skip to main content

Membaca Fenomena Agraria Terkini Melalui Kritik Kapital Pada Pengalaman Kehilangan

*Asri Widayati orcid publons  -  Department of Anthropology, Universitas Gadjah Mada, Jl. Sosiohumaniora No. 1 Bulaksumur, Yogyakarta 55281, Indonesia
Open Access Copyright 2023 Endogami: Jurnal Ilmiah Kajian Antropologi under http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0.

Citation Format:
Abstract

Studi ini menawarkan pembacaan teoritis baru mengenai fenomena agraria belakangan, khususnya mengenai orang-orang yang di beberapa tempat di Indonesia yang alih-alih menolak untuk menjual lahannya ke berbagai perusahaan. Sebaliknya, beberapa dari mereka justru mengundang perusahaan untuk menyerahkan sertifikat lahannya maupun mau untuk menyerahkan sertifikat lahannya karena tergiur ganti rugi miliaran. Fenomena semacam itu, ketika dibaca dalam konteks perampasan, atau dalam kerangka kapitalisme pabrik, pertentangan antara kelas-kelas yang berbeda. Maka, kesimpulan yang muncul dari beberapa aktivis dan advokat yang berada di wilayah akan menuduh beberapa orang itu “rakus” dan semacamnya. Melalui studi ini, tawaran ulang pembacaan disajikan untuk melihat kembali fenomena dengan kemungkinan kesimpulan yang mana hari ini, kapitalisme tidak sekadar hadir konfrontatif dan terus bertentangan dengan kelas-kelas yang berbeda. Namun, kapitalisme secara ramah tamah (benign capitalism) hadir melalui berbagai cara. Pengalaman kehilangan yang dipelajari dalam tradisi antropologi mempertajam pembacaan, bahwa benign capitalism yang salah satunya hadir dalam rupa perubahan strategi bisnis yang lebih ramah-tamah, bermitra dengan berbagai agensi baik negara maupun non-negara. Selain siasat semacam itu dapat “menambal” perasaan orang-orang untuk kembali mengalami kehilangan. Di sisi lain, melalui pembacaan pengalaman kehilangan, sebenarnya kapitalisme yang ramah justru hadir sebagai “kehadiran yang mengganggu”. Karena, tak jarang, setelah penyerahan lahan ke korporasi, keputusan tersebut memukul kondisi orang-orang.

Fulltext View|Download
Keywords: pengalaman kehilangan, benign capitalism, neoliberalisme

Article Metrics:

