BibTex Citation Data :
@article{IJFST78633, author = {Sukardi Sukardi and Christofel Pale}, title = {PENDUGAAN POTENTIAL FISHING GROUND IKAN MADIDIHANG DI PERAIRAN SELATAN SIKKA MENGGUNAKAN MODEL GAM BERBASIS DATA PENGINDERAAN JAUH}, journal = {Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology}, volume = {22}, number = {1}, year = {2026}, keywords = {Madidihang; Potential Fishing Groung; GAM; Penginderaan Jauh; Selatan Sikka}, abstract = { Ikan madidihang ( Thunnus albacares ) merupakan komoditas penting dalam sektor perikanan tangkap di Indonesia, terutama di Nusa Tenggara Timur, yang memiliki nilai ekonomi dan sosial yang tinggi. Kelimpahan ikan ini dipengaruhi oleh kondisi lingkungan laut, seperti suhu permukaan laut (SPL) dan konsentrasi klorofil-a (CHL). Kondisi oseanografi ini berhubungan langsung dengan produktivitas primer dan distribusi ikan, yang penting untuk pengelolaan sumber daya perikanan secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara parameter oseanografi (SPL dan CHL) dengan kelimpahan ikan madidihang di perairan selatan Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Penelitian dilakukan pada April–Juli 2025, dengan menggunakan data penginderaan jauh berbasis satelit yang digabungkan dengan data observasi lapangan. Analisis dilakukan dengan Model Generalized Additive Model (GAM) dengan formula GAM ~ s(SPL) + s(CHL) untuk menguji pengaruh non-linear antara variabel oseanografi dan kelimpahan ikan. Hasil menunjukkan bahwa SPL dan CHL berpengaruh signifikan dengan p = 0,01685 (SPL) dan p = 0,00413 (CHL). Nilai edf = 1,000 untuk SPL menunjukkan hubungan hampir linear, sedangkan edf = 1,812 untuk CHL menunjukkan hubungan non-linear. Model ini menghasilkan AIC = 1243,599, R² (adj) = 0,0604, dan Deviance Explained = 7,61%, menunjukkan kecocokan model yang baik. Pemetaan spasial menunjukkan zona potensial penangkapan ikan tertinggi terjadi pada Juni–Juli, dipengaruhi oleh aktivitas upwelling. Kondisi optimal penangkapan ditemukan pada SPL 27,5–28,5°C dan CHL 0,1–0,5 mg/m³. }, issn = {2549-0885}, pages = {19--27} doi = {10.14710/ijfst.22.1.19-27}, url = {https://ejournal.undip.ac.id/index.php/saintek/article/view/78633} }
Refworks Citation Data :
Ikan madidihang (Thunnus albacares) merupakan komoditas penting dalam sektor perikanan tangkap di Indonesia, terutama di Nusa Tenggara Timur, yang memiliki nilai ekonomi dan sosial yang tinggi. Kelimpahan ikan ini dipengaruhi oleh kondisi lingkungan laut, seperti suhu permukaan laut (SPL) dan konsentrasi klorofil-a (CHL). Kondisi oseanografi ini berhubungan langsung dengan produktivitas primer dan distribusi ikan, yang penting untuk pengelolaan sumber daya perikanan secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara parameter oseanografi (SPL dan CHL) dengan kelimpahan ikan madidihang di perairan selatan Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Penelitian dilakukan pada April–Juli 2025, dengan menggunakan data penginderaan jauh berbasis satelit yang digabungkan dengan data observasi lapangan. Analisis dilakukan dengan Model Generalized Additive Model (GAM) dengan formula GAM ~ s(SPL) + s(CHL) untuk menguji pengaruh non-linear antara variabel oseanografi dan kelimpahan ikan. Hasil menunjukkan bahwa SPL dan CHL berpengaruh signifikan dengan p = 0,01685 (SPL) dan p = 0,00413 (CHL). Nilai edf = 1,000 untuk SPL menunjukkan hubungan hampir linear, sedangkan edf = 1,812 untuk CHL menunjukkan hubungan non-linear. Model ini menghasilkan AIC = 1243,599, R² (adj) = 0,0604, dan Deviance Explained = 7,61%, menunjukkan kecocokan model yang baik. Pemetaan spasial menunjukkan zona potensial penangkapan ikan tertinggi terjadi pada Juni–Juli, dipengaruhi oleh aktivitas upwelling. Kondisi optimal penangkapan ditemukan pada SPL 27,5–28,5°C dan CHL 0,1–0,5 mg/m³.
Article Metrics:
Last update:
Last update: 2026-02-05 14:22:54
Authors who submit manuscripts do so with the understanding that, if accepted for publication, the copyright of the article will be transferred to Saintek Perikanan: Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, Diponegoro University as the journal publisher. The copyright includes the rights to reproduce and distribute the article in all forms and media, including reprints, photographs, microfilm, and similar reproductions, as well as translations.
Articles published in this journal are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0). This license allows others to use, share, adapt, and redistribute the material in any medium or format, provided appropriate credit is given to the original author(s) and the journal, and that any derivative works are distributed under the same license.
Saintek Perikanan: Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, Universitas Diponegoro, and the editors make every effort to ensure the accuracy of all data, opinions, and statements published in the journal. However, the content of each article and advertisement published in Saintek Perikanan is the sole responsibility of the respective authors and advertisers.
View My Stats