Aplikasi Isochrysis galbana dan Chaetoceros amami serta Kombinasinya Terhadap Pertumbuhan dan Kelulushidupan Veliger-Spat Tiram Mutiara (Pinctada maxima)

*Nur Taufiq  -  Jurusan Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Kampus Tembalang Semarang, Telp/Fax. 0247474698, taufiqspj_1999@yahoo.com, Indonesia
Diana Rachmawati  -  Jurusan Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro Semarang, diana_rachmawati@rocketmail.com, Indonesia
Justin Cullen  -  P.T. Autore Pearl Culture, Lombok Sumbawa, buzz@pearlautore.com.au, Indonesia
Yuwono Yuwono  -  , Indonesia
Received: 8 Feb 2012; Published: 8 Feb 2012.
Open Access

Citation Format:
Abstract

Salah satu penyebab rendahnya pertumbuhan dan kelulushidupan pada  perkembangan awal larva sampai spat tiram mutiara (Pinctada maxima) adalah pemberian pakan alami yang kurang tepat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pemberian pakan alami Isochrysis galbana dan Chaetoceros amami dan kombinasinya terhadap pertumbuhan dan kelulushidupan veliger-spat Pinctada maxima.  Penelitian ini dilaksanakan di PT. Autore Pearl Culture, Sumbawa, NTB. Rancangan Acak Lengkap dengan 5 perlakuan dan 3 kali ulangan diterapkan pada penelitian ini, yaitu pemberian pakan alami 100% I. galbana); kombinasi 75% I. galbana dan 25% C. amami, kombinasi 50% I. galbana dan 50% C. amami, kombinasi 25% I. galbana dan 75% C. amami, dan 100% C. amami, dengan kepadatan 7 x 106 sel/mL. Untuk mengetahui pengaruh perlakuan dilakukan analisis ragam (ANOVA) yang dilanjutkan dengan uji wilayah ganda Duncan.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama pemeliharaan veliger-spat dengan pakan  I. galbana, C. amami dan kombinasinya berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap pertumbuhan panjang mutlak cangkang dan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap kelulushidupan. Pertumbuhan panjang mutlak dorsal-ventral dan anterior-posterior cangkang tertinggi dicapai pada perlakuan kombinasi 25% I. galbana dan 75% C. amami, yaitu 1.623,7µm dan 2.217,11 µm. Kelulushidupan tertinggi dicapai oleh pemberian 100% I. galbana sebesar 6,85%.

Kata kunci: Pinctada maxima, Veliger, Spat, Isochrysis galbana, Chaetoceros amami, pertumbuhan

 

The low growth and survival rates of pearl oyster (Pinctada maxima) at early development from larvae to spat is commonly due to inappropriate natural food given. The aims of the present study was to determine the effect of natural food Isochrysis galbana, Chaetoceros amami and its combination on the growth and survival rates of pearl oyster (P. maxima) larvae. This study was conducted at PT. Autore Pearl Culture, Sumbawa, West Nusa Tenggara province. Completely Randomized Design was applied with 5 treatments and 3 replications. The treatments were 100 % I. galbana, combination of 75% I. galbana and  25% C. amami, 50% I. galbana and 50% C. amami, 25% I. galbana and 75% C. amami, and 100% C. amami, with density of 7 x 106 sel/mL. The data of length growth and survival were analyzed by Analysis of Variants followed by Duncan’s Test. The result showed that the treatments gave highly significant difference (P< 0.01) on the  shell growth and significantly different (P< 0.05) on survival rate. The highest dorsal-ventral and anterior-posterior shell growth (1,623.7 µm and 2,217.11 µm) reached by spat fed on combination of 25% I. galbana and 75% C. amami. The highest survival rate (6.85%) was reached by spat fed by 100 % I. galbana .

Key words: Pinctada maxima, Veliger, Spat, Isochrysis galbana, Chaetoceros amami, growth

Article Metrics:

Last update: 2021-02-25 02:09:03

No citation recorded.

Last update: 2021-02-25 02:09:05

No citation recorded.