  1. Agriesta, D. (2021). Cerita Warga Tuban Mendadak Jadi Miliarder, Borong Mobil dan Ingin Naik Haji, Ada yang Dirikan Usaha. Kompas. https://regional.kompas.com/read/2021/02/17/18173671/cerita-warga-tuban-mendadak-jadi-miliarder-borong-mobil-dan-ingin-naik-haji?page=all
  2. Balzac, H. de. (1913). La comédie humaine
  3. Batubara, Bosman; dkk. (2021). Banjir sudah naik seleher: ekologi politis urbanisasi das-das di Semarang. Cipta Prima Nusantara
  4. Batubara, Bosman. (2020a). Maleh dadi segoro: krisis sosial-ekologis kawasan pesisir Semarang-Demak. Lintas Nalar
  5. Batubara, Bosman. (2020b). Teman Rebahan: Kapitalisme dan Covid-19. Yogyakarta: Gading
  6. Bhattacharya, T. (2017). Social reproduction theory: Remapping class, recentering oppression
  7. Bille, M., Hastrup, F., & Soerensen, T. F. (2010). An anthropology of absence: materializations of transcendence and loss. Springer
  8. Bille, M., Hastrup, F., & Sørensen, T. F. (2010). Introduction: An anthropology of absence. An Anthropology of Absence: Materializations of Transcendence and Loss, 3–22
  9. Brenner, N., & Schmid, C. (2015). Towards a new epistemology of the urban? City, 19(2–3), 151–182
  10. Buchli, V. (2010). Presencing the im-material. An Anthropology of Absence: Materializations of Transcendence and Loss, 185–203
  11. D’Souza, R. (2005). Benign Capitalism by Another Name: Understanding Collapse. JSTOR
  12. Darmanto. (2013). Rehal: krisis lingkungn, kapitalisme, dan tantangan ekologi politik. Wacana: Jurnal Transformasi Sosial, 30, 165–182
  13. Devine, J. A., & Baca, J. A. (2020). The political forest in the era of green neoliberalism. Antipode, 52(4), 911–927
  14. Fowles, S. (2010). People without things. An Anthropology of Absence: Materializations of Transcendence and Loss, 23–41
  15. Fowles, S. (2016). The perfect subject (postcolonial object studies). Journal of Material Culture, 21(1), 9–27
  16. Fraser, N., & Jaeggi, R. (2018). Capitalism: A conversation in critical theory. John Wiley & Sons
  17. Gorz, A. (1980). Ecology as politics. Black Rose Books Limited
  18. Haller, T. (2019). The different meanings of land in the age of neoliberalism: Theoretical reflections on commons and resilience grabbing from a social anthropological perspective. Land, 8(7), 104
  19. Handayani, L. S. (2021). Menyambut Masa Depan di Petrochemical Pertamina. Republika Online. https://ekonomi.republika.co.id/berita/qzbk1c396/menyambut-masa-depan-di-petrochemical-pertamina
  20. Hastrup, F. (2010). Materializations of disaster: recovering lost plots in a tsunami-affected village in South India. An Anthropology of Absence: Materializations of Transcendence and Loss, 99–112
  21. Ihsan, D. (2022). Warga Kampung Miliarder Tuban Jatuh Miskin, Ini Tanggapan Pakar UGM. Kompas. https://www.kompas.com/edu/read/2022/01/26/155946071/warga-kampung-miliarder-tuban-jatuh-
  22. miskin-ini-tanggapan-pakar-ugm?page=all
  23. Kurniati, P. (2021). Proyek Petrochemical Complex Dibangun, Warga di Indramayu Jadi Miliarder Dadakan, Kepala BPN: Jangan Dibelikan Mobil lalu Mencicil. Kompas.Id
  24. https://regional.kompas.com/read/2021/04/16/060219778/proyek-petrochemical-complex-dibangun-warga-di-indramayu-jadi-miliarder?page=all
  25. Latour, B. (1999). Pandora’s hope: Essays on the reality of science studies. Harvard university press
  26. Marx, K. (2004). Kapital, sebuah kritik ekonomi politik, buku I: proses produksi kapitalis secara menyeluruh. Jakarta: Hasta Mitra
  27. McCarthy, J. F. (2010). Processes of inclusion and adverse incorporation: oil palm and agrarian change in Sumatra, Indonesia. The Journal of Peasant Studies, 37(4), 821–850
  28. McNamara, D. L. (2012). Benign capitalism—idea and institution. In Corporatism and Korean Capitalism (pp. 54–74). Routledge
  29. Miller, D. (2005). Acknowledging consumption. Routledge
  30. Moore, J. (2015). Capitalism in the Web of Life: Ecology and the Accumulation of Capital. Verso Books
  31. Moore, J. W. (2017). The Capitalocene, Part I: on the nature and origins of our ecological crisis. The Journal of Peasant Studies, 44(3), 594–630
  32. Moore, J. W. (2018). The Capitalocene Part II: accumulation by appropriation and the centrality of unpaid work/energy. The Journal of Peasant Studies, 45(2), 237–279
  33. Muliawati, F. D. (2023). Sempat Bikin Warga Kaya Mendadak, Begini Kabar Kilang Tuban. CNBC. https://www.cnbcindonesia.com/news/20230327112402-4-424741/sempat-bikin-warga-kaya-mendadak-begini-kabar-kilang-tuban
  34. Olsen, B. (2003). Material culture after text: re‐membering things. Norwegian Archeological Review, 36(2), 87–104
  35. Patel, R., & Moore, J. W. (2017). A history of the world in seven cheap things: A guide to capitalism, nature, and the future of the planet. Univ of California Press
  36. Priyanto, T. I. (2021). Melihat Lebih Dekat Lokasi Proyek Petrochemical Complex di Indramayu. Kumparan - Ciremai Today. https://kumparan.com/ciremaitoday/melihat-lebih-dekat-lokasi-proyek-petrochemical-complex-di-indramayu-1vZ2ZHrWl10/full
  37. Runia, E. (2006). Presence. History and Theory, 45(1), 1–29
  38. Said, E. W. (1989). Representing the colonized: Anthropology’s interlocutors. Critical Inquiry, 15(2), 205–225
  39. Saproprudin. (2021). Pertamina Cairkan Dana Pembebasan Lahan Komplek Petrokimia di Balongan. Pelita News. https://harianpelitanews.id/pertamina-cairkan-dana-pembebasan-lahan-komplek-petrokimia-di-balongan/
  40. Smith, N. (2008). Uneven development. Nature, Capital, and the Production of Space
  41. Sørensen, T. F. (2010). A saturated void: anticipating and preparing presence in contemporary Danish cemetery culture. An Anthropology of Absence: Materializations of Transcendence and Loss, 115–130
  42. Swyngedouw, E. (1996). The city as a hybrid: On nature, society and cyborg urbanization. Capitalism Nature Socialism, 7(2), 65–80
  43. Swyngedouw, E. (2006). Circulations and metabolisms:(hybrid) natures and (cyborg) cities. Science as Culture, 15(2), 105–121
  44. White, B., Borras Jr, S. M., Hall, R., Scoones, I., & Wolford, W. (2012). The new enclosures: critical perspectives on corporate land deals. The Journal of Peasant Studies, 39(3–4), 619–647
  45. Wolfe, C. (2003). Animal rites: American culture, the discourse of species, and posthumanist theory. University of Chicago Press

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2024-06-18 09:42:37

No citation recorded.