Komposisi Jenis dan Distribusi Gastropoda di Kawasan Hutan Mangrove Segara Anakan Cilacap

*Rudhi Pribadi -  Jurusan Ilmu Kelautan, FPIK-UNDIP, Kampus Tembalang Semarang Telp./Fax 7474698, 08164883017, rudhi_pribadi@yahoo.co.uk, Indonesia
Retno Hartati -  Jurusan Ilmu Kelautan, FPIK-UNDIP, Kampus Tembalang Semarang Telp./Fax 7474698, 08164883017, Indonesia
Chrisna A. Suryono -  Jurusan Ilmu Kelautan, FPIK-UNDIP, Kampus Tembalang Semarang Telp./Fax 7474698, 08164883017, Indonesia
Received: 23 Oct 2010; Published: 23 Oct 2010.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Research Articles
Language: EN
Full Text:
Statistics: 2256 11252
Abstract

Hutan mangrove Segara Anakan Cilacap merupakan kawasan hutan mangrove terluas di Pulau Jawa yang masih tersisa. Ekosistem di lokasi ini mempunyai produktivitas tinggi yang berperan sebagai tempat pemijahan, pembesaran, dan mencari makan bagi berbagai jenis hewan seperti ikan, krustasea, dan moluska. Gastropoda merupakan moluska yang paling banyak hidup pada hutan mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komposisi, kelimpahan jenis dan distribusi gastropoda di kawasan hutan mangrove Segara Anakan Cilacap di Klaces dan Sapuregel yang masing-masing mempunyai tingkat sedimentasi yang tinggi dan rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di hutan mangrove Segara Anakan Cilacap ditemukan 29 jenis dari 10 famili gastropoda. Sedimentasi yang lebih tinggi di Klaces menyebabkan jumlah jenis dan kelimpahan individu gastropoda lebih banyak (24 jenis, 58,2 ind./m2) daripada Sapuregel (19 jenis dan 15,71 ind./m2 ) dengan Indeks KesamaanKomunitas 65,12%. Di Klaces, kemelimpahan gastropoda semakin tinggi dengan makinjauhnya lokasi dari pantai karena adanya tekanan Hngkungan yang berupa sampah organik maupun anorganik di sebagian besar pantai, namun di Sapuregel hampirsama.

 

Kata kunci: mangrove, gastropoda, jenis, distribusi

 

Mangrove forest in Segara Anakan Lagoon, Cilacap is unique natural resources and believes as the largest remained mangrove ecosystem in Java. The ecosystem shows very productive and plays important role as spawning, nursing and feeding ground of many economically important species of fishes, crustacean and mollusks. Gastropod is the most common mollusk found in mangrove area. The research aimed to analyzed composition, abundance and distribution of gastropod in Klaces having high sedimentation and sapuragel with low sedimentation in Segara Anakan Lagoon, Cilacap. The results show that at least 29 species of 10 families of gastropod found in the study area. High sedimentation at Klaces result in higher gastropods species and abundance (24 species, 58,2 ind./m2) than at Sapuregel (19 jenis dan 15,71 ind./m2) but the community similarity between the two compared areas was high (65.12%). At Klaces, the more far away from the coastline the more abundance gastropod due to environment pressure.

 

Key words : mangrove, gastropod, species, distribution, diversity

Article Metrics: