ANALISA KEBERADAAN GARDU INDUK BALAPULANG TERHADAP DISTRIBUSI 20 KV DI WILAYAH KERJA UPJ BALAPULANG PT. PLN (PERSERO) JATENG DIY

*Bambang Winardi -  Jurusan Teknik Elektro, Universitas Diponegoro Semarang Jl. Prof. Sudharto, SH, Kampus UNDIP Tembalang, Semarang 50275, Indonesia, Indonesia
Diterbitkan: 7 Nov 2014.
Akses Terbuka
Citation Format:
Article Info
Bagian: Artikel Jurnal
Bahasa: EN
Teks Lengkap:
Statistik: 693 488
Sari

Abstrak

 

 

Gardu induk sebagai komponen sistem tenaga listrik memegang peranan penting pada kontinyuitas suplai tenaga listrik kepada konsumen yang terus mengalami peningkatan tiap tahunnya. Apabila beban listrik yang ditanggung oleh gardu induk lebih besar dari kapasitas gardu induk, maka gardu induk akan mengalami overload yang berakibat suplai listrik ke konsumen terhenti. Kondisi ini tentunya harus diantisipasi sedini mungkin oleh PT. PLN (Persero) Distribusi Jateng DIY UPJ Balapulang selaku penyedia energi listrik. Dalam penelitian ini, penulis melakukan analisa keberadaan Gardu Induk Balapulang terhadap distribusi 20 KV di UPJ balapulang dengan parameter losses dan drop tegangan menggunakan software ETAP 7.0.0. Feeder-feeder lama yang berada di UPJ Balapulang secara bertahap di ambil sebagian bebannya oleh GI Balapulang. Pengaruh adanya GI balapulang membuat feeder lama terkurangi beban kerjanya dengan nilai losses dan drop tegangan yang memenuhi kriteria. Dari hasil simulasi dengan menggunakan perangkat lunak ETAP 7.0.0 didapatkan bahwa nilai drop tegangan dan losses feeder-feeder GI Balapulang cenderung mengalami peningkatan tiap tahunnya. Peningkatan terjadi dikarenakan adanya pertumbuhan beban tiap tahunnya dan juga pengalihan beban dari feeder-feeder lama.

Kata kunci : Gardu Induk Balapulang, energi listrik, DKL 3.2, ETAP 7.0.0

 

 

Abstract

Substation as a component of power system plays an important role in the continuity of the supply of electricity to consumers continues to increase each year. If the electrical load is borne by the substation is greater than the capacity of the substation, the substation will experience overload resulting in interrupted power supply to consumers. This condition must be anticipated as early as possible by PT. PLN (Persero) Java Distribution DIY UPJ Balapulang as the provider of electric energy. In this thesis, the author analyzes the existence Balapulang Substation 20 KV distribution with parameters in UPJ balapulang losses and drop voltage using ETAP software 7.0.0. Feeder old in UPJ Balapulang gradually taken part load by GI Balapulang. Effect of the GI balapulang make long feeder reduced workload with the value of losses and drop voltage criteria. From the results of simulation using ETAP software 7.0.0 it was found that the value of the voltage drop and feeder-feeder losses Balapulang GI tends to increase every year. The increase occurred due to load growth each year and also transfer the load from the old feeder.

 

Keywords: Balapulang substation, electrical energy, DKL3.2, ETAP7.0.0

Article Metrics: