Redesain Awana Condotel Menggunakan Metode Flat slab Berdasarkan SNI 2847-2013

*Samsul Hasibuan  -  Program Studi Teknik Sipil, Universitas Teknologi Yogyakarta, Indonesia
Dwi Kurniati  -  Program Studi Teknik Sipil, Universitas Teknologi Yogyakarta, Indonesia
Received: 20 Jun 2019; Revised: 19 Aug 2019; Accepted: 12 Feb 2020; Published: 31 May 2020.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Artikel
Language: ID
Statistics: 574 74
Abstract

Flat slab adalah kontruksi pelat beton bertulang tanpa balok. Keuntungan yang dapat diperoleh adalah mengurangi ketinggian perlantai, mengurangi beban struktur, penghematan penggunaan plafon, penulangan yang lebih sederhana, dan pemasangan perancah dan bekisting yang ekonomis dalam membangun suatu bangunan gedung. Artikel ini memuat studi redesain struktur Gedung Awana Condotel Yogyakarta menggunakan metode flat slab di bawah zona gempa. Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) diperoleh dari perhitungan manual dan software ETABS 2016. Parameter yang ingin diketahui adalah dimensi dan penulangan pelat lantai, pelat atap, kolom, dan drop panel serta lendutan yang terjadi pada pelat. Hasil analisis dan perhitungan dimensi struktur menggunakan metode flat slab didapatkan tebal pelat lantai 210 mm, tebal pelat atap 150 mm, tebal drop panel 300 mm dengan lebar drop panel 2000 mm baik arah x maupun y, dan menggunakan dimensi kolom 1 yaitu 800 mm x 800 mm dan dimensi kolom 2 yaitu 400 x 400 mm. Lendutan yang terjadi pada pelat yaitu sebesar 0,17 mm untuk pelat lantai dan 0,30 mm untuk pelat atap. Analisa menggunakan software ETABS 2016 menunjukkan struktur gedung dengan periode (T) sebesar 1,04 detik.

Keywords: Awana Condotel; drop panel; flat slab; periode

Article Metrics:

  1. Anjaneyulu, B. Prakash, K.J. (2016). Analysis and Design of Flat Slab by Using Etabs Software. International Journal of Science Engineering and Advance Technology. IJSEAT, Vol, 4, Issue 2.
  2. Ali, I. (2015). Advanced R.C.C Design. diakses 2015.
  3. https://www.slideshare.net/imranali108/design-of-flat-slab.
  4. Auramauliddia, R. Piesca, B. Subekti, I. (2013). Penelitian Tentang Perencanaan Modifikasi Struktur Gedung Rumah Susun Dengan Menggunakan Sistem Flat Slab dan Dinding Geser. Surabaya: Institut Teknologi Sepuluh November.
  5. Chavan, G.R. Tande, S.N. (2016). Analysis and Design of Flat Slab. International Journal of Latest Trends in Engineering and Technology. (IJLTET). Vol 7, issue 1.
  6. Jurnal Teknik UNDIP. (2018). Petunjuk penulisan dan kirim artikel jurnal teknik.
  7. Kueres, D. Siburg, C. Hegger, J. (2017). Uniform Design Method for Punching Shear in Flat Slab and Column Bases. Engineering Structures. Vol 136, pages 149-164.
  8. McCormac, J. (2000). Desain Beton Bertulang Jilid 1 Edisi Keempat. Jakarta: Erlangga.
  9. Patil, S.S., Rupali, A.S. (2014). Flat slab Construction in India, International Journal of Engineering and Innovative Technology (IJEIT). Volume 3, Issue 10.
  10. Purnama, A.C (2017). Modifikasi Perencanaan Gedung Amaris Hotel Madiun dengan metode Flat Slab dan Shear Wall. Surbaya: Institut Teknologi Sepuluh November.
  11. PUSGEN. (2017). Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia. Bandung: Editor.
  12. Rahmawati, A.R. Piscesa, B. Wimbadi, I. (2013). Modifikasi Perencanaan Struktur Gedung Rawat Inap Rumah Sakit dengan Menggunakan sistem Flat slab dan Shear wall. JURNAL TEKNIK POMITS Vol. 1, No. 1-6.
  13. Ranganathan, R. (1999). Structural Reliability Analysis and Design. Bombay: Jaico Publishing House.
  14. Ringgi, A. (2018). Redesain Gedung Fakultas Hukum UGM Dengan Metode Flat Slab. Yogyakarta: Universitas Teknologi Yogyakarta.
  15. Ruiz, M.F. Mirzaei, Y. Muttoni, A. (2013). Post Punching Behaviour of Flat Slab. ACI Structural Jounal. V. 110, pp 801-812.
  16. SNI 2847. (2013). Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung. Jakarta: Editor.
  17. SNI 1726. (2012). Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung. Jakarta: Editor.
  18. Tilva, V.K. (2016). Cost Comparison Between Flat Slab with Drop and Without Drop in Four Storey Lateral Load Resisting Building. National Conference on Recent Trends in Engineering & Technology.
  19. Vargeshe, P.C. (2005). Advanced Reinforced Concrete Design. New Delhi: Prentice-hall of India.
  20. Yanita, R. Purtono, D. (2019). Value engineering pada perencanaan struktur pelat antara sistem drop panel flat slab terhadap sistem beam slab. Techinopex-2019.Institut Teknologi Indonesia.
  21. Zulkarnain, D. Tarigan, J. (2002). Perencanaan Lantai Flat slab berdasarkan tata cara SNI 03-2847- 2002. Universitas Sumatera Utara.