Pemanfaatan Fenomena Pertumbuhan Compensatory pada Budidaya Ikan Nila Merah (Oreochromis niloticus)

*A. Santoso  -  Jurusan Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Ali Djunaedi  -  Jurusan Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Sarjito Sarjito  -  Jurusan Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 4 Jun 2009.
Open Access License URL: http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0

Citation Format:
Abstract

Penelitian dilakukan untuk melihat fenomena pertumbuhan compensatory pada pemeliharaan ikan nila merah (O. niloticus). Penelitian skala laboratorium dilakukan dari pertengahan Agustus sampai pertengahan Oktober 2001, di hatchery Ilmu Kelautan FPK Undip, Teluk Awur, Jepara. Benih ikan nila merah (berat rata­rata 37,74±1,16 gr) yang berasal dari Balai Benih Ikan yang sebelumnya diaklimatisasikan pada kondisi laut dipelihara dalam bak-bak percobaan (kepadatan 5 ekor/m3). Masing-masing bak percobaan berlsi 12 ekor ikan. Perlakuan pemuasaan diberikan dengan 3 kali pengulangan selama satu bulan percobaan, yaitu: ikan diberi pakan setiap hari (A/kontrol): ikan diberi pakan selama 6 hari diikuti pemuasaan 1 hari (B): ikan diberi pakan selama 5 hari diikuti pemuasaan 2 hari (C); ikan diberi pakan selama 4 hari diikuti pemuasaan 3 hari (D). Pakan diberikan 2x sehari sebanyak 5% dari biomassa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan pada semua perlakuan mengalami pertumbuhan, sebagai berikut, 7,42 gr/minggu (A), 7,18 gr/minggu (B), 3.44 gr/minggu (e), dan 5,34 gr/minggu (D). Meskipun tingkat pertumbuhan berbeda, tetapi secara statistik tidak ada perbedaan dalam tingkat pertumbuhannya. Hasil ini menunjukkan telah terjadi pertumbuhan compensatory. dan kemungkinan adanya penghematan pakan sebesar 14 - 43%.

Kata kunci: nila merah, pertumbuhan ompensatory, tingkat pertumbuhan

 

 

The experiment was done to investigate compensatory phenomenon on the of red tilapia (O. niloticus). The experiment was prepared and commenced from the mid of A ugust to the the mid of October 2001 at the hatchery of Marine Science, Undip, In Teluk Awur Jepara, under the laboratory condition. Red tilapias of mean weight of 37.74 g ÷SD 1.16 obtained from the Hatchery were acclimated in seawater conditions. The fish were cultured in the tanks with a density of 5 fish/m3 (12 fish/tank). The treatments were feeding dally (A/control): fish fed 6 days-a day unfed (B),·fish fed 5 days-2 days unfed (C): and fish fed 4 days-3 days unfed (D). Feeding frequency was twice a day with 5% of the biomass. The results showed that all of the fish at the different treatment tended to grows: and the growth rates were A)7.42 g/week, B)7.18 g/week. C)3.44 g/week and D)5.34 g/week. Satistically, however there was no significant difference of the growth rate among the fish (Ancova). The results also suggested that the compensatory growth occurred, and there was a possibility to save the foods about 14 to 43%.

Keywords: red tilapia, compensatory growth, growth rate

Article Metrics:

Last update: 2021-03-07 10:47:44

No citation recorded.

Last update: 2021-03-07 10:47:44

No citation recorded.