Perbandingan Karakteristik Lempung Kasongan dan Godean Sebagai Bahan Baku Industri Gerabah Kasongan

*Tri Winarno  -  Program Studi Teknik Geologi, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Soedarto, SH, Kampus Undip Tembalang, Semarang, Indonesia
Received: 26 Jan 2016; Published: 30 Jul 2016.
Open Access
Citation Format:
Abstract

Kasongan adalah salah satu sentra industri keramik dan gerabah di Yogyakarta yang terletak di Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul. Pada saat ini industri keramik dan gerabah Kasongan mengalami kesulitan bahan baku lempung dikarenakan cadangan lempung di Desa Bangunjiwo yang selama ini digunakan semakin berkurang jumlahnya. Berdasarkan studi pustaka diketahui bahwa di Godean terdapat cadangan lempung, sehingga perlu diteliti apakah bisa digunakan sebagai bahan baku dalam industri keramik dan gerabah. Metode yang digunakan untuk menguji karakteristik lempung tersebut adalah dengan analisis XRD, XRF, analisis tingkat kecerahan, analisis ukuran butir dan pengujian pembuatan gerabah dari lempung tersebut. Hasil penelitian menunjukkan mineral lempung penyusun lempung Bangunjiwo adalah kaolinit dan haloisit, sedangkan di Godean terususun atas kaolinit, haloisit dan smektit. Dalam pengujian pembuatan gerabah dengan lempung dari kedua daerah tersebut menunjukkan perbedaan hasil, dimana lempung dari Godean menghasilkan gerabah yang tidak menyerupai ciri khas gerabah Kasongan yang berwarna merah terang. Dengan demikian lempung dari Godean tidak bisa digunakan sebagai pengganti bahan baku industri gerabah Kasongan.


[Title: The Characteristic Comparison of Kasongan Clay and Godean Clay as Raw Material in Kasongan pottery Industry] Kasongan is the center of ceramics and pottery industry in Yogyakarta,located in Bangunjiwo village, Kasihan District, Bantul Regency. Nowadays, the ceramics and pottery industry is difficult to find the raw material because of the decrease of the Bangunjiwo clay deposit. Based on literature review, there are clay deposits found in Godean which can be observed their characteristics as basic commodity in the ceramics and pottery industry. The methods apllied in this research are XRD and XRF analysis,brightness analysis, grain size analysis and making pottery from those clays.The result of the research shows that the clay in Bangunjiwo consists of kaolinite and halloysite, while clay in Godean consists of kaolinite, halloysite and smectite. The pottery products made from those clays show different characteristics. The clay from Godean does not show bright red colour as the Kasongan clay. So the clay from Godean can not be used as the alternative raw material for the Kasongan pottery industry.

 

Keywords: Kasongan; Godean; karakteristik lempung; gerabah; Kasongan; Godean; clay characteristic; pottery
Funding: Teknik Geologi UGM, Laboratorium Keramik Jurusan Teknik Kimia UGM, PT Intertek Utama Services, PT SUD Chemie Indonesia, PSG Bandung, UPT dan Koperasi Satya Bawana Kasongan

Article Metrics:

  1. Chen, P.Y., 1977, Table of Keylines in X-Ray Powder Diffraction Patterns of Minerals in Clays and Associated Rocks, Department of Natural Resources Geological Survey Occasional paper 2, Bloomington, Indiana, USA, 40 hal
  2. Grim, R.E., 1968, Clay Mineralogy, Second Edition, McGraw-Hill Book Company, New York, USA, 595 hal
  3. Kunrat, T.S., Suhala, S., 1997, Kaolin, dalam Bahan Galian Industri, editor Suhala, S. dan Arifin, M., Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Mineral, hal 215-229
  4. Pandanwangi, A., 2011, Potensi pengembangan Gerabah Bali dan Dampaknya Pada Pemenuhan Kebutuhan Pariwisata di Bali (Studi Kasus Gerabah Desa Adat Kapal, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, Laporan Penelitian, Program Studi Seni Rupa Murni, Fakultas Seni Rupa dan Desain, Universitas Kristen Maranatha, Bandung, 43 hal
  5. Perdana, I., Harijoko, A. dan Vance Hansen Yong, S., 2012, Karakteristik Bahan dan Termal Lempung Lokal sebagai Bahan Baku Alternatif Keramik Kasongan, Proceeding Annual Engineering Seminar 2012, Fakultas Teknik, UGM, Yogyakarta
  6. Wahyuni, N., Cita, dan Anita Z., T., 2012, Analisis Whiteness Kaolin Asal Mandor pada Variasi Temperatur Pemanasan,Jurnal Positron, Volume II, no 2 tahun 2012, Jurusan Kimia FMIPA Universitas Tanjungpura, Pontianak, hal. 15-20

Last update: 2021-03-04 17:53:18

No citation recorded.

Last update: 2021-03-04 17:53:19

No citation recorded.