebagai bahan cetakan
pada proses pengecoran logam karena sifat silika yang mampu menahan temperatur yang tinggi. Untuk mengetahui
kemungkinan tersebut maka perlu dilakukan penelitian tentang penggunaan fly ash sebagai bahan pembuat cetakan
pada pengecoran logam.
Pada penelitian ini, logam yang digunakan untuk proses pengecoran adalah besi non paduan. Penelitian
bertujuan untuk mengetahui pengaruh cetakan berbahan fly ash terhadap tingkat kekerasan dan struktur mikro besi
cor. Unsur silika pada fly ash diharapkan mampu menurunkan tingkat kekerasan pada permukaan benda coran
sehingga dapat mempermudah dalam proses permesinan. Selain itu ukuran butir fly ash lebih kecil daripada pasir
sehingga akan membuat permukaan benda coran lebih halus.
Untuk mengetahui tingkat kekerasan besi cor yang dicetak menggunakan fly ash maka dilakukan pengujian
kekerasan. Sedangkan untuk mengetahui struktur mikro besi cor maka dilakukan pengujian mikrografi. Dari kedua
pengujian tersebut diketahui bahwa kekerasan dan struktur mikro besi cor cetakan fly ash dengan komposisi: fly
ash(FA) 100, semen 25% FA dan air 8% FA , sama dengan besi cor hasil cetakan pasir silika.

Article Metrics: