skip to main content

Kandungan Klorofil-a Mikrofitobentos di Padang Lamun Perairan Teluk Awur dan Bandengan, Jepara

Widianingsih Widianingsih Ita Riniatsih
Received: 3 Nov 2010; Published: 3 Nov 2010.

Citation Format:
Abstract

Mikrofitobentos yang hidup di lapisan sedimen teratas dapat digunakan sebagai pengukuran produktifitas primer di subtrat dasarperairan. Kandungan klorofil-a pada lapisan sedimen teratas dapat digunakan sebagai pengukuran biomassa mikrofitobentos. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeterminasi kandungan klorofil-a mikroRtobenthos di lapisan sedimen teratas pada padang lamun perairan Teluk Awur dan Bandengan, Jepara. Hash penelitian menyatakan bahwa kandungan klorofil-a mikrofitobentos pada padang/amun perairan Teluk Awur lebih tinggi (0,940 - 1,011 mg/cm3) daripada perairan Bandengan (0,690 - 0,850 mg/cm3), namun berkebalikan dengan kerapatan lamunnya. Hal ini karena semakin tinggi nilai kerapatan padang lamun, semakln sedikit penetrasi cahayayang sampai ke lapisan substratnya sehingga akan mengakibatkan kecilnya nilai klorofil-a mikrofitobentos. Nilai kandungan klorofil-a mikrofitobentos tinggi pada wilayah padang lamun dengan kerapatan yang rendah, kandungan nutrien yang tinggi, kecepatan arus rendah dan penetrasi cafiaya yang tinggi dan sampai ke substrat dasar

 

Kata Kunci : Klorofil-a mikrofitobentos, Padang Lamun,  Teluk Awur, Bandengan
Fulltext View|Download

Article Metrics:

Last update: 2021-06-24 20:43:36

No citation recorded.

Last update: 2021-06-24 20:43:36

No citation recorded.