skip to main content

PENGENDALIAN pH AIR DENGAN METODE PID PADA MODEL TAMBAK UDANG

*Andrian Kristianto  -  Jurusan Teknik Elektro , Indonesia
Iwan Setiawan  -  Jurusan Teknik Elektro , Indonesia
Sumardi Sumardi  -  Jurusan Teknik Elektro , Indonesia
Diterbitkan: 6 Peb 2013.

Citation Format:
Sari

Abstrak

Luas wilayah perairan yang cukup besar Indonesia memiliki potensi dalam pengembangan dan budidaya hasil perikanan seperti udang, namun banyaknya petambak udang yang gagal panen karena perubahan cuaca yang tak menentu ini mengakibatkan buruknya kondisi air tambak sehingga menyebabkan banyak udang yang mati. Pengaruh keadaan air memang sangat penting karena ada beberapa parameter air yang berpengaruh pada udang seperti suhu air, kadar oksigen, pH, dan salinitas. Parameter tersebut perlu dijaga kestabilannya untuk kelangsungan hidup udang. Pengendalian pH air dengan metode PID Ziegler Nichols I ini dilakukan pencarian parameter kontroller pada beban tertentu dengan menggunakan metode bumptest untuk mendapatkan parameter L (keterlambatan), T (time konstan), dan K (gain) sehingga didapat nilai Kp, Ki, dan Kd. Metode PID Ziegler Nichols I hasil penelitian mengahsilkan nilai Kp= 175, Ki= 40, dan Kd= 10 dari nilai parameter L= 20 sekon, T= 71 sekon dan K= 0,0243 pH/%. Dari hasil pengujian metode PID Ziegler Nichols I dirasa cukup efektif dalam mengatasi gangguan dari beberapa hasil pengujian dengan gangguan berupa larutan asam dengan pH sebesar 3,80 dan 4,08 didapatkan error steady 5% sedangkan untuk gangguan berupa larutan asam dengan pH sebesar 5,03 error steady 4%.

Kata kunci :Kontrol PID (Proporsional-Integral-Derivative), Pengontrolan pH air, Sensor pH.
Fulltext

Article Metrics:

Last update: 2021-08-03 10:49:31

No citation recorded.

Last update: 2021-08-03 10:49:31

  1. Design of Pond Water Quality Monitoring System Based on Internet of Things and Pond Fish Market in Real-Time to Support the Industrial Revolution 4.0

    Junaidi A.. IOP Conference Series: Materials Science and Engineering, 127 (1), 2020. doi: 10.1088/1757-899X/771/1/012034